Sebuah bangunan megah namun mangkrak bertahun-tahun di Jalan Kaliurang berada di area kompleks UGM, Kamis (5/10/2017). (Harian Jogja/Sunartono)

Hanya saja, wacana itu baru tahap pembahasan awal belum mengarah ke realisasi

Solopos.com, SLEMAN-Untuk mengatasi gedung mangkrak, UGM akan bekerja sama dengan pihak ketiga. Nantinya, pihak ketiga itu memberikan bantuan ke UGM guna membayar kepada pemilik gedung sekaligus biaya merobohkan bangunan.

Rektor UGM Profesor Panut Mulyono mengatakan, UGM sudah ada pihak ketiga yang tertarik untuk memberikan bantuan ke UGM. Bahkan rencananya, gedung itu akan dibangun sebagai pusat inovasi digital. Hanya saja, wacana itu baru tahap pembahasan awal belum mengarah ke realisasi. Oleh karena itu, pihaknya tidak yakin jika gedung mangkrak di Jalan Kaliurang ini bisa tertuntaskan hingga 2018.

"Kalau desain sudah ada, kami masih diskusi internal karena ada tim rencana induk pengembangan kampus kami diskusikan ketinggian bangunan. Rencananya dibangun gedung berlantai tujuh digital inovation center dengan kerjasama pihak ketiga. Tetapi mereka mau membayar orang yang punya gedung itu," ujar dia kepada Harian Jogja, Kamis (5/10/2017).

Baca juga : FASILITAS KAMPUS : UGM Segera Tuntaskan Gedung Mangkrak

Tetapi, Panut yakin jika asrama Sendowo akan tertangani dengan baik karena pembangunan dijadwalkan selesai 2017. Pengerjaannya dilakukan oleh Kementrian PUPR karena pembangunan asrama bisa dikaitkan dengan penganggaran untuk perumahan rakyat. Ia mengaku tak mengetahui detail anggaran keseluruhan, namun untuk penguatan struktur bangunan lama, ditambahkan kebutuhan anggaran Rp2 miliar.

Karena adanya penyusutan aset terhadap bangunan lama karena terkena udara, hujan dan lainnya. "Target [asrama Sendowo] bisa dipakai tahun depan [2018], karena furniture belum ada. Tetapi PUPR itu dalam bantuannya termasuk furniture, kelasnya furniture asrama," ujar dia.

Pemanfaatan asrama itu nanti aturannya akan disamakan dengan asrama lainnya di UGM. Mulai dari ada proses pendaftaran, selain itu mahasiswa baru akan dijatah sekitar 200 kamar. Selain itu khusus maba yang kurang mampu membutuhkan tempat tinggal awal. Sehingga akan ada skema prioritas. "Jadi Sendowo aman [diprediksi tidak mangkrak lagi]," kata dia.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten