Tutup Iklan

Gawat! Neymar Terancam Absen Saat PSG Lawan MU

Paris Saint Germain akan menantang Manchester United pada babak 16 Besar Liga Champions. Sayangnya, PSG terancam tak bisa memainkan megabintang mereka, Neymar, yang baru saja mengalami cedera.

Gawat! Neymar Terancam Absen Saat PSG Lawan MU

SOLOPOS.COM - Neymar (Reuters-Gonzalo Fuentes)

Solopos.com, PARIS - Paris Saint Germain akan menantang Manchester United pada babak 16 Besar Liga Champions. Sayangnya, PSG terancam tak bisa memainkan megabintang mereka, Neymar, yang baru saja mengalami cedera.

Neymar menderita cedera saat membantu PSG menang 2-0 atas Racing Strasbourg di Piala Prancis, Kamis (24/1/2019) dinihari WIB. Neymar tak bisa menuntaskan pertandingan dan harus ditarik keluar karena cedera.

Bahkan, Neymar harus dilarikan ke rumah sakit setelah itu untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Belum diketahui pasti cedera apa yang diderita bintang asal Brasil tersebut. Namun, bisa jadi cederanya cukup parah.

"Neymar mengkhawatirkan, karena itu kaki yang sama, kaki kanan, di lokasi yang sama," ucap pelatih PSG, Thomas Tuchel, seperti dikutip dari The Guardian.

"Belum ada kabar saat ini, dia dibawa ke rumah sakit. Saya harus menunggu dokter memberi kabar soal Ney. Selalu rumit [dengan cedera seperti ini]. Wasit tidak meniup peluit [tanda pelanggaran] setelah tekel pertama, lalu tekel kedua, dan yang ketiga. Setelah itu, kakinya terpelintir," lanjutnya.

Bisa jadi Neymar mengalami cedera metatarsal seperti musim lalu. Apalagi cedera yang baru saja dia alami sama seperti musim lalu. Cedera metatarsal itu membuat Neymar absen cukup lama.

Hal ini membuat Neymar diragukan bisa tampil saat PSG melawan MU pada leg pertama babak 16 Besar Liga Champions. Laga ini akan dilangsungkan pada 12 Februari 2019 mendatang.

Berita Terkait

Berita Terkini

4 Zodiak Ini Konon Manipulator, Benarkah?

Astrologi menengarai adanya para pemilik tanda zodiak yang cenderung bersifat manipulator dalam kehidupannya.

Polisi Periksa 6 Saksi Kebakaran Kilang Pertamina Cilacap

Kebakaran yang melanda kilang milik Pertamina Refinery Unit IV Cilacap, Jawa Tengah diklaim berhasil dipadamkan, namun enam saksi dipemeriksa oleh polisi.

Begini Cara Mengetahui Hasil SNMPTN 2021

LTMPT mengumumkan hasil Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri atau SNMPTN 2021, Senin pukul 10.00 WIB.

Kapolresta Solo: Driver Ojol Bawa Pesanan Miras Hanya Sebagai Saksi

Kapolres Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak menjelaskan perihal driver ojol yang dibawa ke Mapolresta karena bawa pesanan berisi miras.

Bukan Persis Solo, Ini Klub Tujuan Pemain Naturalisasi Diego Michiels

Diego Michiels dihubungkan dengan sejumlah klub, termasuk Persis Solo, setelah dipastikan berpisah dengan Borneo FC. Namun, Arema FC yang diyakini menjadi pelabuhan Diego selanjutnya.

Angka Covid-19 Indonesia Melonjak, Begini Reaksi Jokowi...

Angka penularan virus corona pemicu Covid-19 Indonesia melonjak drastis sehingga Presiden Joko Widodo alias Jokowi angkat bicara.

94 Orang Positif Covid-19 Dari Klaster Masjid di Paulan Karanganyar, Ini Sebarannya

Sebanyak 94 kasus konfirmasi positif Covid-19 dari klaster masjid Desa Paulan, Colomadu, Karanganyar, tersebar di sekitar enam RW.

Kebakaran Kilang Pertamina Cilacap Padam Setelah 40 Jam

PT Pertamina (Persero) menyelamatkan 39 tangki di kompleks Kilang Cilacap, Jawa Tengah yang terbakar selama 40 jam hingga Minggu (13/6/2021).

Ambyar, Satu Hari Kasus Covid-19 Tambah 49 Orang, 2 Meninggal Dunia

Penambahan kasus baru Covid-19 di Kabupaten Grobogan tersebar di 14 kecamatan. Sedang lima kecamatan lainnya nihil kasus baru.

Muncul Klaster Masjid Dengan 94 Orang Positif Covid-19, 2 RW Di Paulan Karanganyar Lockdown

Lingkungan dua RW di Paulan, Colomadu, Karanganyar, menerapkan lockdown karena ada puluhan warga yang positif Covid-19 dari klaster masjid.

Flu & Batuk, Wali Kota Salatiga Positif Covid-19

Wali Kota Salatiga Yuliyanto flu dan batuk dan menjalani tes polymerase chain reaction atau PCR test, ia dinyatakan positif Covid-19.

Kasus Covid-19 Indonesia Meledak, Nyaris 10.000 dalam Sehari

Penambahan kasus konfirmasi positif virus corona pemicu Covid-19 pada Minggu (13/6/2021) hari ini meledak dan memencapai nyaris 10.000 orang.