Gennaro Gattuso (Reuters-Marcelo del Pozo)

Solopos.com, MILAN - Gennaro Gattuso sempat menyatakan tetap ingin melatih AC Milan musim depan. Menurutnya, melatih Milan dalam periode lama merupakan salah satu mimpi dalam hidupnya.

Gattuso menyatakan hal itu sebelum Milan melakoni laga hidup-mati penentuan lolos atau tidak ke Liga Champions 2019/2020 pada giornata terakhir Seri-A di markas SPAL, Senin (27/5/2019) dini hari WIB. Milan memang menang 3-2 di markas SPAL. Tapi, Hakan Calhanoglu dkk. gagal finis empat besar dan lolos ke Liga Champions karena pesaing mereka, Atalanta dan Inter Milan, juga menang atas lawan masing-masing pada giornata terakhir.

Gattuso tampaknya tahu diri. Inilah saatnya dia harus memendam hasratnya untuk tetap duduk di kursi pelatih Rossoneri, julukan Milan. Secara jantan, pelatih berjuluk Si Badak ini pun resmi mundur dari jabatannya, Selasa (28/5/2019), alias hanya selang kurang dari 48 jam setelah timnya dipastikan gagal lolos ke Liga Champions musim depan.

"Memutuskan untuk meninggalkan bench Milan tidaklah mudah, namun ini sebuah keputusan yang harus saya buat. Momen yang tidak tepat ketika saya membuat keputusan ini, itu sudah 18 bulan sebagai pelatih sebuah tim, di mana menurutku, tidak pernah seperti tim lain," jelas Gattuso seperti dilansir football-italia.net, Selasa.

Gattuso menggantikan Vincenzo Montella yang dipecat pada November 2017 lalu. Selama menakhodai Rossoneri, Gattuso mencatat 40 kemenangan, 22 imbang, dan menelan 20 kekalahan dalam 82 pertandingan di San Siro.

Belum diketahui pasti siapa yang bakal ditunjuk Milan untuk menggantikan posisi Gattuso. Spekulasi pergantian pelatih di Eropa, termasuk Seri-A, sedang ramai-ramainya akhir musim ini.

Di Spanyol, posisi Erneto Valverde di kursi pelatih Barca ternyara belum aman. Padahal Presiden Barca, Josep Maria Bartomeu, sempat menyatakan dukungannya kepada Valverde seusai Lionel Messi dkk. tumbang dari Valencia pada final Copa del Rey, Minggu (26/5/2019) dini hari WIB.

Menurut RAC1, Barca berancang-ancang memecat Valverde. Bahkan pelatih berusia 55 tahun itu diyakini bakal dipecat, Selasa waktu setempat. (Hanifah Kusumastuti/JIBI)


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten