Gatot Bradjamusti Surati Jokowi, Mau Ungkap Sindikat Perdagangan Perempuan

Gatot Bradjamusti Surati Jokowi, Mau Ungkap Sindikat Perdagangan Perempuan

SOLOPOS.COM - Gatot Brajamusti (Youtube)

Gatot Bradjamusti hendak menyurati Jokowi untuk mengungkapkan sindikat perdagangan manusia yang melibatkan pejabat.

Solopos.com, JAKARTA — Gatot Bradjamusti telah terjerat kasus narkoba. Meski saat ini sedang ditahan, Gatot berencana melakukan langkah hukum lain dengan mengirim surat kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kapolri, dan Badan Narkotika Nasional (BNN). Dengan surat ini, Gatot mengaku akan membongkar sindikat yang lebih besar.

Dilaporkan Kompas TV dari Mataram, Kamis (13/10/2016), melalui kuasa hukumnya, Gatot meminta perlindungan terhadap anggota keluarganya yang berada di luar penjara. Melalui surat itu, dia mengklaim akan mengungkapkan sindikat peredaran narkoba dan perdagangan perempuan yang melibatkan pejabat dan artis.

Surat tersebut akan dikirimkan ke Jakarta pada Senin (17/10/2016) mendatang. Sebelumnya, kasus perdagangan manusia dan prostitusi yang melibatkan artis Ibu Kota pernah diungkapkan sebelumnya. Namun, kasus ini masih sebatas menjerat muncikari yang bersangkutan. Tak jelas apakah yang dimaksud Gatot terkait kasus sebelumnya atau tidak. Baca juga: Gatot Brajamusti Akui Lakukan Threesome & Seks Bergiliran.

Hari ini, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Pol. Budi Waseso (Buwas) masih terus mendalami kasus narkoba Gatot Brajamusti. Buwas pun dimintai keterangan terkait keluhan-keluhan kuasa hukum Aa Gatot saat mendatangi BNN yakni meminta kliennya di rehabilitasi.

Namun Buwas tak ingin gegabah menanggapi keluhan pihak Aa Gatot Brajamusti. Dirinya menunggu hasil persidangan yang menjelaskan apakah Aa Gatot Brajamusti hanya korban atau bisa masuk dalam kriteria pengedar.

“Gini enggak harus direhab, kita harus melihat sejauh mana keterlibatan yang bersangkutan. Apakah pengguna korban atau masuk lingkup jaringan. Kita harus dapat barbuk,” kata Budi Waseso, di BNN, Cawang, Jakarta Timur, Kamis, dikutip Solopos.com dari Okezone.

Untuk saat ini BNN mempunyai kewajiban untuk memberikan edukasi kepada masyarakat. Bahwa aspat yang digunakan Aa Gatot Brajamusti di padepokan adalah sabu-sabu. “Jangan hanya keinginan dan keyakinan kita. Kewajiban kita menyampaikan ini lho jenis nakotik,” tutupnya.

Berita Terkait

Berita Terkini

Ahsan/Hendra Awali Olimpiade Tokyo 2020 dengan Mudah

Ahsan/Hendra kemudian akan menghadapi wakil Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, Senin (26/7/2021) pukul 16.00 WIB.

Revitalisasi Pedestrian Jl. Jenderal Sudirman Kota Jogja Segera Dimulai

Revitalisasi pedestrian Jl. Jenderal Sudirman Jogja akan menghabiskan dana senilai Rp20 miliar.

KISAH KADES JENAR: Dulu Hujat Pejabat, Kini Disuntik Vaksin Langsung oleh Bupati Sragen

Akhirnya Kades Jenar bertemu Bupati Sragen dan disuntik vaksin.

Peringati Hari Anak Nasional, Anak di Madiun Dapat Vaksinasi Covid-19

Pemerintah Kabupaten Madiun mulai melakukan vaksinasi terhadap anak berusia 12 tahun ke atas saat peringatan Hari Anak Nasional 23 Juli 2021.

Hingga Juli 2021, Ada 125 Kasus Kematian Karena Covid-19 di Kulonprogo

125 kasus kematian akibat Covid-19 selama Juli di Kabupaten Kulonprogo, mayoritas pasien yang sedang dirawat di rumah sakit.

Gubernur Ganjar Sebut Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Sudah 17,28%, Ini Perinciannya

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, mengaku kena buli dan kecaman akibat informasi yang disampaikan @pandemictalks soal serapan anggaran Covid-19 di Jateng yang disebut terendah.

Mimpi CEO Wardah Salman Subakat Bangun Ekosistem Pendidikan Indonesia

Salman Subakat, yang menduduki jabatan Chief Executive Officer (CEO) Paragon Technology and Innovation mendeskripsikan dirinya dalam empat kalimat.

Tugu Bola, Ikon Baru Desa Sambi Sragen dan Jadi Simbol Pemersatu Warga

Desa Sambi, Kecamatan Sambirejo, Sragen, kini memiliki ikon wilayah yakni Tugu Bola. Tugu ini menjadi simbol pemersatu warga Desa Sambi.

Beredar Kabar Nakes RSUD Ambarawa Ditusuk Keluarga Pasien Covid-19, Ini Klarifikasi Polda Jateng

Video seorang anggota keluarga pasien Covid-19 yang meninggal mencoba menusuk nakes RSUD Ambarawa beredar viral di media sosial. Polda Jateng beri penjelasan.

Digerebek Petugas, Nasib PKL Di Purwodadi Berakhir Bahagia

Kedatangan petugas gabungan membuat pedagang dan sejumlah pembeli yang lagi nongkrong di warung PKL angkringan dekat Stadion Purwodadi kaget.

3 Dosen Meninggal Dunia, UNS Solo Kehilangan Akademisi Terbaik

Tiga dosen UNS Solo meninggal pada Jumat-Sabtu (23-24/7/2021). Ketiga merupakan dosen-dosen terbaik.

Vaksin With A View, Cara Asyik Gairahkan Warga Ikuti Vaksinasi Covid-19

Program ini mengajak warga, khususnya di Desa Wukiharjo, Kecamatan Prambanan, Sleman untuk turut serta dalam program vaksinasi Covid-19.