Gas Pol, Baznas dan Korpri Banjarnegara Gelar Vaksinasi Sasar 700 Warga

Baznas sekaligus mendistribusikan bantuan sembako untuk masyarakat kurang mampu yang hadir. Bentuknya bahan makanan pokok seperti beras, minyak, dan gula.

BC - Solopos.com
Selasa, 30 November 2021 - 14:55 WIB

SOLOPOS.COM - Kegiatan vaksinasi yang digelar Baznas dan Korpri Banjarnegara di TPQ Al Ikhlas Desa Gumelem Kulon, Kecamatan Susukan, Kamis (25/11/2021). (Istimewa)

Solopos.com, BANJARNEGARA — Baznas Kabupaten Banjarnegara bekerja sama dengan Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) menggelar vaksinasi massal gratis untuk masyarakat. Kegiatan yang dilakukan untuk mempercepat cakupan vaksin bagi masyarakat luas itu berlangsung di TPQ Al Ikhlas Desa Gumelem Kulon, Kecamatan Susukan, Kamis (25/11/2021).

Kali ini 700 dosis vaksin diberikan cuma-cuma untuk 700 warga Desa Gumelem Kulon. Tenaga kesehatan yang diterjunkankan dalam kegiatan vaksinasi berasal dari Puskesmas Susukan, RSUD Hj Anna Lasmanah, dan relawan Dinas Kesehatan.

Acara itu dihadiri oleh Sutedjo Slamet Utomo (Ketua Baznas), Tursiman (Staf Ahli Bidang Ekbang Kesra), Dwi Suryanto (wakil ketua Korpri), Yusuf Agung Prabowo (Plt Kepala Bappeda), Susanto (Camat Susukan), dan kades serta perangkat Desa Gumelem Kulon.

Baca juga: Hari Pahlawan di Banjarnegara, Pesan Pangeran Sambernyawa Dibacakan

Ketua Baznas Banjarnegara, Sutedjo Slamet Utomo, mengatakan Baznas ikut tergerak membantu cakupan vaksin di Banjarnegara, karena melihat capaian target vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Banjarnegara yang masih ketinggalan dibandingkan dengan daerah lain.

“Baznas menggandeng Korpri, kita ikut berpartisipasi untuk menggencarkan vaksinasi guna mengejar ketertinggalan dengan daerah lain. Alhamdulillah peserta sangat antusias. Kami sediakan 700 dosis vaksin, tentunya pendaftar harus memenuhi syarat-syarat yang ditentukan, dan di-screening terlebih dahulu untuk kondisi kesehatannya. Intinya ayo vaksin biar sehat, lihat di negara-negara maju sudah bisa menggelar pertandingan olahraga karena masyarakat patuh dan peduli kesehatannya,” kata Sutedjo.

Fokus Penanggulangan Kemiskinan

Sutedjo menambahkan Baznas Banjarnegara menangkap kondisi Banjarnegara yang termasuk salah satu dari lima kabupaten di Provinsi Jawa Tengah sebagai lokasi fokus penanggulangan kemiskinan. Melalui kegiatan ini, Baznas sekaligus mendistribusikan bantuan sembako untuk masyarakat kurang mampu yang hadir. Bentuknya bahan makanan pokok seperti beras, minyak, dan gula.

Baca juga: Baznas Banjarnegara Beri Pelatihan Rias Pengantin hingga Bikin Magot

“Saat ini ada sebanyak 3.219 jumlah penduduk miskin ekstrem di 5 kecamatan dan 25 desa di Banjarnegara. dari jumlah tersebut yang masuk dalam data konsep penerima bansos KK desil I sejumlah 2.969 rumah tangga. Baznas telah ambil bagian dengan cara yang saat ini sedang dilakukan antara lain melakukan pelatihan ekonomi produktif kejuruan seperti halnya montir sepeda motor, menjahit, rias pengantin dan magot maupun kegiatan lain seperti rehab RTLH. Pada tahun ini Baznas masih ada sasaran sekitar 40 dan tahun 2022 bisa sekitar 100 RTLH,” lanjut Sutedjo dalam sambutannya.

Mewakili Korpri Banjarnegara, Dwi Suryanto menambahkan Gerakan Vaksinasi juga dalam rangka HUT ke-50 Korpri yang berulang tahun tanggal 29 November.

“HUT Korpri tahun ini, kita selenggarakan vaksin massal. Alhamdulillah untuk vaksin di Banjarnegara yang awalannya lambat, sekarang kita gas pol. Dan ternyata setelah dikerahkan semuanya, diserbu, libur juga berjalan dan hasilnya sudah kelihatan, Banjarnegara berkembang pesat cakupannya, yakni nomor lima dari bawah di Jawa Tengah, yang semula nomor satu dari bawah,” ujar Dwi Suryanto.

Baca juga: Baznas Banjarnegara Kembali Serahkan Bantuan untuk Masyarakat Rp773 Juta

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif