Ilustrasi (Paulus Tandi Bone/JIBI/Bisnis Indonesia)

Solopos.com, SLEMAN-Sampai H-73 lebaran, tiket tujuan Jogja darai Jakarta baru terisi 50%-60%. Atas alasan ini dan mempertimbangkan pengalaman tahun lalu, Garuda Indonesia tidak menyediakan penerbangan tambahan dari dan ke Jogja.

Marketing dan Sales Manager Garuda Indonesia Kantor Cabang Jogja, Suzana A Walandouw mengatakan jumlah tempat duduk yang tersedia belum semuanya terisi dan pemesanan belum sampai terjadi penumpukan. Dari faktor ini, pihaknya belum mengajukan extra flight. Menurut dia pengajuan baru dilakukan jika kursi yang disediakan sudah terisi penuh dengan daftar waiting list cukup banyak dan dilakukan maksimal dua minggu sebelum penerbangan.

“Tahun lalu kami tidak menyediakan extra flight. Karena seat yang disediakan cukup. Sedangkan waiting list penumpang juga tidak terlalu banyak, makanya kami memutuskan untuk tidak mengadakan extra flight seperti pada tahun 2012 silam," lanjutnya.

Garuda mengaku tidak menaikkan tarif menjelang Lebaran. Garuda menyediakan berbagai macam sub kelas, salah satunya adalah kelas promo. Tiket kelas promo adalah tiket yang paling cepat terjual, namun kuota yang disediakan tidak terlalu banyak.

“Kami tidak pernah menaikkan harga karena momen. Namun kami bermain di tiket promo dan tidak. Karena tiket promo cepat habis, konsumen harus beralih ke kelas lain yang lebih mahal,” kata Suzana.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten