Tutup Iklan
Gara-Gara Sirine Tak Berfungsi, Daihatsu Sigra Dihantam KA di Pasuruan
Ilustrasi kecelakaan kereta api. (phoenixsum.co.za)

Solopos.com, PASURUAN -- Rusaknya sistem sirine di perlintasan kereta api di Desa Bendungan, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, menyebabkan kecelakaan yang nyaris merenggut korban jiwa.

Mobil Daihatsu Sigra yang dikendarai Yunus, 35, dan keluarganya dihantam kereta api saat melintas di perlintasan tersebut pada Senin (13/1/2020) malam. Yunus berani melewati perlintasan KA itu karena tidak ada sirene atau lampu yang menandakan ada kereta yang akan lewat.

Nahas, saat mobilnya tengah melintasi rel, warga Keluraha Petahunan, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan itu terkejut tiba-tiba ada kereta muncul dari arah barat. Saat itu mobil hitam berpelat nomor DK 1267 HH yang ia kendarai mendadak mati.

Yunus spontan mengajak istri dan putrinya keluar dari mobil. Mereka kemudian berusaha mendorong mobil keluar dari rel, namun gagal karena gigi mobil belum netral.

Saat KA sudah dekat, mereka menjauh dari rel. Mereka pasrah saat mobilnya tertabrak kereta dan terlempar ke timur. Mobil pun rusak berat namun Yunus dan keluarganya selamat.

"Tidak ada korban jiwa. Mobilnya langsung dibawa pulang," kata Kanit Lakalantas Polres Pasuruan Kota, Iptu Ahmad Jayadi, dilansir detik.com, Selasa (14/1/2020).

Salah seorang warga yang tinggal di sekitar lokasi kejadian, Saiful, 49, mengatakan sirine di perlintasan KA itu bermasalah sejak tiga bulan terakhir. Kadang sirine bunyi dan lampu tak menyala saat tidak ada kereta, atau sebaliknya tak berbunyi saat akan ada kereta lewat.

"Dua pekan ini sirene perlintasan malah mati dan tidak berfungsi," jelasnya.

PT KAI wajib segera memperbaiki sistem sirine di perlintasan tersebut agar kecelakaan yang sama tidak terulang.

Sumber: Detik.com


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom

Pasang Baliho