Gara-gara Patah Hati, Brigadir Dian Malah Lolos Kontes Dangdut Koplo

Salah satu anggota Polres Salatiga, Brigadir Afridian Asmara Putra, 27, lolos 20 besar kompetisi dangdut Koplo Superstar di salah satu stasiun televisi Indonesia.

 Brigadir Afridian Asmara Putra, (kanan depan). (Istimewa)

SOLOPOS.COM - Brigadir Afridian Asmara Putra, (kanan depan). (Istimewa)

Solopos.com, SALATIGA — Salah satu anggota Polres Salatiga, Brigadir Afridian Asmara Putra, 27, lolos 20 besar kompetisi dangdut Koplo Superstar di salah satu stasiun televisi Indonesia.

Anggota Polres Salatiga itu menjajal kemampuannya bernyanyi dengan menjadi salah satu peserta pencarian bakat. Ternyata, dia berhasil membuat juri terpukau dan mengatakan yes.

PromosiNimo Highland, Wisata Hits di Bandung yang Mirip Santorini Yunani

Saat itu, ia menyanyikan lagu ciptaanya berjudul Salatiga Ninggal Kenangan. Saat ditemui Solopos.com, Dian, sapaan akrabnya, mengaku sempat minder.

Namun, dia mengaku berhasil mengendalikan rasa minder itu dengan teguh dan niat berkompetisi untuk ibadah. Dia menceritakan bahwa rasa minder itu hilang.

Bagaimana tidak minder? Brigadir Dian menyampaikan bahwa pesaingnya memiliki latar belakang penyanyi.

Baca Juga : Kesetiaan yang Tersakiti dalam Lagu Teteg Ati Versi Damara De

“Awal mengikuti kompetisi koplo terbesar di Indonesia ini saya mengikuti tahapan seleksi online kemudian offline. Dalam kompetisi ini juga diikuti ribuan peserta dari seluruh Indonesia,” ceritanya, Kamis (11/8/2022).

Dari ribuan peserta itu pihak penyelenggara hanya mengambil 100 peserta. Dia mengikuti tahap berikutnya di Jakarta.

Brigadir Dian menjadi salah satu peserta yang masuk dalam 20 besar. Keberhasilan itu, tuturnya, tidak terlepas dari dukungan keluarga dan orang terdekat, termasuk jajaran Polres Salatiga.

“Mengawali kompetisi, saya mengikuti audisi secara online. Kemudian take video di Jogja bersama Denada. Setelah menunggu sekitar satu bulan, akhirnya dikabari masuk 100 besar ke Jakarta,” ungkap Dian.

Dia menjelaskan lagu bikinannya berjudul Salatiga Ninggal Kenangan itu merupakan kisah perjalanan cintanya. “Salatiga kota tercinta yang dahulu menjadi saksi cinta kita. Hidup bersama dan kini hanya menjadi kenangan,” kata Dian menceritakan tentang lagu bikinannya itu.

Baca Juga : Trending Youtube! Ini Lirik lagu Pecah Seribu – Nazia Marwiana

Berikut, potongan lirik lagu Salatiga Ninggal Kenangan yang berhasil memikat empat juri dan meloloskan Dian ke 20 besar. “Rasah tekon piye, jelas aku lara. Kowe milih dekke, nggawe aku cidra tanpa njaluk ngapuro.“

Dian membocorkan kompetisi Koplo Superstar itu akan ditayangkan di stasiun televisi swasta ANTV mulai Agustus. Penayangan akan dimulai dari masa audisi awal sampai akhir.

Dimulai Sabtu (13/8/2022) hingga Sabtu (3/9/2022) akan disiarkan ANTV dalam empat episode setiap Sabtu jam 20.00 WIB. Pada kompetisi Koplo Superstar itu menghadirkan artis nasional, seperti Thomas Djorghi, Denada, Pasha, dan Iyet Bustami.

Acara tersebut akan dipandu mega bintang sekaligur pemilik RANS Entertainment, Raffi Ahmad, Rina Nose, Wika Salim, dan Marshel Widianto.

Baca Juga : 6 Pedangdut Jawa Timur Sukses Gebrak Industri Musik Indonesia

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Brutal, Pemandu Karaoke Sunan Kuning Semarang Dikeroyok Rekan Seprofesi

      Aksi pengeroyokan dilakukan tiga pemandu karaoke atau PK Sunan Kuning Semarang terhadap satu rekan seprofesinya.

      Ternyata, Warga Argomulyo Salatiga Kesulitan Air Bersih Sejak Agustus

      Sejumlah warga di Kelurahan Randuacir, Kota Salatiga, mengeluhkan sulitnya mendapatkan kebutuhan air bersih sejak Agustus 2022 atau saat musim kemarau.

      Beli Jenglot Pakai Uang Palsu di Banjarnegara, Kakek asal Purworejo Ditangkap

      Seorang kakek asal Purworejo berniat membeli jimat berbentuk jenglot di Banjarnegara dengan menggunakan uang palsu.

      Gubernur Ganjar Terbitkan SE, Kepala Daerah di Jateng Harus Gunakan Aspal Buton

      Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, menerbitkan SE yang meminta kepada kepala daerah di seluruh Jateng untuk menggunakan aspal Buton.

      Inspiratif, Pemuda Tuntang Semarang Bawa Kerajinan Eceng Gondok ke Pasar Eropa

      Kisah inspiratif datang dari pemuda asal Tuntang, Kabupaten Semarang, yang menyulap eceng gondok Rawa Pening menjadi kerajinan bernilai tinggi dan diminati pasar Eropa.

      Srintil Sang Primadona, Mahal dan Satu-Satunya di Dunia

      Srintil adalah nama tembakau khas dan satu-satunya di dunia yang berasal dari Temanggung yang harga per kilogramnya hampir setara dengan emas 24 karat.

      Sosok Moetiah Korban G30S/PKI Kebal Ditembak di Kuburan Massal Plumbon Semarang

      Cerita korban G30S/PKI, Moetiah, yang kebal saat ditembak dan dimasukkan hidup-hidup ke dalam kuburan massal di Plumbon, Semarang, Jawa Tengah.

      Bandara Ngloram Diminta Buka Penerbangan Komersial Lagi, Ini Kata Bupati Blora

      Bandara Ngloram di Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah (Jateng), diminta untuk kembali melayani penerbangan komersial.

      Cuaca Ekstrem Landa Jateng dalam 3 Hari ke Depan

      BMKG memprakirakan sejumlah wilayah di Jateng akan mengalami cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi selama tiga hari ini.

      Kamp Plantungan Kendal: Dulu Penjara bagi Gerwani, Kini Pemandian Air Panas

      Pemandian air panas Tirta Assyifa di perbatasan Kabupaten Kendal dan Batang di Jawa Tengah menyimpan kepingan peristiwa tahun 1965, yakni terkait Kamp Plantungan.

      Jadi Tersangka Kasus Suap, Pengacara Semarang Ngaku Tak Kenal Hakim MA

      Pengacara Semarang, Yosep Parera, yang ditangkap KPK atas dugaan kasus suap pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA) mengaku tidak kenal dengan hakim agung.

      Kasus Pembunuhan PNS Semarang Belum Terungkap, 3 Saksi Minta Perlindungan LPSK

      LPSK mengungkap ada tiga saksi dalam kasus pembunuhan PNS Kota Semarang, Iwan Boedi, yang mengajukan permohonan perlindungan.

      Pengacara Semarang Tersangka Suap MA Beri Pernyataan Tertulis, Begini Isinya

      Pengacara asal Semarang, Yosep Parera, yang menjadi tersangka kasus dugaan suap hakim agung Mahkamah Agung (MA) memberikan pernyataan tertulis atas kasus yang tengah menjeratnya.

      Pandemi Melandai, Kunjungan Wisatawan Candi Borobudur Penuhi Target

      Jumlah wisatawan yang berkunjung ke Candi Borobudur pada tahun 2022 ini diklaim telah memenuhi target, yakni 1,2 juta orang.

      Kuburan Massal Terduga PKI di Grobogan, Lokasinya Ada di Hutan Gundih

      Kuburan massal yang dipercaya merupakan tempat pembantaian anggota PKI berada di Hutan Gundih, Kecamatan Geyer, Kabupaten Grobogan.