Kategori: Jatim

Gara-Gara Pandemi Covid-19, Investor Tunda Investasi di Kota Madiun


Solopos.com/Abdul Jalil

Solopos.com, MADIUN -- Sejumlah investor menunda rencana untuk menanamkan modalnya di Kota Madiun akibat pandemi Covid-19.

Wali Kota Madiun, Maidi, mengakui sejumlah investasi yang seharusnya bisa terealisasi tahun ini terpaksa ditunda. Sebagian besar investor yang tertarik berinvestasi di Kota Madiun berpusat di Jakarta. Mereka kesulitan untuk datang ke Madiun setelah ada kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Beberapa investor yang tertarik menanamkan modal di Kota Pendekar ini antara lain kedai kopi berjejaring Starbucks dan Excelso. Selain itu, ada juga investor di bidang kesehatan dan penyedia wahana permainan. Untungnya, sejauh ini belum ada pembatalan rencana investasi itu.

Asyik, Bakal Ada Starbucks dan Excelso di Kota Madiun

"Investor tetap, mereka sering menelepon saya dan mau ke sini. Tapi mereka tidak bisa karena PSBB. Komitmen mereka setelah wabah virus corona selesai, mereka akan ke sini," kata Maidi kepada wartawan, Rabu (29/4/2020).

Para investor itu, lanjut dia, sudah berkomitmen untuk menanamkan modalnya di Madiun. Hal ini karena melihat potensi pasar yang ada di Madiun. Namun, lantaran saat ini terjadi pandemi global akhirnya mereka menunda seluruh rencana investasi tersebut.

"Saya sendiri juga tidak mau didatangi mereka. Karena para investor ini kan dari luar daerah bahkan ada yang dari luar negeri," ujar dia.

Kembangkan Potensi Wisata, Wali Kota Madiun Targetkan 47 Juta Kunjungan

Pemkot Madiun saat ini fokus untuk merampungkan pembangunan Taman Sumber Umis di Jl. Pahlawan. Saat ini penataan kawasan tersebut sudah mencapai 40%.

Taman Sumber Umis ini memang ditargetkan menjadi pusat perekonomian baru. Kawasan taman ini akan berkolaborasi dengan pedestrian Jl. Pahlawan yang saat ini masih tahap pembangunan.

Di Taman Sumber Umis nantinya akan ada beberapa ikon dunia seperti menara jam Big Ben Inggris, menara Eiffel, Kabah, menara Zam-zam, patung Merlion, dan lainnya.

Share
Dipublikasikan oleh
Kaled Hasby Ashshidiqy