Warga melihat kera yang kesetrum di jalan perkampungan Dukuh Tritis, Desa Lencoh, Selo, Senin (20/1/2020) petang. (Istimewa/TSD Lencoh)Warga melihat kera yang kesetrum di jalan perkampungan Dukuh Tritis, Desa Lencoh, Selo, Senin (20/1/2020) petang. (Istimewa/TSD Lencoh)

Solopos.com, BOYOLALI -- Seekor kera ekor panjang tersetrum listrik di lereng Gunung Merapi, Dukuh Tritis, Desa Lencoh, Kecamatan Selo, Boyolali, Senin (20/1/2020) petang.

Akibatnya, listrik di Tritis sempat mati selama beberapa jam. Seorang anggota Tim Siaga Desa (TSD) Lencoh, Sutono, mengatakan kejadian berlangsung sekitar pukul 18.00 WIB.

Sejumlah kera di lereng Merapi belakangan memang kerap turun gunung lantaran persediaan makanan menipis. Kera-kera itu mengincar tanaman dan buah di lahan milik warga.

Seekor kera diduga meloncat dan mengenai tiang yang mengalirkan listrik ke rumah-rumah warga Tritis. Kera itu kehilangan keseimbangan dan jatuh ke semak-semak karena kesetrum.

Dikira Popok Mengambang Ternyata Mayat Bayi di Sungai Karanganyar

Kejadian itu menarik perhatian sejumlah warga yang melintas di Tritis. "Keranya sempat dikira mati, tapi ternyata masih hidup, hanya pingsan lama," ujar Sutono, Senin (20/1/2020) malam.

Saat ini sejumlah petugas masih berusaha membetulkan aliran listrik di Dukuh Tritis.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten