Tutup Iklan

Gara-Gara Ini Pengendara Motor Tabrak Mobil di Ngrampal Sragen

Pengendara motor diduga melakukan aktivitas lain yang membuat ia tak konsentrasi mengemudikan kendaraannya sehinggal terlalu ke kanan.

 Mobil ambulans PMI Sragen berhenti di pinggir jalan saat mengevakuasi korban kecelakaan lalu lintas di Jalan Sragen-Ngawi, tepatnya depan Toko Harum Tani, Pilangsari, Ngrampal, Sragen, Kamis (21/10/2021). (Istimewa/PMI Sragen)

SOLOPOS.COM - Mobil ambulans PMI Sragen berhenti di pinggir jalan saat mengevakuasi korban kecelakaan lalu lintas di Jalan Sragen-Ngawi, tepatnya depan Toko Harum Tani, Pilangsari, Ngrampal, Sragen, Kamis (21/10/2021). (Istimewa/PMI Sragen)

Solopos.com, SRAGEN — Kecelakaan lalu lintas di Ngrampal, Sragen, yang melibatkan motor Honda Vario dan mobil Toyota Avanza pada Kamis (21/10/2021) siang diduga disebabkan kelalaian si pengendara motor. Dalam insiden tersebut dua korban dari kubu si pengendara motor mengalami luka-luka.

Kapolres Sragen, AKBP Yuswanto Ardi, melalui Kanit Laka Satlantas, Ipda Irwan Marvianto, menyebutkan saat kejadian, pengendara sepeda motor yang berboncengan diduga melakukan aktivitas lain. Gara-gara itu, si pengemudi sepeda motor tak konsentrasi dalam berkendara sehingga tak sadar melaju terlalu ke kanan. Melewati garis markah.

Nahasnya, pada saat yang sama melaju mobil Toyota dari arah berlawanan yang menyebabkan terjadinya tabrakan.

Baca Juga: Adu Banteng Motor vs Mobil di Ngrampal, 2 Korban Luka Parah

“Pada jarak yang cukup dekat dan tidak bisa menghindar akhirnya motor membentur mobil Toyota Avanza yang berjalan dari arah berlawanan dan terjadilah kecelakaan lalu lintas,” katanya Irwan, Kamis.

Mobil Toyota Avanza bernopol AD 1837 IH itu dikemudika S Ilhamsyah, 43, warga Bedoro, Sambungan, Sragen. Sementara dua pengendara sepeda motor Honda Vario bernopol AD 6037 BHE itu adalah DY Alamsyah, 18, warga Banaran, Sambungmacan, dan M Syaril, 18, warga Pandean, Mantingan, Ngawi. Syaril posisinya sebagai pembonceng.

Alamsyah saat dievakuasi oleh tim dari PMI Sragen dan dibantu polisi dalam keadaa tidak sadar. Ia mengalami pendarahan di hidung dan mulut, serta patah tulang paha kanan.

Baca Juga: Tabrak Motor Sampah di Sragen, Pemotor Asal Gondangrejo Terpental Lalu Meninggal Seketika

Sementara M. Syaril dalam kondisi sadar, tetapi mengalami patah kaki sebelah kanan dan lecet-lecet pada punggung tangan kanan.


Berita Terkait

Espos Plus

Cerpen Selendang Bidadari

+ PLUS Cerpen Selendang Bidadari

Siapa tahu keberadaan bidadari itu bukanlah sekadar dongeng seperti pemikirannya selama ini. Mereka sedang mandi saat ini dan Darodin ingin mencuri selendangnya, satu saja.

Berita Terkini

3 Dokter UNS dan Sukarelawan Tim SAR Bakorlak Bertolak ke Lumajang

Kedelapan personel yang berangkat ke Lumajang itu terdiri atas tiga dokter, tiga sukarelawan SAR dan dua sopir.

Tokoh Difabel Kota Solo Dorong Kesetaraan Akses Pekerjaan

Tokoh difabel di Kota Solo mendorong adanya kesetaraan akses untuk kaum difabel sesuai undang-undang dan tidak adanya inklusivitas di lingkungan kerja.

Kinerja BPR Syariah Diklaim Tumbuh Positif dalam Setahun Terakhir

Bank Pembiayaan Rakyat atau BPR Syariah Indonesia mencatatkan kinerja yang tumbuh secara positif selama kurun waktu setahun terakhir.

6 Peserta Workshop Bawa Pulang Penghargaan Festival Ayo Membaca 2021

Enam orang peserta membawa pulang penghargaan dalam workshop penulisan cerpen dan artikel sebagai rangkaian Festival Ayo Membaca (FAM) 2021.

Lalu Lintas Solo Padat Saat Nataru? Dishub Siapkan Tim Patroli Keliling

Dishub Solo akan mengerahkan semua sumber daya termasuk tim patroli keliling untuk antisipasi kepadatan arus lalu lintas saat momen Nataru.

Kisah Eric, Trader Saham asal Boyolali Sukses lewat DNA Pro Akademi

Seorang trader saham asal Boyolali menceritakan pengalamannya sukses dalam investasi saham dengan bantuan DNA Pro Akademi.

Soal Jam Buka Saat Nataru, Pengelola Mal Solo Instruksi Resmi Wali Kota

Pengelola mal dan pusat perbelanjaan Kota Solo masih menunggu surat edaran resmi dari Wali Kota terkait penambahan jam buka selama penerapan PPKM level 3 Nataru.

Hari Kedua Rampung, Tim Ekspedisi Ekonomi Digital Menuju Jakarta

Tim Ekspedisi Ekonomi Digital 2021 Solopos Media Group mengakhiri agenda liputan di Semarang pada hari kedua Minggu (5/12/2021) sore.

Mewarisi Api Perjuangan Sapto Nugroho, Pejuang Difabel Asal Solo

Sapto Nugroho terkenal dengan pemikiran “Ideologi Kenormalan” sebagai sarana memperjuangkan kesetaraan dengan kalangan nondifabel.

Atasi Tengkes, PKK Wonogiri Realisasikan Bumi Limase pada 2022

PKK akan berkolaborasi dengan pemerintah desa, karang taruna, kader posyandu, dan layanan kesehatan melalui Program Ibu Hamil dan Balita Makan Sehat (Bumi Limase).

Ukur Kecepatan Evakuasi, Warga KRB III Merapi Swadaya Gelar Simulasi

Simulasi yang dilakukan meliputi respons warga ketika ada tanda untuk berkumpul dan bersiap evakuasi hingga kecepatan warga.

Inilah Jumariyanto, Pengusaha Wonogiri yang Diganjar Penghargaan PLN

Pengusaha sukses asal Kabupaten Wonogiri, Jumariyanto, meraih penghargaan kategori Wirausaha Niaga Tangguh (Gold Appreciation) dari PT PLN (Persero), Selasa (30/11/2021) lalu.

Bukan Jebakan Tikus, Petani Tanon Sragen Pilih Pasang Pagar Plastik

Sejumlah petani di Kecamatan Tanon, Sragen, memilih memakai pagar plastik daripada memakai jebakan tikus yang beraliran listrik karena berbahaya.

Wisata Heritage Diharapkan Bisa Hapus Stigma Negatif Kestalan Solo

Pengelola hotel di Kelurahan Kestalan, Banjarsari, Solo, mendukung rencana penataan kawasan sebelumnya terkenal sebagai lokasi mangkal PSK jadi tempat wisata heritage.

Semeru Meletus, BPBD Klaten Siaga Antisipasi Bahaya Erupsi Merapi

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten terus meningkatkan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi potensi bahaya erupsi Gunung Merapi.

Tiga Warga Boyolali Jadi Korban Pengeroyokan di Colomadu Karanganyar

Tiga warga asal Boyolali mengalami luka-luka akibat keributan yang terjadi di Cafe Jazz, Colomadu, Karanganyar, Sabtu (4/12/2021) malam.