Gara-Gara Gangguan Teknis, 3.500-An Peserta Ujian Seleksi Mandiri UNS Solo Harus Tes Ulang
Peserta mengikuti ujian tulis berbasis komputer dalam SBMPTN UNS Solo, Selasa (7/7/2020). (Solopos/Nicolous Irawan)

Solopos.com, SOLO -- Ujian Seleksi Mandiri Universitas Sebelas Maret atau UNS Solo hari pertama, Kamis (13/8/2020), untuk sesi I terpaksa dijadwalkan ulang pada Sabtu (15/8/2020).

Hal tersebut menyusul terjadinya gangguan teknis pada ujian secara online tersebut. Berdasar informasi yang dihimpun Solopos.com, pelaksanaan ujian menggunakan aplikasi computer based test (CBT) ini tidak dapat dilanjutkan.

Saat dimintai konfirmasi, Rektor UNS Jamal Wiwoho membenarkan informasi tersebut. Dia mengatakan pelaksanaan ujian untuk sesi pertama tersebut kemudian dijadwal ulang pada Sabtu.

Kuasa Hukum Sesalkan Foto Penahanan Bos Semut Rangrang Sragen Beredar di Medsos

Dia menjelaskan ujian tertulis berbasis komputer dalam Seleksi Mandiri UNS Solo sedianya diselenggarakan dua hari Kamis-Jumat (13-14/8/2020). Setiap hari ada dua sesi dengan peserta 3.500 orang tiap sesi.

“Tahun ini ujian SM memang kami selenggarakan secara online. Saya kira hanya UNS yang mencoba hal ini. Namun ada sedikit masalah sehingga jadwal sesi pertama ini kami pindahkan hari Sabtu [15/8/2020], sedangkan jadwal lainnya tetap,” ujarnya saat ditemui di Gedung Rektorat UNS, Kamis.

Ia menambahkan UNS memilih pelaksanaan ujian SM secara online karena pertimbangan keselamatan peserta dan semua pihak dalam masa pandemi Covid-19 ini.

2 Pengurus PAN Solo Dikabarkan Mundur Karena Kecewa Rekomendasi Jatuh Ke Gibran-Teguh, Ini Respons Ketua DPD

Peserta Seleksi Mandiri UNS Solo yang mencapai 13.753 orang tidak perlu datang langsung ke UNS dan cukup mengerjakan soal dari tempat mereka masing-masing. Di sisi lain, UNS harus membuat sistem ujian online yang ramah terhadap peserta dari seluruh pelosok negeri.

Ujian Online

“Inilah teknologi informasi, pasti ada kendala meskipun sebenarnya sudah kami uji coba selama dua hari tanggal 11-12 [Agustus] dan lancar-lancar saja. Kami beranikan diri mencoba ujian online ini supaya kami bisa terus maju. Kami juga menganggap ini bagian dari riset keandalan sistem ujian online yang lebih baik di masa mendatang,” kata Jamal.

Ia menambahkan ujian dengan aplikasi CBT UNS ini dipadukan dengan aplikasi Zoom Cloud Meeting sebagai media pengawasan. Pengawasan dilakukan di Kampus UNS menggunakan 25 ruang di lima lokasi.

Positif Covid-19 Dari Klaster Inspektorat Solo Tambah 2 Orang, Kantor Boleh Buka Mulai Jumat

Kelima lokasi pengawasan ujian Seleksi Mandiri UNS Solo itu yakni Fakultas MIPA, Fakultas Teknik, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, UPT Bahasa, dan UPT TIK.

Sementara itu, Jamal yang didampingi Kepala Biro Humas UNS Deddy Whinata Kardiyanto menjelaskan SM dilaksanakan melalui empat jalur, yaitu Jalur Ujian Tulis (SMJU), Jalur Prestasi (SMJP), Jalur Disabilitas (SMJD), dan Jalur Kemitraan (SMJK).

Untuk SMJU calon mahasiswa diberi dua pilihan, yaitu menggunakan nilai ujian tertulis berbasis komputer (UTBK) dari Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) atau mengikuti ujian tulis UNS berbasis komputer.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya



Kolom