Tutup Iklan
Gara-Gara Bakar Sampah, Rumah Kayu Dihuni ODGJ di Grobogan Hangus Terbakar
Petugas pemadam kebakaran (Damkar) Pos Kecamatan Wirosari sedang memadamkan api yang membakar rumah di Desa Nglinduk, Kecamatan Gabus, Grobogan, Selasa (16/6/2020) dini hari. (Istimewa/Damkar Wirosari)

Solopos.com, GROBOGAN – Kebakaran menghanguskan satu rumah di Dusun Trembes, Desa Nglinduk, Kecamatan Gabus. Kabupaten Grobogan, Selasa (16/6/2020) dini hari. Diduga kebakaran berasal dari api pembakaran sampah yang dilakukan penghuni rumah.

Rumah tersebut milik Darmi, 60, yang kini dihuni anak keempatnya, Agus Wijiyanto. Penghuni rumah tersebut diketahui mengalami gangguan jiwa.

“Rumah tersebut milik Darmi, 60 yang sekarang ikut anaknya di Merauke, Papua. Rumah itu ditempati anak keempatnya yaitu Agus Wijiyanto,” jelas Kapolsek Gabus Iptu Sunarto ketika dimintai konfirmasi Semarangpos.com, Selasa.

Kebakaran yang menghanguskan rumah kayu di Grobogan itu diketahui saksi bernama Siswanto, 40. Dia kebetulan melintas di depan rumah korban sekitar pukul 01.00 WIB.

Siswanto merupakan tetangga beda RT dari korban saat itu melihat api membakar dinding dan atap rumah milik Dami. Dia langsung berteriak dan meminta tolong kepada warga sekitar.

Semua Objek Wisata di Karanganyar Dibuka Besok, Tapi…

Teriakannya didengar Darno, 45, tetangga korban. Kemudian warga berusaha memadamkan api dengan peralatan seadannya. Namun karena ketersediaan air minim, upaya pemadaman tidak membuahkan hasil.

“Api dengan cepat membesar, di samping karena rumah berukuran 8 x 12 meter terbuat dari kayu, saat kejadian angin bertiup cukup kencang,” kata Kapolsek Gabus.

Melihat api semakin membesar, mereka kemudian memberitahukan kepada warga lainnya. Mereka pun kesulitan memadamkan api yang sudah terlanjur membesar.

Kebakaran tersebut segera dilaporkan perangkat Desa Nglinduk, Dul Ratman, 38, ke Polsek Gabus, Grobogan. Laporan selanjutnya diteruskan ke posko Damkar Wirosari. Polisi dan petugas Damkar segera mendatangi lokasi kejadian setelah mendapatkan laporan.

Fakta Benang Gelasan: Asyik buat Layangan, Bahaya di Jalanan

Dihuni ODGJ

Api berhasil dipadamkan petugas damkar dibantu anggota Polsek Gabus, Grobogan, anggota TNI, dan warga sekitar lokasi kebakaran. Akibat kejadian tersebut rumah kayu milik Darmi ludes terbakar.

Beruntung tidak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut. Namun kerugian diperkirakan mencapai Rp10 juta karena di dalam rumah tidak ada perabotan rumah tangga.

“Selama ini rumah milik Dami, ditempati salah satu anaknya Agus Wijiyanto yang mengalami gangguan jiwa. Selama ini Agus memiliki kebiasaan bersih-bersih dan membakar sampah di sekitar rumah. Setelah itu sampah yang terbakar ditinggal pergi begitu saja. Diduga api dari sampah yang dibakar itu,” kata Kapolsek Gabus.

Ditemukan Mengapung di Tepi Bengawan Solo, Jenazah Satpam Cantik Sragen Masih Berseragam Lengkap

Agus Wijiyanto kemudian diamankan ke Polsek Gabus. Selanjutnya pihak kepolisian bersama Puksesmas Gabus dan Dinas Sosial Grobogan akan membawa Agus ke rumah sakit jiwa.

“Sebaiknya warga waspada dan berhati-hati karena mendekati musim kemarau agar tidak terjadi kebakaran. Matikan perapian sebelum tidur, cek kondisi kabel dan sambungan listrik. Jika memiliki jerami kering, jangan sampai terkena percikan api,” imbuh Iptu Sunarto.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Pasang Baliho