Ganjil Genap ke Arah Objek Wisata Bantul, Mulai Kapan?

Penerapan ganjil genap menuju objek wisata diatur dalam Inmendagri Nomor 42 Tahun 2021 tentang penerapan PPKM.

 Suasana di depan pintu masuk objek wisata hutan pinus Mangunan, Dlingo, Bantul, Jumat (3/11/2017). (Santi Afdilah/JIBI/Harian Jogja)

SOLOPOS.COM - Suasana di depan pintu masuk objek wisata hutan pinus Mangunan, Dlingo, Bantul, Jumat (3/11/2017). (Santi Afdilah/JIBI/Harian Jogja)

Solopos.com, BANTUL — Pemerintah Kabupaten Bantul belum memastikan terkait dengan penerapan aturan ganjil genap di sepanjang jalan menunju objek wisata di wilayahnya.

PromosiRendahnya Kesadaran Wong Jateng untuk Pakai Helm Saat Berkendara

Hal ini karena belum ada koordinasi lanjutan dari beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Bantul dan DIY.

Sekretaris Dinas Pariwisata Bantul Annihayah mengatakan belum bisa berkomentar banyak terkait penerapan ganjil genap. Sebab, pihaknya masih akan melakukan koordinasi lanjutan dengan OPD lainnya untuk penerapan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 42 Tahun 2021. Yakni tentang PPKM Level 2, level 3 dan level 4 di Jawa-Bali tersebut.

“Inmendagrinya kan baru turun. Nanti kita koordinasikan dengan OPD terkait,” katanya, Selasa (14/9/2021).

Baca juga: Banyak Kebocoran, Jalur Masuk Objek Wisata Pantai di Bantul Bakal Diperketat

Terpisah Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul Aris Suharyanta mengatakan selain belum berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata, juga dengan Dishub DIY. “Kami masih menunggu arahan dari Dishub DIY. Nanti akan seperti apa, kami menunggu koordinasinya,” katanya.

Aturan ganjil genap diberlakukan di sepanjang jalan menuju tempat wisata di wilayah Jawa-Bali yang menerapkan PPKM level 3 dan 2. Hal ini diatur dalam Inmendagri Nomor 42 Tahun 2021 tentang PPKM Level 2, level 3 dan level 4 di Jawa-Bali.

Penerapan ganjil-genap di sepanjang jalan menuju dan dari lokasi tempat wisata mulai Jumat pukul 12.00 sampai dengan Minggu pukul 18.00 waktu setempat,” bunyi diktum keenam, huruf K poin 4.

Baca juga: Heboh Fenomena Laut Selatan Jawa Bercahaya, Tanda Nyi Roro Kidul Muncul?

Aturan itu turut memperbolehkan fasilitas umum seperti area publik, taman umum dan tempat wisata diizinkan buka. Dengan kapasitas maksimal 25 persen di PPKM level 2.

Sementara itu, untuk wilayah PPKM level 3, fasilitas umum masih ditutup. Namun, pemerintah memberlakukan uji coba penerapan protokol kesehatan di wilayah wisata tertentu.

Selain ganjil genap, aturan di wilayah tempat wisata itu di antaranya mengikuti protokol kesehatan yang diatur oleh Kementerian Kesehatan dan/atau kementerian/lembaga terkait. Lalu, pengunjung wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk melakukan skrining. Anak kurang dari 12 tahun tahun dilarang masuk.

 

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Pencanangan 2022 Sebagai Tahun Toleransi Belum Dipahami Publik

+ PLUS Pencanangan 2022 Sebagai Tahun Toleransi Belum Dipahami Publik

Pencanangan 2022 sebagai tahun toleransi menemukan momentum tepat. Segregasi sosial dan pertentangan luas di masyarakat akibat politik identitas pada 2017 dan 2019 tidak boleh terulang pada 2024.

Berita Terkini

Waduh! Lansia Jepang Meninggal di Lokalisasi Sarkem Jogja, Kok Bisa?

Seorang lansia berdarah Jepang, TT, 62, dilaporkan meninggal di salah satu kafe di kompleks lokalisasi Pasar Kembang (Sarkem) Jogja pada Kamis (27/1/2022).

Lagi, Sleman Kembali Diterjang Angin Kencang Sebabkan Kerusakan

Hujan disertai angin kencang menerjang Sleman dalam dua hari terakhir. Akibatnya, puluhan pohon tumbang dan sejumlah rumah warga rusak.

Dugaan Kekerasan Seksual Mahasiswa UNY, Rektor: Belum Ada Laporan

Kasus kekerasan seksual terhadap mahasiswa diduga terjadi di lingkungan kampus Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

Sopir Ngantuk, Mobil Kijang Seruduk 9 Motor di Wirobrajan Jogja

Kecelakaan di Kota Jogja melibatkan sebuah mobil Kijang Krista dengan sembilan motor yang tengah terparkir.

Hujan Disertai Angin Kencang, Pohon Timpa Kabel dan Rumah Warga Sleman

Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Sleman, Rabu (26/1/2022) siang membuat sejumlah pohon tumbang.

Polisi Tangkap 2 Pemuda di Jogja Gara-Gara Bawa Senjata, Ini Ceritanya

Polsek Berbah menangkap dua pemuda karena kedapatan membawa senjata saat berada di Jogja.

Hore! Skuter Listrik di Malioboro Bakal Kembali Diizinkan, Tapi...

Pemerintah Kota Jogja memberikan sinyal bakal mengizinkan beroperasinya skuter listrik di kawasan Malioboro.

Malioboro Tanpa PKL Dimulai Hari Ini, Piye Perasaanmu Dab?

PKL di kawasan Malioboro mulai dipindah hari ini, Rabu (26/1/2022).

Keterlaluan! Pemuda Gunungkidul Bikin Video Porno Anak di Bawah Umur

Seorang pemuda asal Patuk, Gunungkidul, nekat membuat video porno yang diperankan kekasihnya yang masih berstatus anak di bawah umur.

Ealah! Pengin Liat Kebakaran, 2 Pemotor Ini Malah Tabrak Mobil Damkar

Peristiwa kecelakaan melibatkan mobil pemadam kebakaran (damkar) dengan pengguna sepeda motor terjadi di Kabupaten Gunungkidul.

Bupati Sleman Terpapar Covid19, Omicron?

Sample swab Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, saat ini tengah dikirim ke Balitbang Kemenkes untuk meneliti adanya varian Omicron.

Bekas Mobil Wali Kota Jogja Laku Rp52 Juta, Seperti Ini Penampakannya

Bekas mobil dinas Wali Kota Jogja laku terjual dalam lelang mobil dinas yang digelar Pemkot Jogja.

Sultan Jogja Harus Menunggu 18 Tahun untuk Merelokasi PKL Malioboro

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X, harus menunggu selama 18 tahun untuk merelokasi pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Malioboro.

Pabrik Wig di Kulonprogo Kebakaran, Damkar Sulit Padamkan Api

Kebakaran melanda pabrik wig, PT Sun Chang, di Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Selasa (25/1/2022).

Begini Penampakan Lapak Baru PKL Malioboro di Gedung Eks Bioskop Indra

Pemerintah Kota Jogja memperlihatkan penampakan lapak baru bagi PKL Malioboro di Gedung eks Bioskop Indra.