Calon gubernur (cagub) Jawa Tengah nomor urut 1, Ganjar Pranowo (tengah), menyapa warga saat Deklarasi Seknas Jokowi di Ponten, Ngebrusan, Kestalan, Banjarsari, Solo, Minggu (29/4/2018). (Solopos-Nicolous Irawan)

<p><strong>Solopos.com, SOLO</strong>--Menjelang pemungutan suara Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah, calon gubernur Jawa Tengah <a title="Kunjungi Klaten, Ganjar Pranowo Janjikan Rp330 Miliar untuk Madrasah dan Pesantren" href="http://soloraya.solopos.com/read/20180402/493/907468/kunjungi-klaten-ganjar-pranowo-janjikan-rp330-miliar-untuk-madrasah-dan-pesantren">Ganjar Pranowo</a> <em>roadshow</em> di Kota Solo, Minggu (29/4/2018). Petahana ini melakukan berbagai kegiatan mulai <em>gowes</em> bareng komunitas <em>onthel</em>, menyaksikan mural bareng warga, jagongan bersama berbagai komunitas, hingga menghadiri deklarasi kebhinekaan yang diadakan Pemuda Pancasila (PP).</p><p>Deklarasi kebinekaan berlangsung pada Rapat Pimpinan Cabang Majelis Pimpinan Cabang (MPC) PP Kota Solo di Gedung Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Jl. Slamet Riyadi Solo. <a title="Ganjar Pranowo Ajak Korban Longsor Latihan Hadapi Bencana" href="http://semarang.solopos.com/read/20180430/515/913474/ganjar-pranowo-ajak-korban-longsor-latihan-hadapi-bencana">Ganjar</a> menyampaikan bahwa Kota Solo merupakan representasi kemajemukan Bangsa Indonesia. Berbagai macam suku, pemeluk agama, ras, dan kebudayaan ada di Kota Bengawan.</p><p>&ldquo;Tugas kita sekarang hanya satu, merawat kebhinekaan kita. Merawat Pancasila. Dan saya yakin Pemuda Pancasila berdiri paling depan untuk melakukannya,&rdquo; katanya.</p><p>Ganjar menilai masyarakat Indonesia sedang mengalami gempuran dari berbagai lini yang berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan. Apalagi Indonesia yang terdiri atas ribuan pulau dengan keanekaragaman suku, agama, ras, dan budaya, membuatnya rawan perpecahan. Namun hingga kini Indonesia masih bertahan tanpa perang saudara.</p><p>&ldquo;Padahal kita tahu gempuran dari dalam maupun luar negeri kerap datang, tapi kita tetap bertahan sampai sekarang dan itu harus tetap dipertahankan menjaga persatuan dan kesatuan,&rdquo; katanya.</p><p>Ganjar mencontohkan kasus perang saudara di Timur Tengah hingga kini tak kunjung berakhir padahal hanya memiliki delapan suku. Karena itu, Ganjar mengajak masyarakat untuk tetap menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia <a title="Pilgub Jateng: Umat Hindu Klaten Diimbau Tak Golput" href="http://soloraya.solopos.com/read/20180407/493/908741/pilgub-jateng-umat-hindu-klaten-diimbau-tak-golput">(NKRI)</a>. Pancasila menjadi imunitas bagi masyarakat Indonesia.</p><p>Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) PP Jawa Tengah Bambang Eko Purnomo mengatakan organisasinya sedang menyegarkan struktur dari pusat hingga ke daerah. &ldquo;Jadi kami berharap Rapat Pimpinan Cabang ini menjadi angin segar untuk kemajuan masyarakat,&rdquo; kata dia.</p>


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten