Kategori: Nasional

Ganjar Pranowo Dorong Industri Media Inovatif & Kreatif Hadapi Disrupsi


Solopos.com/Rayful Mudassir

Solopos.com, JAKARTA — Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengurai tantangan industri media di era disrupsi masa kini. Industri media massa Indonesia disebutnya memerlukan inovasi dan kreativitas dalam mengelola konten.

Paparan itu disampaikannya saat peringatan Hari Pers Nasional secara daring, Ganjar Pranowo mengemukakan tantangan pers saat ini dengan adanya agenda bisnis yang mengesampingkan agenda media, publik dan kebijakan. Selain itu, dari sisi demokrasi adanya tuntutan keterbukaan di tengah maraknya kabar bohong dan malinformasi.

Baca Juga: Pesawat CN235 Diminati Mancanegara, Ke Mana Saja Pasarnya?

Industri media menurut Ganjar Pranowo juga menghadapi digitalisasi dengan munculnya jurnalis berbasis warga. “Tanyangan pers masa kini tampaknya mendapatkan tekanan yang luar biasa dan [dituntut] mencari jalan keluar agar dapat survive,” katanya, Selasa (8/2/2021).

Lebih lanjut, untuk menjawab tantangan tersebut, Pers wajib berinovasi dan kreatif dalam pemilihan konten dan agenda media. Bahkan saat ini industri media berhadapan dengan kabar yang cepat beredar di media sosial termasuk platform berbagai video Youtube.

Berita Kredibel

Ganjar Pranowo menuturkan bahwa pihaknya beberapa kali merespons kabar di media mainstream. Di sisi lain, media umum kerap mencuplik informasi yang disebar di media sosial.

Dia menyebut pers perlu mengembangkan penyebaran media agar tetap eksis. Awak media massa juga mesti kredibel dalam memberitakan kabar tertentu termasuk berjenis indept reporting maupun berita investigatif hasil investigative journalism.

Baca Juga: Mengeluh Punya Haters ke Fiki Naki, Mata Dayana Berkaca-Kaca...

“Kemudian tentu meningkatkan profesionalitas dan kompetensi. Yang terakhir ini makin banyak kita melihat. Saya orang yang ditanya oleh wartawan, maka kualitas wartawan akan ketahuan.”

“Ini terlatih atau tidak, ini membaca atau tidak, ini kemudian kira-kira pesenannya siapa ya pertanyaannya, ini menjadi profesionalitas dan kompetensinya menjadi nampak,” katanya.

KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Solopos

Share
Dipublikasikan oleh
Rahmat Wibisono