Ganjar Minta Kalangan Akademisi Lebih Aktif Lapor Gub!

 Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

SOLOPOS.COM - Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

Semarangpos.com, SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, meminta kalangan akademisi, terutama mahasiswa untuk lebih aktif dalam menyampaikan laporan atau keluhan terkait kondisi lingkungan atau masyarakat di sekitarnya melalui aplikasi Lapor milik pemerintah.

Ganjar mengaku pada aplikasi Lapor Gub! yang dikelolanya tingkat keikutsertaan kalangan akademisi, terutama mahasiswa masih sangat minim. Oleh karenanya ia pun mendorong agar mahasiswa turut berperan aktif memberikan informasi maupun pelaporan dalam aplikasi tersebut agar dapat segera tertangani.

“Kalau untuk mahasiswa memang masih sedikit. Makanya perlu kita dorong dengan kegiatan semacam ini,” ujar Ganjar saat dijumpai wartawan sesuai mengisi acara Diskusi Panel Pelayanan Publik, Lapor! Goes to Campuss di Gedung Prof. Soedharto, Universitas Diponegoro (Undip), Kota Semarang, Selasa (10/9/2019).

Ganjar mengatakan aplikasi Lapor Gub! terbukti efektif dalam menampung aspirasi maupun keluhan masyarakat. Pihaknya jadi tahu kondisi atau permasalahan yang tengah dihadapi warga di berbagai wilayahnya dan segera mencarikan solusi.

Dengan semakin meningkatnya laporan yang masuk dalam kanal atau aplikasi Lapor Gub! itu juga membuktikan betapa mulai kritisnya masyarakat terhadap kondisi di sekitar. Selama tiga tahun terakhir, ia bahkan mencatat aduan atau laporan yang masuk melalui kanal Lapor Gub! terus mengalami peningkatan.

Pada 2017, total aduan yang masuk mencapai 11.353 laporan. Jumlah ini sempat mengalami penurunan pada 2018, menjadi 6.340 laporan. Namun, pada 2019 jumlah tersebut kembali meningkat mencapai 9.408 laporan, terhitung hingga bulan September.

“Untuk 2019 ini yang masuk melalui aplikasi Android mencapai 2.142 laporan, Instagram mencapai 2.086 laporan, lewat SMS Lapor Gub sebanyak 1.744 laporan, Facebook 1.413 laporan, website 1.275 laporan, Twitter 694, dan kanal lain sekitar 54 laporan,” tutur Ganjar.

Ganjar pun berharap laporan ini terus bertambah seiring dinamika yang terjadi di dalam masyarakat. Dengan adanya media penyampaian itu pun tentunya juga berpengaruh pada kinerja birokrasi yang ada di instansi pemerintah.

“Birokrasi jadi berubah loh sekarang. Sekarang Eselon 1 dan Eselon 2 mau meladeni keluhan masyarakat enggak pakai malas. Birokrasi digital dan birokrasi casual inilah yang akan kita wujudkan. Masyarakat bisa langsung mengadu ke gubernurnya, tanpa bertemu secara formal. Cukup nge-twitt di medsos,” ujar Ganjar.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Berita Terkait

Berita Terkini

Menimba Air, Warga Tasikmadu Karanganyar Temukan Jasad Orang di Dalam Sumur

Jasad warga Pandeyan, Tasikmadu, Karanganyar, ditemukan di dalam sumur oleh tetangga rumah kontrakannya, Kamis (23/9/2021).

Ini Dia Galaxy M22, HP Baru Samsung Harga Rp2 Jutaan

Samsung Galaxy M22 resmi hadir di Indonesia dan bakal dijual secara flash sale akhir bulan nanti.

Bersepeda, Wali Kota Madiun Semangati Warga dan Salurkan Bantuan

Kegiatan bersepeda itu selain menjadi sarana untuk menyemangati masyarakat juga untuk memastikan warga patuh protokol kesehatan.

Satpol PP Wonogiri Kurangi Patroli PPKM pada Malam Hari, Ini Alasannya

Satpol PP Wonogiri mengurangi patroli keliling pada malam hari selama PPKM level 3 namun lebih intensif pada siang hari.

Waduh! Squid Game Dianggap Jiplakan As the Gods Will, Bagaimana Faktanya?

Drama Korea teranyar Netflix, Squid Game, dituduh jiplakan film Jepang, As the Gods Will.

Resmi Diperkenalkan di Jateng-DIY, All New Honda BR-V Siap Mejeng di Solo dan Jogja

All New Honda BR-V dengan 5 varian dan pilihan warna ini dibanderol dengan harga on the road (OTR) di Jateng-DIY mulai Rp260 juta.

Gapoktan Jateng Berkomitmen Kuatkan Lumbung Pangan Masyarakat

Menjaga ketersediaan dan akses pangan perlu dilakukan dengan penguatan cadangan pangan melalui kegiatan lumbung pangan masyarakat (LPM).

Wuzz! Puting Beliung Sapu Kerjo Karanganyar, Atap 3 Rumah Warga Beterbangan

Atap tiga rumah warga Desa Tawangsari, Kerjo, Karanganyar, beterbangan disapu puting beliung yang melanda wilayah itu, Kamis (23/9/2021).

Berstatus Ayah-Anak, Gibran Ternyata Juga Mesti Buat Janji Dulu untuk Ketemu Presiden Jokowi

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka ternyata mesti membuat janji dulu jika ingin bertemu ayahnya, Presiden Jokowi.

Dari Teman, Kini SBY dan Yusril Saling Berhadapan

Yusril berpendapat jangan ada partai yang dibentuk dan dikelola 'suka-suka' oleh para pendiri atau tokoh-tokoh penting yang dilegitimasi oleh AD/ART.

Gokil! Pengusaha Batam Beli Kantong Udara Las Vegas Arief Muhammad Rp210 Juta!

Deal pembelian kantong berisi udara Las Vegas Arief Muhammad lewat penawaran di media sosial.

Babak Akhir Kasus Perusakan Nisan Makam Polokarto Sukoharjo, Pengurus dan Ahli Waris Bertemu

Kasus perusakan batu nisan makam di Permakaman Muslim Polokarto, Sukoharjo, berakhir setelah ahli waris dan pengurus dipertemukan.

Vaksinasi Anjing dan Kucing Cegah Penularan Rabies di Solo

VaksinasiĀ rabies secara gratis diberikan kepada hewan penularĀ rabies

Warga Sragen Jual Obat Terlarang Hingga Ratusan Butir per Hari, Pembeli Mayoritas Anak SMA

Aparat Satuan Narkorba Polres Sragen kembali menangkap seorang pengedar obat-obatan berbahaya.