Ganjar Instruksikan Bupati Pemalang Perbaiki Jalan Rusak

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menginstruksikan kepada Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo untuk segera menanggapi keluhan warga terkait rusaknya jalan antar kabupaten di Pemalang.

 Ketua Baznas Jateng, KH Ahmad Daroji (kiri) dan Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, saat diwawancari wartawan saat penyerahan bantuan 60 ton oksigen di Kantor Pemprov Jateng. (Semarangpos.com-Humas Pemprov Jateng)

SOLOPOS.COM - Ketua Baznas Jateng, KH Ahmad Daroji (kiri) dan Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, saat diwawancari wartawan saat penyerahan bantuan 60 ton oksigen di Kantor Pemprov Jateng. (Semarangpos.com-Humas Pemprov Jateng)

Solopos.com, PEMALANG — Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menginstruksikan kepada Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo untuk segera menanggapi keluhan warga terkait rusaknya jalan antarkabupaten di Pemalang.

Mengutip unggahan di laman Instagram @info.pemalangselatan, Senin (2/8/2021),  yang mengunggah screenshot dari situs Okezone.com, banyak jalan di Kabupaten Pemalang yang rusak dan salah satunya Jalan Di Panjaitan yang rusak parah karena sudah lama tidak diberbaiki.

Dalam wawancaranya dengan media, Ganjar mengatakan bahwa dirinya sudah menyampaikan kepada Bupati setempat untuk meninjau ke lapangan terkait jalan yang rusak tersebut. Menurutnya, Jalan Raya D.I. Panjaitan di Kabupaten Pemalang yang mengalami kerusakan cukup parah tersebut merupakan jalan kabupaten. Oleh karena itu pihaknya meminta kepada Bupati Pemalang agar segera mengambil langkah dan peninjauan di lokasi tersebut.

Baca Juga : Wisata Kedung Bening Pemalang, Suguhkan Pengalaman Seperti di Martvili Canyon Georgia

Sementara itu, Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo saat dikonfirmasi melalui pesan whatsapp belum memberikan tanggapan apa pun mengenai jalan rusak diwilayahnya. Sebelumnya, seperti yang sudah diberitakan di Solopos.com, rusaknya sejumlah ruas jalan ini menjadi bendera merah yang diberikan kepada Bupati Pemalang dari warga.

Disebutkan pula, selama 100 hari sejak dilantik, Bupati Pemalang hingga kini belum bisa merealisasikan janjinya untuk memperbaiki sejumlah ruas jalan yang rusak. Terhitung secara presentase, hampir 50% ruas jalan di Kabupaten Pemalang masih mengalami kerusakan.

Karena belum bisa merelalisasikan proyek perbaikan jalan ini, Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo bersama wakilnya Mansur Hidayat pada 24 Mei silam telah melakukan permintaan maaf secara terbuka di Gedung DPRD Kabupaten Pemalang.

Baca Juga : Curug Sidok Pemalang, Keasrian Alamnya Bantu Refresh Pikiran

Dalam permintaan maafnya, Mukti Agung menjelaskan bahwa ada beberapa hal yang harus dilakukan di lingkup internal birokrasi yang berkaitan dengan APBD dan adanya refocusing anggaran sehingga belum bisa digunakan untuk program prioritasnya, salah satunya adalah perbaikan ruas jalan.

Pasangan Bupati dan Wakil Bupati itu juga mendapat cibiran dari netizen di Instagram melalui unggahan video saat pasangan Kepala Daerah tersebut sedang melakukan kunjungan kerja di Desa Cikendung, Kecamatan Pulosari dan memainkan tarian Jaran Ebeg. sejumlah netizen berkomentar menyindir mengenai ruas-ruas jalan di beberapa daerah yang masih rusak.

Sementara itu, dilansir dari situs  Pemalangkab.go.id, kondisi ruas jalan yang rusak di Kabupaten Pemalang sebenarnya sudah menjadi agenda prioritas Pemkab Pemalang.  Kabid Bima  Marga Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Pemalang Joko Tri Asmoro dalam hal ini telah melakukan perencanaan perbaikan sejumlah ruas jalan sejak Maret 2021.

Baca Juga: Rest Area di Pemalang Ini Rupanya Markas Kera Ekor Panjang

Joko juga menjelaskan untuk penanganan jalan melalui pengadaan yang bersifat pemeliharaan nilainya kurang lebih sebesar Rp200 juta yang mencakup sekitar 244 ruas jalan rusak di beberapa kecamatan

Sedangkan pengerjaan jalan jenis lelang menghabiskan dana berkisar antara  Rp2,5 miliar hingga Rp6 miliar yang mencakup semua ruas jalan antar kecamatan yang ada di Kabupaten Pemalang. Rencananya pengerjaan ini dijadwalkan  pada  Mei 2021 lalu namun ternyata belum terealisasi.

Joko menambahkan bahwa semua ruas jalan kabupaten nantinya diperbailki tapi tidak bisa tuntas karena anggaran tidak mencukupi untuk mengerjakan ruas jalan rusak yang total panjangnya mencapai 333,29 km jalan kabupaten dari total jalan keseluruhan 765,72 kilometer.

Berita Terkait

Espos Premium

Peneliti Asal Indonesia Menuju Penemuan Penting Energi Terbarukan

Peneliti Asal Indonesia Menuju Penemuan Penting Energi Terbarukan

Pemerataan akses listrik di Indonesia bisa banyak terbantu dengan teknologi panel surya. Teknologi ini ramah lingkungan dan bisa dibangun di banyak tempat dan banyak pulau di Indonesia.

Berita Terkini

KLHK Pantau Keberadaan Macan Tutul di Pegunungan Lasem Rembang

Selain dugaan keberadaan macan tutul, ada pula hewan terancam punah lainnya di Pengunungan Lasem Rembang.

Pemkab Grobogan Fasilitasi Swab Antigen Peserta Tes CPNS

Link pendaftaran swab antigen bagi peserta tes CPNS sudah diunggal melalui akun Instagram BKPPD Grobogan.

Fix! Dokter Cabul di Semarang yang Campurkan Sperma ke Makanan Istri Teman Idap Kelainan Jiwa

Dokter berinisial DP, 31, yang menjadi tersangka kasus asusila karena mencampurkan sperma ke makanan istri temannya di Semarang dinyatakan mengidap kelainan jiwa.

Bioskop di Kudus Dibuka Kembali, Ini Syarat Bagi Penonton

Berada pada PPKM level 2, Kabupaten Kudus mengizinken bioskop buka dengan protokol kesehatan ketat bagi penonton.

1.681 Ibu Hamil di Kendal Sudah Ikut Vaksinasi Covid-19

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kendal, Wynee Frederica meminta ibu hamil yang ada di wilayahnya untuk tidak takut vaksinasi.

Silaturahmi ke Kediaman Habib Luthfi Pekalongan, Airlangga: Beliau Orang Tua Kita

Ketua Umum Partai Golongan Karya (Golkar) Airlangga Hartarto sowan ke kediaman Maulana Al-Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya atau Habib Luthfi.

Bikin Penasaran! Wisata Curug Sirawe Batang Tawarkan Pesona Aliran Air Panas dan Dingin Terjun Bersama

Wisata Curug Sirawer Batang memiliki keunikan yakni curug air panas yang bersuhu tinggi dan satu curug bersuhu sangat dingin mengucur bersamaan.

Sudah Punya 20, Kota Semarang Bakal Ketambahan 4 Rumah Sakit Anyar, Mana Saja?

Akan ada empat rumah sakit (RS) baru di Kota Semarang. Dengan tambahan rumah sakit ini diharapkan bisa mengakomodasi pasien Covid-19 yang banyak.

Istana Konglomerat Pertama Asia Tenggara di Semarang Kini Jadi Perkantoran, Ini Lokasinya!

Dahulu memiliki luas hingga 81 ha, istana konglomerat Asia Tenggara di Semarang kini berubah jadi perkantoran. Kira-kira di mana lokasinya?

Ganjar Sebut Jateng Segera Bentuk Brinda, Ini Fungsinya

Usulan pembentukan Brinda ini bahkan sudah masuk dalam pembahasan antara Pemprov Jateng dengan DPRD Jateng dalam rapat paripurna.

Hubungan Tak Direstui, Pemuda di Grobogan Nekat Gantung Diri

Cerita keluarga hubungan korban tidak direstui orang tua kekasihnya diduga itu yang membuat pemuda di Grobogan gantung diri.

JoMan Usung Ganjar Jadi Capres, Ini Reaksi Gubernur Jateng

Selama ini, Ganjar memang terkesan acuh setiap ditanya perihal dukungan sejumlah kelompok terkait pencalonannya sebagai presiden pada Pilpres 2024.

Innalillahi, 99 Anak Salatiga Kehilangan Orang Tua Gegara Covid-19

Catatan Pemkot Salatiga, sejak awal pandemi hingga Agustus 2021, sudah ada 99 anak di Salatiga yang kehilangan orang tuanya karena terpapar Covid-19.

Tim Basket Satya Wacana Saints Salatiga Umumkan Pergantian Pelatih

Mantan kapten tim SWSS musim 2010-2011 yaitu Jerry Lolowang terpilih sebagai pengganti Efri Meldi.

Rekonstruksi Pembunuhan Taruna PIP Semarang Digelar, Polisi Temukan Fakta Baru

Polisi menggelar reka ulang penganiayaan taruna PIP Semarang oleh senior yang berujung kematian. Ada sejumlah fakta baru yang terungkap.