Ganjar Disomasi Terkait PPDB, Rudy: Malah Terkenal

Rudy, panggilan akrabnya justru menilai somasi terhadap Ganjar sebagai sesuatu yang bagus karena akan membuat Ganjar kian terkenal. 

 Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengikuti flashmob menari tari Gatotkaca massal dalam acara Gending Bung Karno di depan Kantor Bank Jateng Solo. (Istimewa/Humas Pemprov Jateng)

SOLOPOS.COM - Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengikuti flashmob menari tari Gatotkaca massal dalam acara Gending Bung Karno di depan Kantor Bank Jateng Solo. (Istimewa/Humas Pemprov Jateng)

Solopos.com, SOLO — Somasi yang dilayangkan seorang warga Solo, Bambang Ary Wibowo, kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo terkait PPDB mendapat respons dari Ketua DPC PDIP Solo, F.X. Hadi Rudyatmo, Sabtu (2/7/2022).

Rudy, panggilan akrabnya justru menilai somasi terhadap Ganjar sebagai sesuatu yang bagus karena akan membuat Ganjar kian terkenal.

PromosiBorong Penghargaan, Tokopedia Jadi Marketplace Favorit UMKM

“Ya malah apik ta nek disomasi, malah terkenal maneh,” ujar dia.

Rudy mengakui langkah somasi boleh-boleh saja ketika dilakukan dengan adanya hal mendasar. Tapi dia mengingatkan zonasi PPDB adalah aturan Kemendikbudristek.

Baca Juga: Banyak Anak Solo Jadi Korban Sistem PPDB SMA, Ganjar Pranowo Disomasi

Selain itu menurut Rudy, sekolah menengah atas (SMA) negeri dan sekolah menengah kejuruan (SMK) negeri adalah kewenangan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng. Sehingga dia menilai mestinya somasi berjenjang.

“Kalau mau mensomasi ya tahapane cetha, kepala dinas sik sing disomasi, ora Gubernur sik. Gubernur itu manajerial semua dinas, sehingga bicara masalah kebijakan, itu yang dibuat dinas yang disetujui gubernur,” kata dia.

Rudy juga menilai sebuah somasi yang dilayangkan tanpa adanya bukti-bukti kesalahan tidak akan berdampak banyak.

Baca Juga: Di Depan Rudy, KIB Solo Dukung Ganjar Pranowo sebagai Capres

“Yang namanya somasi itu kalau tidak punya bukti-bukti yang kongret, percuma gur dadi somasi tok,” urai dia.

Diberitakan Solopos.com sebelumnya, orang tua dari calon peserta penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMA di Kota Solo yang juga pengacara Firma Hukum Bambang Ary Wibowo SH akan melayangkan surat somasi kepada Gubernur Ganjar Pranowo.

Langkah itu akan dilakukan lantaran anaknya menjadi korban sistem pelaksanaan penerimaan peserta didik baru SMA negeri di Solo.

Anak-anak di wilayah Pasar Kliwon dan Laweyan tidak memiliki kesempatan untuk menempuh pendidikan di jalur SMA negeri.

Baca Juga: Prabowo, Anies dan Ganjar Maju Capres, Wapres dari Kelompok Islam

Mereka terkendala jarak untuk bisa masuk ke sekolah yang dituju. Persebaran SMA Negeri di Solo saat ini belum merata. Ada delapan SMA Negeri di Solo.

Tapi tidak ada yang berada di Pasar Kliwon dan Laweyan. Sebanyak lima SMA Negeri justru berada di Banjarsari.

Sedangkan tiga SMA Negeri lainnya di Jebres dua sekolah dan di Serengan satu sekolah.

“Ketidakadilan itu mendorong saya melayangkan surat ke Ombudsman, dan kami berterima kasih karena sudah direspons tiga hari kemudian,” ujar dia, Jumat (1/7/2022).

Baca Juga: Kunjungi Klaten, Sandiaga Uno Senggol Nama Ganjar Lagi Jadi Buah Bibir

Bahkan menurut Bambang, Ombudsman sudah mengusulkan agar wilayah kecamatan di Solo yang tidak memiliki SMA Negeri agar dimasukkan zona khusus.

Namun langkah itu belum diambil sejauh ini lantaran diduga tidak adanya keberanian dari pengelola SMA Negeri.

Padahal, Bambang menjelaskan, ada payung hukum untuk melakukan tindakan diskresi.

“Sayangnya hal itu tidak dilakukan oleh dinas terkait, dan justru memilih untuk melakukan pembiaran. Payung hukum itu yakni Permendikbud No. 1/2021 tentang PPDB,” kata dia.

Baca Juga: Picu Protes, Terjadi Pergeseran Ranking Besar-Besaran di PPDB SMKN Solo

Di Pasal 44 dijelaskan, pemerintah daerah menyusun dan menetapkan kebijakan PPDB dengan berpedoman pada ketentuan dalam Permendikbud itu.

Sehingga, Bambang menafsirkan, pemerintah daerah diberi kewenangan untuk melakukan diskresi.

Menurut dia, semestinya SK Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng Nomor 420/15828 tentang Zonasi Khusus PPDB SMAN di Jateng Tahun 2022-2023 direvisi dengan menambahkan ketentuan bahwa Pasar Kliwon dan Laweyan masuk zonasi khusus.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      2 Jam Tanpa Jeda Hipnotis Ribuan Fans, Dream Theater: Thank You Solo!

      Grup band rock asal Amerika Serikat, Dream Theater, suskes menghibur para penggemarnya dalam konser di area parkir Stadiona Manahan Solo selama dua jam tanpa jeda.

      Konflik Rusia Sebabkan Harga Pupuk di Sukoharjo Naik, Kok Bisa?

      Harga pupuk nonsubsidi di sejumlah daerah fluktuatif karena bahan baku yakni salah satunya fosfat harus diimpor dari Rusia.

      Dream Theater Konser di Solo, Pengendara Motor Berhenti untuk Menikmati

      Warga dan pengendara motor berbondong-bondong datang dan berhenti sekadar untuk menikmati cahaya lampu dan suara konser Dream Theater dari luar Stadion Manahan Solo, Rabu (10/8/2022) malam.

      Banjir Hadiah, Petani Sukoharjo Serbu ODP Pupuk Petrokimia Gresik

      Bersamaan dengan ulang tahun ke-50, PT Petrokimia Gresik menggelar program promosi pupuk yakni one day promotion (ODP) serentak di 50 kios yang tersebar di 19 provinsi, Rabu (10/8/2022).

      Kronologi Pekerja Meninggal di Pabrik Bata di Sragen, Terjepit Konveyor

      Polisi menyebut kematian pekerja di pabrik bata ringan di Kecamatan Sambungmacan, Sragen adalah kecelakaan kerja. Korban yang asal Blitar, Jatim meninggal setelah terjepit konveyor.

      Konser Dream Theater, Gibran Datang saat Lagu The Ministry Of Lost Soul

      Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka datang ke konser Dream Theater di Manahan, Solo, pada pertengahan lagu kedelapan.

      Akademisi Dukung Revisi Perbup Karanganyar tentang Perangkat Desa

      Kebijakan pengajuan dua nama peserta seleksi calon perangkat desa di Karanganyar harus didasarkan pada skor tertinggi hasil tes dinilai bisa mengeliminasi potensi terjadinya KKN.

      Curhat Penjual Bendera di Klaten, Pembeli Sering Ngawur saat Menawar

      Penjualan bendera dan umbul-umbul di Klaten menjelang HUT Kemerdekaan RI tahun 2022 dinilai sepi.

      7.000-an Unit Rumah Subsidi akan Dibangun di Boyolali, Wilayah Mana?

      Di Boyolali akan dibangun lebih dari 7.000 rumah bersubsidi. Rumah tersebut akan tersebar di sejumlah kecamatan.

      The Alien Buka Konser Dream Theater Buka Konser di Stadion Manahan Solo

      Dream Theater membuka konser di area parkir Stadion Manahan Solo pada Rabu (10/8/2022) pukul 20.00 WIB dengan lagu berjudul The Alien.

      Ini Kisah Unik Joko Tingkir dan Perahu Peninggalannya di Sragen

      Makam Joko Tingkir menjadi salah satu tempat di Sragen yang banyak dikunjungi peziarah. Peninggalannya yang berupa bongkahan kayu bekas perahunya pun masih menjadi daya tarik pengunjung untuk datang.

      5 Desa Ini akan Dilintasi Pipa Transmisi Bendungan Pidekso Wonogiri

      Proyek pembangunan intake dan pipa transmisi air baku Bendungan Pidekso Wonogiri sudah dalam tahap pengerjaan fisik.

      Kreatif! Warga Ampel Boyolali Bikin Tulisan Penyemangat di Pagar

      Saat memasang umbul-umbul sudah sangat mainstream, warga RT 01/RW 07, Dusun Tumpak, Desa Sidomulyo, Kecamatan Ampel, Boyolali punya cara lain untuk menghiasi lingkungan mereka di momentum HUT ke-77 Kemerdekaan RI ini.

      Hasil Tangkapan Ikan di WGM Wonogiri Terus Menurun, Nelayan: Tak Lazim!

      Hingga pekan kedua Agustus 2022, ikan hasil tangkapan nelayan di Waduk Gajah Mungkur (WGM) Wonogiri masih minim.

      Lomba Lari Sangirun 2022 Bakal Beda dan Lebih Menarik, Catat Jadwalnya

      Kemendikbudristek menjanjikan ada yang beda pada lomba lari Sangirun 2022 ini. Selain itu jumlah pesertanya ditambah lebih dari dua kali lipat.