Tutup Iklan -->
Ganjar Ajak Santri Revitalisasi Semangat Resolusi Jihad, Begini Langkahnya...
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersama Wakil Gubernur Taj Yasin dan Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf pada acara Jateng Bershalawat, Selasa (16/10/2018) malam. (Antara-Humas Pemprov Jateng)

Semarangpos.com, SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengajak para santri melakukan resolusi jihad yang kekinian atau yang sesuai dengan perkembangan zaman. Santri zaman now menurutnya harus berjihad melawan terorisme, radikalisme, kebodohan, hoaks, ujaran kebencian, narkotika, pornografi, dan semacamnya.

"Kalau dulu resolusi jihadnya untuk melawan penjajah, maka sekarang resolusi jihad para santri harus kekinian, yakni jihad melawan terorisme, radikalisme, melawan kebodohan, melawan hoaks, ujaran kebencian, narkotika, pornografi, dan lain sebagainya," katanya di Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin (22/10/2018).

Hal tersebut disampaikan Ganjar Pranowo saat berpidato di hadapan ribuan santri dari berbagai wilayah di Provinsi Jateng yang mengikuti upacara peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2018 di Lapangan Pancasila, Kawasan Simpang Lima Semarang. Menurut Ganjar, para santri harus bisa berjihad untuk melawan musuh-musuh kekinian dengan sekuat tenaga.

Sesuai dengan tema peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2018 yakni "Bersama Santri Damailah Negeri", kata Ganjar, maka saat inilah menjadi momentum santri sebagai pelopor perdamaian. "Bagaimana caranya? Sing waras aja ngalah, harus hadir dan melawan hoaks, ujaran kebencian, melawan pihak-pihak yang merongrong negeri ini. Mari kita lawan sebagai bentuk jihad melawan musuh-musuh saat ini," ujarnya.

Selain itu, santri yang mempunyai peranan besar dalam upaya merebut dan mempertahankan kemerdekaan, serta membangun Indonesia harus melanjutkan semangat para ulama dan kiai terdahulu untuk membangun peradaban menjadi lebih baik. "Santri harus terlibat dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan negara, apalagi tadi sudah dibacakan ikrarnya, saya sampai merinding mendengar ikrar para santri yang siap jiwa dan raga mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia dari pihak-pihak yang akan merongrong negeri ini, serta siap membangun negeri ini menjadi lebih baik," katanya.

Upacara peringatam HSN 2018 juga dihadiri sejumlah pejabat penting lainnya, seperti Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen, Kapolda Jateng Irjen Pol. Condro Kirono, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Wuryanto, Sekda Jateng Sri Puryono, serta jajaran Forkompinda Provinsi Jateng, dan Kota Semarang. Pada upacara tersebut juga diberikan sejumlah hadiah bagi pemenang aneka perlombaan yang digelar dalam rangka HSN 2018 dan penyerahan bantuan pembangunan lembaga-lembaga keagamaan di Jateng.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho