Gandeng Unicef, Setara Semarang Kenalkan Aplikasi Primero ke Solo & Klaten
Peserta pelatihan aplikasi Primero dari Unicef di Klaten, Rabu (19/12/2018). (Istimewa-Yayasan Setara Semarang)

Semarangpos.com, SEMARANG — Yayasan perlindungan anak yang berbasis di Kota Semarang, Setara, bekerja sama dengan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Solo dan Kementerian Sosial (Kemensos) menggelar pelatihan penggunaan aplikasi Primero kepada para pekerja sosial Pusat Layanan Kesejahteraan Sosial Anak Integratif (PLKSAI) di Solo dan Klaten, Rabu (19/12/2018).

Primero merupakan aplikasi berbasis komputer dan android uang dikembangkan badan organisasi PBB, United Nations Children’s Fund (Unicef) bersama Kemensos. Aplikasi itu berfungsi mencatat informasi penanganan kasus dan masalah kesejahteraan anak.

Aplikasi ini diyakini mampu mempermudah dan mempercepat proses pelayanan kesejahteraan anak, serta mempermudah dan meningkatkan aktualitas pengelolaan informasi secara sistematis, terukur, dan integratif.

“Pelatihan ini untuk persiapan penggunaan Primero secara penuh dan memperkuat layanan PLKSAI Solo dan Klaten mulai 2019,” jelas Koordinator Program Yayasan Setara Semarang, Bintang, dalam keterangan resmi.

Sejak tahun 2015, Yayasan Setara Semarang bekerja sama dengan Unicef dan Kemensos untuk mengembangkan PLKSAI untuk memenuhi layanan kesejahteraan sosial, kesehatan, pendidikan secara integratif bagi semua anak yang rentan hidup di jalanan di Kota Solo dan Klaten.

“PLKSAI di Solo dan Klaten merupakan percontohan. Kami juga tengah melakukan uji coba di Tulungagung, Jawa Timur, Gowa, dan Makassar,” imbuh Spesialis Perlindungan Anak dari Unicef, Naning Julianingsih.

Selain untuk mencatat proses penanganan kasus, Primero juga berfungsi sebagai alat penyimpanan data hasil asesmen kesejahteraan anak, asesmen kebutuhan keluarga, dan asesmen risiko yang dapat dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang menjadi mitra PLKSAI dalam pemberian layanan dan penanganan kasus anak.

Anna, Sakti Peksos dari Kabupaten Klaten, mengatakan keberadaan PRIMERO sangat membantu.

“Kita dapat mencetak laporan sosial secara lengkap atau sebagian untuk dipakai petugas medis atau aparat penegak hukum dalam menangani kasus anak,” jelas Anna.

Staf Technology for Development (T4D) Unicef, Made Suwancita, mengatakan kelebihan Primero adalah data yang actual dan terintegrasi mulai dari kabupaten/kota hingga pusat. Selain itu, kerahasiaan data kasus anak juga tersimpan secara ketat.

“Pengguna Primero adalah pekerja dan manajer kasus di PLKSAI. Akses menggunakan password bagi masing-masing pengguna. Hanya pekerja sosial sebagai case worker, dia yang akan menentukan informasi apa bisa diberikan ke lembaga yang membutuhkan,” ujar Made.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom