Gandeng Ijo Organik, PSC Bagikan 110 Paket Sembako di Kampung Lansia Karanganyar
Eksternal Relations Ijo Organik, Khusnul Amalin (mengenakan kerudung), didampingi Camat Jumantono, Sutrisno (kanan), Kepala Desa Sedayu, Sunarso (tengah), menyerahkan bantuan kepada warga lansia di Kampung Lansia Desa Sedayu, Kecamatan Jumantono, Kamis (13/8/2020). (Solopos.com-Sri Sumi Handayani)

Solopos.com, KARANGANYAR--Komunitas di Kabupaten Karangangar yang bergerak di bidang sosial, Pejuang Sosial Community (PSC), kembali menunjukkan kepedulian kepada warga lanjut usia (lansia).

Kali ini, di masa pandemi Covid-19, mereka membagikan paket sembako dan susu organik. Sasaran mereka masih warga lansia di Kampung Lansia, Desa Sedayu, Kecamatan Jumantono pada Kamis (13/8/2020). Mereka menggandeng salah satu perusahaan yang peduli terhadap bahan pangan dan produk olahan organik, Ijo Organik.

Kampung Lansia diinisiasi kali pertama di Dusun Wates, Desa Sedayu, Kecamatan Jumantono sekitar dua tahun lalu. Salah satu pertimbangan utama menggagas Kampung Lansia adalah prihatin terhadap kondisi lansia. Mereka hendak menyampaikan pesan kepada masyarakat agar peduli terhadap warga yang rentan secara sosial, ekonomi, dan kesehatan itu.

Kembali Kritik Jokowi, Amien Rais Bicara Politik Belah Bambu hingga Koncoisme

PSC rutin menyelenggarakan kegiatan bakti sosial menggandeng sejumlah pihak yang juga menaruh perhatian kepada lansia. Kali ini memanfaatkan momen HUT ke-75 Kemerdekaan RI, PSC bersama Ijo Organik membagikan 110 paket sembako dan susu kambing organik kepada 110 orang lansia di Kampung Lansia.

Ketua PSC, Marfuah Dwi Nuryati, menyampaikan bantuan sosial masih menyasar kaum lansia dengan berbagai kondisinya saat ini.

"Bantuan sembako ini diberikan dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan RI. Bantuan ini 110 paket. Kami menggandeng Ijo Organik. Dari PSC juga menyiapkan sejumlah paket sembako yang dibeli dari uang kas komunitas," ujar dia.

Ingat! Jelang 17-an, Pendaki Gunung Lawu Dibatasi 350 Orang Per Jalur Pendakian

Marfuah mengaku bahagia sekaligus trenyuh melihat lansia masih produktif dan berdaya. Seperti dua lansia di Dukuh Karang, RT 001/RW 002, Yoso Sutarno, 77, dan Karmi 73. Dua lansia itu bekerja di sawah hingga pandemi Covid-19 menyebar ke Indonesia. Yoso memutuskan membuat kerajinan dari plastik yang dianyam.

"Wiwit corona sampun ndamel [sejak Corona sudah membuat]. Kathah sing pajeng [laku banyak]. Kula mundhut rong karung saking Dukuh Sembuh, Kecamatan Jumapolo [beli bahan dari Dukuh Sembuh, Kecamatan Jumapolo]. Rp75.000 per sak. Per sak dados 25 keranjang [setiap sak bahan bisa dibuat 25 keranjang]. Regine Rp25.000 ngantos Rp50.000 [harga berkisar Rp25.000 sampai Rp50.000 per keranjang]," ujar Yoso saat berbincang dengan wartawan seusai menerima bantuan paket sembako.

 

Lansia Berdaya

Bantuan lain diserahkan kepada janda veteran di Dukuh Wates RT 002/RW 008, Kasti, 100. Istri Bejo Djoyo Sukarto itu kini hanya tergolek di tempat tidur. Dia dirawat anak ragil atau anak ketujuh, Siswanto.

Tawangmangu Segera Miliki SMA Negeri, Ini Tiga Lokasi yang Dilirik

Kepala Desa Sedayu, Sunarso, menyampaikan di desanya masih banyak lansia yang berdaya. Rata-rata kondisi mereka di rumah sendiri. Sanak saudara, kerabat, maupun anak mereka merantau ke luar negeri untuk bekerja.

"Banyak yang masih berdaya. Mereka masih ke sawah dan tegal. Rata-rata ditinggal merantau ke luar negeri. Kalau perhatian dan bantuan dari pemerintah itu ada. Dalam bentuk sembako maupun uang. Ada program-program tertentu," jelas dia.

Di sisi lain, Eksternal Relation Ijo Organik, Khusnul Amalin, mengapresiasi kepedulian sejumlah pihak terhadap kaum rentan di masa pandemi Covid-19. Oleh karena itu mereka menyambut baik program bakti sosial menyasar lansia di Kampung Lansia, Desa Sedayu, Kecamatan Jumantono.

Bea Cukai Jateng-DIY Ungkap Rokok Ilegal Berselimutkan Cabai dan Kerupuk

"Kami berikan 110 paket sembako dan susu kambing organik. Dalam rangka peringatan Hari Veteran dan HUT ke-75 Kemerdekaan RI. Kami peduli lansia. Setiap paket berisi dua botol susu kambing organik jenis kambing etawa yang dipasteurisasi. Susu kambing organik ini tinggi kalsium dan mengandung antibiotik alami yang bagus untuk paru-paru. Cocok dan sesuai kebutuhan masyarakat utamanya lansia di tengah pandemi Covid-19," ujar Alin, sapaan akrabnya saat berbincang dengan wartawan, Kamis.

 

Berkelanjutan

Perusahaan Ijo Organik baru berjalan satu tahun. Tetapi mereka sudah berkiprah di bidang sosial. Contohnya mereka mengirimkan 500 cup atau kemasan gelas susu kambing organik untuk tenaga kesehatan di salah satu rumah sakit di Kabupaten Sukoharjo.

Bakti sosial lain melalui program CSR adalah memberikan 200-an cup atau kemasan gelas susu kambing organik kepada pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang dirawat di Rumah Sehat Barak Dalmas. Pembagian dilakukan setiap Jumat.

Amien Rais Kritik Jokowi Mainkan Politik Belah Bambu, Ini Tanggapan Jubir Istana

"Ke depan, kami berharap kerja sama ini kontinu. Kami terbuka bekerja sama dengan yang lain. Kami membayangkan program lain yang memungkinkan. Jadi enggak hanya berhenti sampai sini, bisa berkelanjutan. Kami mau pendampingan di tempat ini," tutur dia.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom