Gambar Terbaru Gadis Pembunuh Bocah Sawah Besar, Tak Lagi Menyeramkan
Gadis pembunuh Sawah Besar mengenakan wajah palsu karakter Sally Face (Instagram/@fe_nyann2460).

Solopos.com, JAKARTA — NF, gadis pembunuh bocah 5 tahun berinisial AP di Sawah Besar, Jakarta Pusat, kembali membuat gambar coretan pensil yang menggambarkan psikologisnya yang kali ini tak lagi menyeramkan. Perkembangan psikologis NF pun semakin membaik di Balai Rehabilitasi Anak Handayani, Bambu Apus, Jakarta Timur.

Gambar terbaru itu terekam dalam foto yang dilansir Suara.com dan bersumber dari Dirjen Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial Harry Hikmat. Dalam gambar terbaru yang dibuat NF itu, ada 2 sosok wanita dengan gaya anime Jepang.

Gadis Pembunuh Bocah Sawah Besar Diperkosa Paman & Pacar, Diancam Video

“Gambarnya sudah kembali ke gambar anak perempuan remaja. Gambar animasi perempuan cosplay dari Jepang. Perempuan yang indah,” kata Harry, Selasa (19/5/2020), menggambarkan gambar coretan gadis tersangka pembunuh bocah itu.

gambar gadis pembunuh bocah sawah besar
Gambar terbaru yang dibuat NF, pembunuh bocah di Sawah Besar. (Dok. Dirjen Rehabilitasi Sosial Kemensos)

Harry menyebut pekerja sosial di Balai Rehabilitasi Anak Handayani akan terus melakukan pendekatan personal kepada NF agar psikis anak tersebut kembali normal dan melupakan masa lalunya.

Gadis Pembunuh Bocah di Sawah Besar Hamil Diperkosa, Keluarga Menghilang

Salah satu cara yang digunakan adalah dengan terapi seni mengingat NF memiliki bakat yang baik dalam seni rupa. NF, kata Harry, selalu diberikan media menggambar seperti kertas, pensil, hingga cat untuk mewarnai. Gambar coretan pensil itu juga dijadikan media untuk mengetahui kondisi gadis tersangka pembunuh bocah tersebut.

“Kita sentuh dengan nilai-nilai keindahan, melalui terapi seni, jadi menggambar sekarang itu bagian dari proses terapi, terapi mengarahkan bakatnya. Artinya dia mencoba nanti membuat refleksi dalam dirinya bahwa ada hal positif di dunia ini yang bisa dia kerjakan,” jelas Harry.

Gambar Menyeramkan Gadis Pembunuh Sawah Besar: Tanda Psikopat dan Ketakutan

Menurut Harry, gambar menyeramkan yang dibuat NF sebelum menjadi pembunuh bocah AP adalah bentuk refleksi masa kelamnya. Dia adalah korban pemerkosaan oleh 3 orang dewasa terdekatnya, yakni dua paman dan seorang pacarnya.

“Beberapa gambar (waktu itu) menggambarkan situasi riil yang dialami kayak waktu diikat. Ada gambar yang menjulur ternyata itu gesper yang dipukulin sama pacarnya,” ucapnya.

Gambar-Gambar Coretan Gadis Pembunuh Sawah Besar, Menyeramkan!

Gambar itu semakin diperparah dengan referensi NF yang kerap menonton atau membaca tayangan kekerasan seperti The Slender Man dan Chucky.

Gambar Menyeramkan

Gambar coretan gadis NF menjadi perhatian setelah dia mengaku sebagai pembunuh bocah 5 tahun, AP, di rumahnya, Kamis (5/3/2020 pukul 16.00 WIB. AP tak lain adalah anak tetangga rumahnya di Sawah Besar, Jakarta Pusat.


Salah satu gambar penyiksaan yang digambar di buku harian pelaku saat ditampilkan di Polres Metro Jakarta Pusat, Sabtu (7/3/2020). (Suara.com/Alfian Winanto)

Sehari setelahnya, NF menyerahkan diri ke polisi. Dia dijerat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Polisi pun melakukan penggeledahan di rumah itu.

Status Facebook Gadis Pembunuh Sawah Besar: Ceritakan Jasad Korban di Lemari

Selain menemukan mayat bocah di dalam lemari pakaian tersangka pembunuh, polisi juga mendapati sejumlah gambar kartun yang digambar oleh gadis itu. Beberapa tokoh yang digambar dari Slenderman hingga gambar-gambar dan tulisan yang menggambarkan penyiksaan yang pernah dialami NF.

Berdasarkan perkembangan dalam rehabilitasi baru terungkap bahwa NF telah mengalami pelecehan dan kekerasan seksual oleh tiga orang. Mereka adalah dua paman (S, R) dan pacarnya (F) yang mengakibatkan kini NF hamil dengan usia kandungan 3,5 bulan.

Mengerikan! Remaja Pembunuh Bocah Sawah Besar Terinspirasi Film Chucky & Slender Man

Ketiganya telah menjadi tersangka di Polres Sawah Besar. Sedangkan NF akan segera menghadapi empat berkas kasus di pengadilan anak, tiga berkas dirinya sebagai saksi dan korban, satu berkas dirinya sebagai tersangka pembunuhan.

Sumber: Suara.com



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom