Gaji Abdi Dalem Keraton Jogja di Bawah UMR?

Jumlah gaji abdi dalem Keraton Jogja sangat sedikit, bahkan jauh di bawah UMR.

 Abdi dalem membawa uba rampe di Keraton Yogyakarta, Selasa (3/5/2022). (Harian Jogja/Ujang Hasanudin)

SOLOPOS.COM - Abdi dalem membawa uba rampe di Keraton Yogyakarta, Selasa (3/5/2022). (Harian Jogja/Ujang Hasanudin)

Solopos.com, JOGJA — Keraton Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat merupakan wilayah istimewa yang masih diakui kedaulatannya. Keraton Jogja memiliki sederet abdi dalem yang diberi gaji untuk mengurus segala keperluan.

Abdi dalem adalah orang yang sanggup menjadi abdi budaya Yogyakarta dan sudah mendapat ketetapan berupa surat pengukuhan dari pihak keraton. Status abdi dalem dibedakan menjadi dua, yaitu abdi dalem Punokawan dan Kaprajan.

PromosiBorong Penghargaan, Tokopedia Jadi Marketplace Favorit UMKM

Artikel jurnal karya Agus Sudaryanto bertajuk Hak dan Kewajiban Abdi Dalem dalam Pemerintahan Kraton Yogyakarta membahas tentang hal tersebut.

Dikutip Solopos.com, Senin (27/6/2022), abdi dalem Punokawan adalah mereka yang mendapat gaji dari pihak Keraton Jogja. Sementara abdi dalam Kaprajan tidak mendapat gaji dari keraton, melainkan langsung dari pemerintah pusat.

Dengan demikian terlihat jelas bahwa abdi dalem Kaprajan pada prinsipnya hanya datang ke keraton memenuhi tugas pengakuan. Mereka tidak memiliki beban tugas dari pihak keraton.

Baca juga: Belum Ada Kamera CCTV di KRL Solo-Jogja, Bagaimana Jika Ada Pelecehan?

Hal itu berbeda dengan abdi dalem Punokawan yang diberi gaji langsung dari Keraton Jogja. Meteka diakui pihak keraton sebagai salah satu perangkat pemerintahan yang dibedakan berdasarkan kepangkatan.

Gaji Abdi Dalem Keraton Jogja

Abdi dalem Kaprajan tidak memiliki hak untuk mendapatkan gaji dari keraton. Lain halnya dengan abdi dalem Punokawan di Keraton Jogja.

Berkaitan dengan gaji di Keraton Jogja, Penghageng Kawedanan Punokawan Purwo Budaya, GBPH Yudaningrat, pada 2005 menjelaskan bahwa gaji yang diberikan mengandalkan beberapa pemasukan.

Mulai dari uang sewa Sultan Ground, pengelolaan museum milik keraton, dan Sarinah. Selain itu, ada pula bantuan dana dari pemerintah pusat sebesar Rp60 juta per tahun atau Rp5 juta per bulan pada 2005. Anggaran tersebut basanya habis untuk kebutuhan operasional dan pemeliharaan keraton.

Baca juga: Masih Bertahan, Bus Bumel Solo-Jogja Setia Layani Penumpang Lajon

Yudaningrat menjelaskan, pada 2005 lalu, gaji Sultan Hamengkubuwono X hanya Rp200.000 per bulan. GKR Hermas sebagai permaisuri mendapat gaji Rp12.500 per bulan, dan para pangeran mendapat gaji Rp30.000 hingga Rp40.000 per bulan.

Sementara para abdi dalem Keraton Jogja mendapat gaji antara Rp2.000 hingga Rp20.000 per bulan. Pendapatan itu sangat kecil dan jauh di bawah UMP DIY yang pada 2005 tercatat sebanyak Rp400.000 per bulan.

Minimnya jumlah gaji tersebut membuktikan bahwa motivasi abdi dalem keraton bukanlah materi. Apalagi para abadi dalem itu biasanya tidak membelanjakan gaji dari sultan. Melainkan disimpan sebagai uang berkah.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Ada Pemeliharaan, Cek Pemadaman Listrik di Jogja Hari Ini (9/8/2022)

      Berikut ini jadwal pemeliharaan dan pemadaman listrik yang terjadi di Kota Jogja, DI Yogyakarta, pada hari ini, Selasa, 9 Agustus 2022.

      Simak Prakiraan Cuaca di Jogja Selasa Ini

      Berikut ini prakiraan cuaca di Kota Jogja pada Selasa 8 Agustus 2022.

      Dilarang Beroperasi, Pengusaha Skuter Listrik Ngadu ke Pemkot Jogja

      Pengusaha skuter listrik mengadu ke Pemkot Jogja terkait larangan operasional di kawasan Sumbu Filosofi.

      Jembatan Jejeran Bantul Dibongkar Total, Begini Kondisinya

      Jembatan Kali Belik atau Jembatan Jejeran yang ada di Wonokromo, Pleret, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, bakal dibongkar total dan dibangun lebih lebar.

      Alhamdulillah, Ganti Rugi Tol Jogja-Solo di Purwomartani Segera Cair

      Proses pembebasan lahan di Jalan Tol Jogja-Solo di wilayah Tirtomartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta, saat ini memasuki tahap musyawarah warga untuk membahas uang ganti kerugian (UGK).

      Jembatan Dibangun, Jalan Simpang Jejeran Bantul Ditutup Total 5 Bulan

      Jalan di sekitar Jembatan Jejeran, Wonokromo, Pleret, Kabupaten Bantul ditutup total selama 150 hari karena ada proyek pembangunan jembatan.

      Pegowes Meninggal Terperosok ke Jurang Bantul, Begini Kronologinya

      Seorang pegowes meninggal dunia setelah terpersok ke jurang di jalan alternatif Petir Ngoro-oro tepatnya di atas Musala Al-Husna, Umbulsari, Kalurahan Srimartani, Kapanewon Piyungan.

      Masih Siaga, Gunung Merapi Tercatat 129 Kali Gempa Guguran dalam Sehari

      Gunung Merapi yang ada di wilayah DI Yogyakarta dan Jawa Tengah terpantau mengalami 129 kali gempa guguran selama periode pengamatan pada Minggu  (7/8/2022) pukul 00.00 WIB-24.00 WIB.

      Ada Pemeliharaan, Cek Pemadaman Listrik di Jogja Hari Ini (8/8/2022)

      Berikut ini jadwal pemeliharaan dan pemadaman listrik yang terjadi di Kulon Progo dan Gunung Kidul, DI Yogyakarta, pada hari ini, Senin, 8 Agustus 2022.

      Prakiraan Cuaca Jogja Senin: Cerah Berawan & Suhu 32 Derajat Celcius

      Berikut ini prakiraan cuaca di Kota Jogja pada Senin 8 Agustus 2022.

      Maling Mobil di SPBU Bandara YIA Dibekuk, Polisi Masih Buru Pelaku Lain

      Aparat Polres Kulonprogo, DI Yogyakarta, meringkus seorang pelaku pencurian mobil di parkir SPBU Jalan Raya Wates-Purworejo Km 12, Kebonrejo, Kapanewon Temon, Kulonprogo.

      Uniknya Nikah Massal Jogja, Bertema Perjuangan & Mas Kawin Buku Sejarah

      Nikah massal di Kota Jogja untuk memperingati Hari Kemerdekaan ke-77 RI digelar dengan konsep yang unik.

      Dikeroyok Pesilat PSHT, Begini Kondisi Tukang Becak Sepuh di Jogja

      Begini kondisi tukang becak di Kota Jogja setelah dianiaya rombongan pesilat PSHT.

      Aksi Anarkis Pesilat PSHT di Jogja, Warga: Kami Takut & Trauma

      Pesilat dari Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) melakukan aksi pengeroyokan di Taman Parkir Senopati, Kota Jogja.

      Miris! Rombongan Pesilat PSHT Keroyok Tukang Becak Sepuh di Jogja

      Salah satu korban pengeroyokan rombongan yang diduga pesilat PSHT seorang tukang becak yang biasanya mangkal di kawasan Taman Parkir Senopati, Kota Jogja.