GAGASAN : ”Akad” Populer karena Berbeda

GAGASAN : ”Akad” Populer karena Berbeda

SOLOPOS.COM - Payung Teduh (foto: mousaik.com)

Kasus

Kasus yang terjadi adalah bagaimana seorang Hanindhya harus mengganti kata ”istriku” dengan ”milikku” dalam cover lagu Akad yang dia publikasikan lewat Youtube. Terlepas dari kesalahan dia melakukan pelanggaran hak cipta, pengubahan kata yang ia lakukan sebenarnya merepresentasikan diri penyanyi dan pendengar dalam cakupan usia remaja.

Seperti yang saya ungkapkan di atas bahwa lagu ini memiliki dimensi subjektifitas dan kekhususan. Dalam konteks berkarya, kita bisa ambil pelajaran dari beberapa kasus yang dipaparkan di atas. Saya teringat pernyataan dari seorang komika, yaitu Pandji Pragiwaksono. Ia mengatakan karya yang berbeda akan menguak ke permukaan. Pendapat ini mungkin ada benarnya.

Akad akhirnya populer karena berbeda dengan lagu-lagu lain. Begitu pula yang terjadi dengan Hanindhya yang mendapat sekian juta viewer dari hasil meng-cover lagu Akad, meskipun ia melakukan kesalahan yang patut digolongkan pelanggaran hak cipta.

Berkarya tidak harus 100% orisinal karena mungkin tidak ada karya yang seperti itu. Karya baru terbentuk karena adanya karya-karya sebelumnya yang memengaruhi. Intinya adalah ketika kita akan mulai berkarya, pastikan ada sesuatu yang berbeda meskipun itu sedikit, tapi juga harus mempertimbangkan bahwa karya kita tidak melanggar hak cipta. Selamat berkarya.

Berita Terkait

Berita Terkini

Kisah Abon Ksatria Solo Mulai Usaha dari Nol hingga Raup Omzet Rp50 Juta Sebulan

Pemilik usaha Abon Ksatria Solo ini harus jatuh bangun dengan kegagalan saat awal memproduksi abon dan dendeng sapi tersebut.

Semarang, Demak, & Pekalongan Diprediksi Tenggelam, Ini Kata Pakar Tata Kota

Pakar tata kota menjelaskan tentang prediksi wilayah Semarang, Demak, dan Pekalongan, di pesisir pantai utara yang terancam tenggelam.

Ini Ada Kisi-kisi Terlengkap SKD CPNS 2021, Jangan Bilang-bilang ya!

Berikut ini terdapat kisi-kisi materi soal Seleksi Kompetensi Dasar atau SKD dalam penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil CPNS 2021.

Menko Airlangga Hartarto Ungkap Kunci Penanganan Lonjakan Kasus Covid-19 di Indonesia

Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkap kunci penanganan lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia yang terjadi baru-baru ini.

Dari APBD hingga Bantuan Swasta untuk Penanganan Covid-19 di Klaten

Anggaran BTT Klaten ditambah Rp10 miliar hingga dana untuk penanganan Covid-19 yang disiapkan melalui APBD menjadi Rp25 miliar.

Deretan Lulusan UNS Solo yang Jadi Publik Figur, Nomor 3 Terkenal Banget

Ini dia deretan publik figur atau artis Tanah Air yang ternyata lulusan atau alumni Universitas Sebelas Maret alias UNS Solo. Siapa saja?

Jalan Penghubung Kecamatan Gantiwarno dengan Wedi Klaten Ditutup Warga, Kenapa?

Jalan penghubung antara Kecamatan Gantiwarno dengan Kecamatan Wedi, Klaten, ditutup warga. Alasannya, lokasi tersebut kerap dijadikan tempat pembuangan sampah.

Pengumuman! Senin Depan Ada Pengisian Oksigen Gratis untuk Warga Sukoharjo

Oksigen gratis diberikan khusus bagi warga Kabupaten Sukoharjo dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Seleksi Administrasi CPNS dan PPPK Wonogiri Diumumkan, Ratusan Pelamar Tak Lolos Gara-Gara Ini

Pengumuman seleksi administrasi Calon Aparatur Sipil Negara (CPNS) dan PPPK Kabupaten Wonogiri telah diumumkan.

Transaksi Jual-Beli Tanah di Sukoharjo Meroket di Tengah Pandemi

Jual beli tanah di Sukoharjo, Jawa Tengah, terpantau meningkat selama pandemi Covid-19.

Dukuh Dobangsan Kulon Progo Viral Gara-Gara Ribuan Bendera

Pada peringatan HUT ke-75 RI tahun 2020 silam, warga Dukuh Dobangsan kembali menjadi sorotan karena warganya memasang 1.000 bendera dan 800 umbul-umbul.

FOTO : ODGJ Jalani Vaksinasi Covid-19

Pasien ODGJ menjalani vaksinasi Covid-19 di Bekasi