Gagal Datangkan Striker Baru, Persis Solo Andalkan 2 Pemain Magang

Persis Solo cuma menambah satu pemain baru sebelum bursa transfer Liga 2 ditutup. Pemain yang didatangkan berposisi sebagai gelandang, padahal Persis lebih membutuhkan sosok striker seperti yang diutarakan pelatih Choirul Huda.

Gagal Datangkan Striker Baru, Persis Solo Andalkan 2 Pemain Magang

SOLOPOS.COM - Syahrul Ramadhan (istimewa)

Solopos.com, SOLO – Persis Solo cuma menambah satu pemain baru sebelum bursa transfer Liga 2 ditutup. Pemain yang didatangkan berposisi sebagai gelandang, padahal Persis lebih membutuhkan sosok striker seperti yang diutarakan pelatih Choirul Huda.

Gelandang yang direkrut Persis itu adalah Ardianto Agung Wicaksono. Dia akan mengisi slot yang ditinggalkan Tegar Hening Pangestu. Cuma menambah satu pemain tentu tak sesuai dengan harapan Laskar Sambernyawa.

Untuk menambah kedalaman skuat, Persis mengontrak dua pemain magang yakni Syahrul Ramadhan (gelandang) dan Juret Yuslikh (striker). Keduanya sudah berlatih bersama tim sepekan terakhir. Syahrul yang juga dapat bermain sebagai winger adalah jebolan Persijap Jepara dan Perseta Tulungagung.

Sedangkan Juret adalah striker belia berusia 19 tahun yang musim lalu membela Persipur Purwodadi. Pemain yang sempat berseragam Persiharjo Sukoharjo itu pernah mengantar Sekayu Youth Soccer Academy menjadi runner up di ajang sepak bola internasional The Great Wall Beijing Cup 2014 di Tiongkok.

“Para pemain magang ini bisa menjadi alternatif untuk menyeimbangkan skuat,” ujar Langgeng.

Sementara itu, Tegar Hening Pangestu resmi diperkenalkan sebagai pemain baru Persiraja pada Selasa. Eks kapten Persis itu merupakan rekrutan ketiga yang didatangkan Laskar Rencong di jendela transfer tengah musim. Sekretaris Umum Persiraja, Rahmat Djailani, mengakui proses transfer Tegar sedikit rumit karena sang pemain merupakan pilar penting Laskar Sambernyawa.

Namun kecerdikan Laskar Rencong dalam negosiasi akhirnya membuat Tegar luluh. “Semua pemain yang kami datangkan merupakan keinginan pelatih. Semoga Tegar bisa segera memberi kontribusi bagi tim,” ujar Rahmat dilansir persiraja.id. 

Berita Terkait

Berita Terkini

Bocah SMP asal Sleman yang Meninggal di Rumah Sempat Minta Ibunya Segera Pulang

Ketua RT meyakini bocah SMP asal Sleman yang ditemukan meninggal dengan luka senjata tajam itu korban pembunuhan.

Profil Fiersa Besari, Penulis & Musisi Romantis yang Doyan Jelajah Alam

Berikut profil Fiersa Besari, penulis buku dan musisi romantis yang suka jelajah alam serta aktif di media sosial.

Mau Beli Rumah, Ini Tips Pilih Lokasi Perumahan yang Ideal

Ada kriteria akses yang baik sekaligus menguntungkan untuk jangka panjang, yakni akses perumahan dekat pintu tol yang bisa memudahkan mobilitas penghuninya.

Spesifikasi & Harga Samsung Galaxy M32, Ponsel Teknologi Hyper Engine

SamsungĀ  Galaxy M32 resmi hadir di Indonesia pada Rabu (28/7/2021), dan memiliki spesifikasi yang menarik untuk disimak.

Kupat Glabed, Pengganjal Perut Terpopuler di Tegal

Dinamakan glabed karena tekstur kuahnya yang kental. Glabed sendiri merupakan istilah lokal masyarakat Kota Bahari untuk menyebut kuah dengan tekstur kental.

BNI Kantor Cabang Surakarta Percepat Penyaluran Bansos di Sragen dan Karanganyar

Bank Negara Indonesia (BNI) Kantor Cabang Surakarta melakukan upaya percepatan penyaluran bantuan sosial (Bansos) kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Sragen dan Kabupaten Karanganyar

Bocah SMP asal Kalasan Sleman Ditemukan Meninggal di Rumah dengan Bekas Luka

Remaja 16 tahun yang masih duduk di bangku SMP di Kalasan, Sleman, ditemukan meninggal dengan bekas luka senjata tajam. Diduga Jadi korban pembunuhan.

Kematian Pasien Corona di Soloraya Tinggi, BNPB: Butuh Perhatian Khusus

Kepala BNPB menyebut angka kematian pasien corona di Soloraya cukup tinggi hingga memerlukan perhatian khusus.

2 Atlet Panahan Indonesia Gugur di 64 Besar Olimpiade Tokyo 2020

Diananda Choirunisa dan Alviyanto Bagas Prastyadi tersingkir dari babak 64 besar.

50 PKL Sragen Dites Swab Antigen Dulu Sebelum Ambil Bantuan Sembako

Ada 1.622 PKL mengambil paket sembako di Pendapa Rumah Dinas (Rumdin) Bupati Sragen. Para petugas dari TNI dan Pemkab Sragen memeriksa setiap PKL yang hadir.

BPS Solo Survei Perilaku Masyarakat Masa Pandemi, Apa Dampaknya?

BPS Solo tengah merampungkan hasil Survei Perilaku Masyarakat Pada Masa Pandemi Covid-19 yang digelar secara serentak pada 13 - 20 Juli 2021 lalu.

Lagi, 6 Formasi Dokter Spesialis Nihil Pendaftar Pada Perekrutan CPNS di Ponorogo

Bukan kali ini saja formasi dokter spesialis dalam perekrutan CPNS di Ponorogo nihil pelamar.