Gaet Mahasiswa Baru, UKM UMS Unjuk Riset hingga Simulasi

 Mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melihat penampilan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Shorinji Kempo UMS pada Expo UKM UMS 2017 di kawasan Edupark UMS di Jl. Adisucipto, Colomadu, Karanganyar, Selasa (22/8/2017). (Nicolous Irawan/JIBI/Solopos)

SOLOPOS.COM - Mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melihat penampilan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Shorinji Kempo UMS pada Expo UKM UMS 2017 di kawasan Edupark UMS di Jl. Adisucipto, Colomadu, Karanganyar, Selasa (22/8/2017). (Nicolous Irawan/JIBI/Solopos)

UKM UMS mengadakan serangkaian aksi untuk memikat mahasiswa baru.

Solopos.com, SOLO — Untuk menggaet mahasiswa baru, sebanyak 27 unit kegiatan mahasiswa (UKM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar ekspo dan unjuk gigi. UKM Prisma, contohnya, menampilkan hasil riset sementara menwa menggelar simulasi pembebasan sandera.

PromosiCara Meningkatkan Omzet & Performa di Tokopedia, Enggak Sulit Kok!

Pembukaan Ekspo UKM dilakukan Rektor UMS, Sofyan Anif, di Edupark UMS di Jl. Adisucipto, Colomodu, Karanganyar, Selasa (22/8/2017). Kegiatan Ekspo UKM merupakan rangkaian Masa Taaruf dan Penyambutan Mahasiswa Baru (Masta-PMB) UMS Tahun Akademik 2017/2018.

Ekspo UKM digelar selama dua hari, Selasa-Rabu [22-23/8] sekaligus menutup kegiatan Masta-PMB,” kata Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UMS, Rahmat Wahyudi, kepada Solopos.com di sela-sela kegiatan.

Tujuan Ekspo UKM, lanjut dia, mengenalkan unit kegiatan mahasiswa di UMS kepada para mahasiswa baru. Selama ekspo, para mahasiswa baru bisa mendaftar sebagai anggota UKM sesuai pilihan masing-masing. “Karena jumlah mahasiswa baru UMS mencapai 7.000 orang, mereka secara bergantian mengunjungi Ekspo UKM. Setiap hari 3.500 mahasiswa,” jelas Rahmat.

Kepala Bidang Minat dan Bakat UMS, Suryadi, menambahkan untuk memberikan motivasi kepada mahasiswa baru, mereka mengundang Bupati Karangnyar, Juliyatmono, untuk memberikan orasi ilmiah.

“Pak Juliyatmono juga merupakan alumnus Resimen Mahasiswa UMS sehingga tepat memberikan motivasi kepada mahasiswa baru UMS,” jelas dia.

Sementara itu, masing-masing UKM secara bergantian unjuk diri untuk memikat ribuan mahasiswa dengan menampilkan kemampuan maupun prestasi yang dimiliki. Anggota UKM Prisma (Pengembangan Prestasi dan Riset Mahasiswa) UMS menampilkan berbagai prestasi riset di hadapan mahasiswa baru yang duduk lesehan di rumput. “Silakan kunjungi stan Prisma untuk melihat lebih lanjut karya maupun prestasi kami,” ajak anggota UKM Prisma, Evi.

Sedangkan sejumlah anggota pria dan wanita Resimen Mahasiswa (Menwa) Batalyon 916 Samber Nyowo UMS memeragakan keahlian menggunakan senam senjata. Anggota menwa juga melakukan simulasi pembebasan sandera.

Seorang anggota menwa dengan kemampuan bela diri mampu melumpuhkan empat orang yang menyandera mahasiswa baru UMS. Aksi anggota menwa tersebut mendapatkan tepuk tangan meriah dari para mahasiswa baru. Setelah melihat penampilan masing-masing UKM, para mahasiswa baru mendatangi stan untuk mendaftarkan diri menjadi anggota UKM.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Kerusakan Lingkungan adalah Dampak Kebijakan Politik dan Pemerintahan

+ PLUS Kerusakan Lingkungan adalah Dampak Kebijakan Politik dan Pemerintahan

Urusan kerusakan lingkungan di Indonesia sebenarnya telah menjadi masalah sangat serius. Isu ini sebenarnya bagian dari domain politik. Kerusakan lingkungan adalah buah dari kebijakan dan politik.

Berita Terkini

Begini Cara Jadi Aspri Hotman Paris, Berminat Daftar?

Cara menjadi aspri Hotman Paris sebetulnya mudah asalkan telah memenuhi persyaratan yang ditetapkan sang pengacara nyentrik tersebut. 

Mau Keliling Soloraya Naik Bus Wisata Solo? Segini Tarifnya

Tarif menyewa bus wisata Dishub Solo untuk berwisata keliling Soloraya ternyata cukup ramah di kantong.

Kerusakan Lingkungan adalah Dampak Kebijakan Politik dan Pemerintahan

Urusan kerusakan lingkungan di Indonesia sebenarnya telah menjadi masalah sangat serius. Isu ini sebenarnya bagian dari domain politik. Kerusakan lingkungan adalah buah dari kebijakan dan politik.

Bus Rombongan Guru SD Masuk Jurang di Tasikmalaya, 3 Meninggal 1 Hilang

Bus terperosok ke jurang sedalam 10 meter

Kronologi Bus Tabrak Warung di Tawangmangu: Rem Blong dari Magetan

Kronologi kecelakaan bus tabrak warung di Tawangmangu, Karanganyar, Sabtu (25/6/2022) terjadi akibat rem blong sejak dari Magetan, Jawa Timur.

Transformasi Sunda Kelapa Jadi Jayakarta, Batavia Lalu Berganti Jakarta

Sebelum bernama Jakarta, kota ini memiliki beberapa penyebutan seperti Sunda Kelapa, Jayakarta hingga Batavia.

CFD Semarang Kembali Dibuka, Inilah 10 Ruas Jalan Ditutup

CFD kembali dibuka di Kota Semarang setelah sebelumnya ditutup sejak pandemi Covid-19, Minggu (26/6/2022). 

Ini Daftar Pemain Lokal Termahal PSIS Semarang

Berikut daftar pemain lokal atau dalam negeri di skuat PSIS Semarang yang memiliki nilai pasar tertinggi atau termahal.

Survei Pilpres 2024: Anies, Ganjar & Prabowo Kandidat Kuat Capres

Berdasarkan hasil survei, nama Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, dan Prabowo Subianto, menjadi kandidat terkuat maju sebagai capres dalam Pilpres 2024.

Gaji ke-13 Segera Cair Lur, DPRD dan PPPK Karanganyar Juga Dapat

Komponen gaji ke-13 adalah gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan jabatan, tunjangan beras, dan tunjangan PPh, tanpa potongan.

Kecelakaan di Sukoharjo Tinggi, Sopir Ambulans Dibekali PPGD, Apa Itu?

Ketua umum Forum Ambulans Sukoharjo Bersatu (FAST), Wirawan Setiadi, mengatakan perlunya pengemudi ambulans mengetahui penanganan korban lakalantas dengan pertolongan pertama gawat darurat (PPGD).

Begini Kronologi Pegowes Asal Solo Meninggal di Karangpandan

Korban meninggal dunia diduga mengalami serangan jantung.

Nenek Hilang Diduga Hanyut di Sungai Mungkung Sragen, Ini Ciri-Cirinya

Ini ciri-ciri nenek-nenek yang hilang diduga hanyut di Sungai Mungkung Sragen.

Diduga Terjatuh di Sungai, Nenek Berusia 95 Tahun Asal Sragen Hilang

Nenek-nenek diduga terjatuh ke Sungai Mungkung.

Pegowes Asal Kepatihan Kulon Solo Meninggal di Karangpandan Karanganyar

Korban diduga meninggal dunia karena kelelahan saat gowes bersama rombongan.