Gabriel Jesus (Reuters-Jason Cairnduff)

Solopos.com, MANCHESTER — Gabriel Jesus mengaku persaingannya dengan Sergio Aguero membuatnya semakin berkembang. Ia banyak belajar dari penyerang asal Argentina tersebut.

Manajer Manchester City, Pep Guardiola, selalu memainkan Jesus bergantian dengan Aguero di lini depan. Pemain asal Brasil ini lebih sering dimainkan sebagai ban serepa alis pelapis bagi Aguero. Hal ini tentu sedikit memengaruhi ketajaman Jesus musim ini. Ia baru mengemas lima gol dibandingkan dengan Aguero yang telah 12 kali mencatatkan namanya di papan skor.

Tengah pekan ini, kedua pemain tersebut dipasangkan untuk kali pertama dalam satu tahun terakhir saat City menang 3-1 atas Southampton di Piala Liga Inggris. Meski begitu, Jesus harus rela bermain sedikit melebar di laga ini. Jesus mengaku persaingan dengan Aguero justru berdampak positif untuknya.

"Sulit untuk mendeskripsikan Sergio. Sergio adalah pencetak gol terbanyak di klub dan setiap pertandingan ia menunjukkan mengapa dirinya top scorer klub," ujar Jesus dikutip dari detik.com, Jumat (1/11/2019).

"Saya harus belajar darinya karena ia seorang legenda. Ia mencetak gol di setiap laga. Saya ingin mencetak gol setiap pertandingan tapi saya pikir situasinya berbeda untuk saya dan Sergio. Saya baru 22 tahun. Saya harus meningkatkan kemampuan sepakbola saya. Saya harus melatih penyelesaian akhir dan belajar dari Sergio," jelasnya.

Mantan pemain Sao Paolo itu juga tak mempermasalahkan harus bermain melebar. Ia sudah terbiasa menjalani peran tersebut saat bermain bersama Timnas Brasil.

"Sejak Copa America, saya di sayap kanan di timnas Brasil dan menyukai hal itu. Saya bermain di posisi tersebut di klub lama saya, baru kemudian saya menjadi penyerang. Namun saya senang bermain di dua posisi tersebut. Sangat penting untuk Anda bisa bermain di lebih dari satu posisi," ungkap Jesus.

Sumber: detik.com


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten