Kategori: Karanganyar

Harga Sudah Stabil, Berapa Ton Gabah Yang Diserap Bulog?


Solopos.com/Candra Mantovani

Solopos.com, KARANGANYAR—Bulog Kantor Cabang Surakarta tetap siap menyerap gabah dari petani di Karanganyar meski kondisi harga gabah saat ini sudah stabil.

Wakil Pimpinan Bulog Kantor Cabang Surakarta, Nanang Hariyanto, mengatakan Bulog terus menyerap gabah petani yang mencapai 200 ton per hari. Hingga saat ini, stok beras yang terdapat di gudang Bulog sub di Karanganyar, Sragen,

Sukoharjo, Solo, Boyolali, Klaten, dan Wonogiri, sebanyak 13.800 ton. Jumlah tersebut ia nilai aman hingga Desember 2021.

“Untuk serapan beras dari petani kemarin kan kami membantu menstabilkan harga. Sekarang sudah stabil, tapi kami tetap membuka serapan. Jadi serapan beras itu tidak distop, tetap dibuka. Kami per hari terus tambah 200 ton dari hasil serapan se-Soloraya,” jelas dia kepada Solopos.com, Kamis (22/4/2021).

Memiliki Opsi Jual

Terkait serapan gabah di Karanganyar, pihaknya berkomitmen untuk menyerap hasi panen masa tanam I secara maksimal. Sebagai contoh, Bulog berkomitmen menyerap 15.000 ton gabah kering panen (GKP) di Karanganyar. Total setiap musim panen Bulog menyerap 48.000 ton GKP dari petani se-Soloraya.

“Tapi karena harganya saat ini sudah stabil, petani kembali memiliki opsi menjual. Mereka menjual ke yang menawar lebih tinggi. Kalau kami kan menyerap hasil panen sesuai HPP agar petani tidak merugi saat masa panen karena harus menjual murah hasil panennya,” imbuh Nanang.

Baca Juga: Terjaring Penyekatan di Cemara Kandang Karanganyar, Tak Semua Pengemudi Luar Jateng Diminta Putar Balik

Terpisah, Kepala Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (Dispertan PP) Karanganyar, Siti Maesyaroch, mengatakan cadangan beras di wilayah Karanganyar dalam kondisi aman.

Ia mendorong petani meningkatkan produktivitas kedelai. “Produksi padi di luasan tanam 22.000 hektare yang panen dua sampai tiga kali setahun. Karanganyar surplus beras. Namun, kami juga mendorong komoditas lain bisa tercukupi seperti kacang hijau,” katanya.

Share
Dipublikasikan oleh
Tri Wiharto