FP UNS Resmikan Laboratorium Pertanian Terpadu di Jatiyoso Karanganyar

Fakultas Pertanian (FP) Universitas Sebelas Maret (UNS) meresmikan Laboratorium Pertanian Terpadu di Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar.

 Fakultas Pertanian (FP) Universitas Sebelas Maret (UNS) meresmikan Laboratorium Pertanian Terpadu di Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar, Sabtu (2/7/2022). (Istimewa)

SOLOPOS.COM - Fakultas Pertanian (FP) Universitas Sebelas Maret (UNS) meresmikan Laboratorium Pertanian Terpadu di Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar, Sabtu (2/7/2022). (Istimewa)

Solopos.com, SOLOFakultas Pertanian (FP) Universitas Sebelas Maret (UNS) meresmikan Laboratorium Pertanian Terpadu di Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar, Sabtu (2/7/2022).

Peresmian dilakukan oleh Dekan FP UNS Prof. Samanhudi dan disaksikan oleh Syafarudin, PhD sebagai Kepala Pusat Penelitian Pengembangan Perkebunan Kementan RI, Dr Tedy Dirhamsyah selaku Kepala Balai Tanaman Industri dan Penyegar (BALITTRI) dan pemerintah daerah setempat.

PromosiBorong Penghargaan, Tokopedia Jadi Marketplace Favorit UMKM

Selain meresmikan laboratorium, Wakil Dekan Bidang Perencanaan, Kerja Sama Bisnis dan Informasi FP UNS Dr. Agung Wibowo menadatangani kontrak kerja dengan Kepala BALITTRI  Dr. Tedy Dirhamsyah untuk mengembangkan kawasan perkebunan di sekitar Laboratorium Pertanian Terpadu  di Jatiyoso.

Baca Juga: Mentan-Menparekraf Bicara Bisnis Pertanian & Agroecotourism di FP UNS

Wilayah di sekitar laboratorium dinilai memiliki potensi besar dalam pengembangan perkebunan kopi yang didukung dengan tanah yang subur dan air yang mudah didapatkan.

Sebagai bentuk kepedulian nyata dalam pengembangan kawasan perkebunan, Kepala Pusat Penelitian Pengembangan Perkebunan Kementan RI memberikan bantuan secara simbolik bibit tanaman kopi kepada UNS dan masyarakat sekitar laboratorium.

Bersamaan dengan kegiatan peresmian, FP UNS turut mengadakan pengabdian dalam rangkaian Dies Natalis ke-46 dengan tema Pengembangan Kawasan Perkebunan dan Hortikultura dan narasumber penyuluhan Leonardo Silalahi dan Abdul Azis dari PT BISI Indonesia.

Baca Juga: FP UNS Bahas Model Ketahanan Pangan Bersama Birokrat dan Pengusaha

Ketua panitia Dies Natalis FP UNS Dr. Muji Rahayu melaporkan sebanyak 100 petani di Kecamatan Jatiyoso mengikuti kegiatan ini. Untuk meningkatkan pertanian jagung di Jatiyoso, peserta penyuluhan diberikan bantuan berupa benih jagung unggul oleh PT BISI Indonesia dengan total bantuan mencapai 375 kg yang langsung dibagikan kepada 100 petani yang mengikuti penyuluhan.

“Diharapkan dari benih unggul tersebut, petani jagung di Jatiyoso mendapatkan peningkatan panen dan pendapatan. Bersama dengan pemberian benih unggul, FP UNS turut memberikan bantuan berupa sembako sebanyak 200-an masyarakat di sekitar lahan,” ujar FP UNS dalam rilis kepada Solopos.com.

Di lokasi yang tidak jauh dengan laboratorium, juga diselenggarakan kegiatan dengan membidik generasi muda di wilayah Kecamatan Jatiyoso.

Baca Juga: Universitas Halu Oleo dan Universitas Tidar Benchmarking ke FP UNS

Untuk meningkatkan kesadaran mengenai dunia pertanian kepada anak-anak, turut dilaksanakan lomba mewarnai tingkat TK hingga SD kelas III.  “Kegiatan ini disambut baik oleh anak-anak di Jatiyoso dan diharapkan memberikan gambaran kepada generasi muda mengenai dunia pertanian secara luas.”

Koordiantor Wilayah Dinas Pendidikan Jatiyoso Winarno MPd menyambut baik dan terima kasih atas kegiatan Dies Natalis UNS di Kecamatan Jatiyoso. Dalam sambutannya Winarno menekankan pentingnya mengasah kreativitas untuk membangun kapasitas SDM sejak dini.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Solopos Hari Ini: Misteri Motif Berdarah

      Meski Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo telah menetapkan mantan Kadiv Propam Polri Irjen Pol. Ferdy Sambo sebagai tersangka kasus pembunuhan Brigadir Yosua (Brigadir J), namun motif pembunuhan hingga kini masih menjadi misteri.

      PSN Tambah 13, Jangan Abaikan Urusan Lingkungan Hidup

      Pemerintah merilis 13 proyek strategis nasional (PSN) baru. Praktik realisasi PSN sering kali mengabaikan aspek lingkungan hidup. Sering pula mengabaikan kepentingan warga terdampak atas ruang hidup yang nyaman.

      Pengacara Keluarga Usulkan Brigadir J Jadi Pahlawan Kepolisian

      Ferdy Sambo berpotensi sampai ke puncak karier sebagai orang nomor satu di Polri seperti halnya Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

      Guru TK Meninggal di Kamar Mandi, Diduga Dibunuh

      Jenazah guru TK itu ditemukan di kamar mandi rumahnya oleh ibu kandungnya.

      Rumdin Ferdy Sambo Diusulkan Jadi Museum Pengingat Kejahatan

      Ferdy Sambo berpotensi sampai ke puncak karier sebagai orang nomor satu di Polri seperti halnya Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

      Timsus Kapolri Sempat Stagnan, Terbantu Berkat Pengakuan Bharada E

      Ferdy Sambo berpotensi sampai ke puncak karier sebagai orang nomor satu di Polri seperti halnya Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

      Jejak Berdarah Duren Tiga Akhiri Karier Moncer Ferdy Sambo

      Ferdy Sambo berpotensi sampai ke puncak karier sebagai orang nomor satu di Polri seperti halnya Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

      Kasus Ferdy Sambo Disorot Media Malaysia, Singapura dan Australia

      Media dari Singapura, Malaysia dan Australia mengulas berita penetapan Ferdy Sambo sebagai tersangka pembunuhan berencana terhadap anak buahnya, Brigadir J.

      Jaksa Yakin Hakim Bakal Hukum Motivator Julianto Eka Putra

      Terdakwa Julianto Eka Putra telah dituntut 15 tahun penjara oleh jaksa penuntut umum (JPU).

      Pengacara Sebut Asmara Polwan dan Ferdy Sambo, Benarkah Rita Yuliana?

      Pada pertengahan Juli lalu nama AKP Rita Yuliana viral di media sosial karena dikaitkan dengan kasus tewasnya Brigadir J.

      Bharada E: Jika Tidak Menembak, Saya yang Ditembak

      Jika tidak menembak, Bharada E yakin dirinya yang akan ditembak hingga mati.

      Ekosistem Teknologi Kemendikbudristek Wujudkan Transformasi Pendidikan

      Saat ini ada sejumlah platform yang sudah ada pada ekosistem teknologi pendidikan Kemendikbudristek Indonesia.

      Pembunuhan Brigadir J karena Kisah Asmara Ferdy Sambo Terbongkar?

      Ferdy Sambo diduga terlibat kisah asmara dengan seorang polwan sehingga memicu perselisihan dengan istrinya, Putri Candrawathi. 

      Pilpres 2024, Ganjar akan Kalah Jika Tak Diusung PDIP

      Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo belum mendapat restu untuk maju dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

      Daerah Ini Warganya Sering Bersepeda Motor Tanpa Helm

      Direktur Lalu lintas Polda Papua Barat, Kombes Pol. Raydian Kokrosono, Rabu (10/8/2022), mengatakan sejak Juli 2022 hingga 8 Agustus 2022 polisi menilang 208 pengendara tidak menggunakan helm.