Foto hoaks mayat bergelimpangan di China akibat virus corona. (Facebook)

Solopos.com, BEIJING – Foto viral penampakan mayat bergelimpangan yang disebut sebagai korban virus corona menggegerkan jagat maya. Foto tersebut menampilkan puluhan orang bergelimpangan di jalanan.

Sementara beberapa orang lainnya di dalam foto itu tampak berdiri melihat banyaknya orang bergelimpangan. Foto viral itu tersebar lewat Facebook yang membuat sejumlah orang resah.

“Keterangan foto mayat-mayat orang China bergelimpangan di jalan-jalan Kota Wuhan, China. Foto diambil dari satelit. Azab untuk China komunis,” tulis salah sau pengguna Facebook yang membagikan foto viral tersebut seperti dilansir Detik.com, Rabu (29/1/2020).

Lantas, benarkah foto penampakan orang bergelimpangan itu merupakan korban virus corona yang diambil di China? Faktanya setelah ditelusuri Solopos.com, rupanya foto tersebut tidak diambil di China.

Foto tersebut diambil di Frankfurt, Jerman, yang dijepret oleh fotografer Kai Pfaffenbach untuk Reuters. Foto yang diambil pada 2014 itu merupakan bagian pertunjukan seni mengenang 528 korban kamp kosentrasi Nazi, Katzbach, di Jerman.

“Para tahanan kamp konsentrasi Katzbach, bekas pabrik industri Adler, dipaksa berjalan sampai mati ke kamp konsentrasi Buchenwald dan Dachau pada 24 Maret 1945,” demikian keterangan foto orang bergelimpangan yang asli di situs Reuters.

Dengan demikian, bisa dipastikan informasi tentang mayat bergelimpangan akibat virus corona dalam foto tersebut hoaks. Sebab, foto itu tidak diambil di China, melainkan di Jerman pada 2014.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten