Forum Zakat: ACT Bukan Organisasi Pengelola Zakat

Forum Zakat menyatakan ACT bukan bagian dari organisasi pengelola zakat.

 Forum Zakat Banten menggelar agenda silaturahmi antar anggota untuk menguatkan kolaborasi, pada Jumat (24/6/2022) di Tangerang Selatan, Banten. Agenda tersebut turut dihadiri Sekretaris Umum Forum Zakat, Irvan Nugraha dan 22 lembaga anggota FOZ Banten. (forumzakat.org)

SOLOPOS.COM - Forum Zakat Banten menggelar agenda silaturahmi antar anggota untuk menguatkan kolaborasi, pada Jumat (24/6/2022) di Tangerang Selatan, Banten. Agenda tersebut turut dihadiri Sekretaris Umum Forum Zakat, Irvan Nugraha dan 22 lembaga anggota FOZ Banten. (forumzakat.org)

Solopos.com, JAKARTA — Forum Zakat (FOZ) yang merupakan asosiasi lembaga pengelola zakat di Indonesia berkomentar terkait kasus Aksi Cepat Tanggap (ACT).

Forum Zakat menyatakan ACT bukan bagian dari organisasi pengelola zakat.

PromosiRekomendasi Merek Jeans Terbaik Pria & Wanita, Murah Banget!

“Bahwa konstruksi regulasi, mekanisme pengawasan, kode etik lembaga, serta standar kompetensi tersebut hanya berlaku bagi organisasi pengelola zakat di bawah payung hukum Undang-Undang Nomor 23 tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat. Di luar entitas tersebut, payung hukum dan mekanisme pengawasan yang dijadikan acuan berbeda serta tidak menjadi bagian dari ekosistem zakat. Dalam hal ini, Forum Zakat menyatakan ACT bukan bagian dari organisasi pengelola zakat,” rilis Forum Zakat yang dikutip Solopos.com, Selasa (5/7/2022) malam.

Baca Juga: Wow! Segini Gaji Presiden ACT, Bisa Beli 1 Unit Mobil Tiap Gajian

Forum Zakat berfungsi sebagai wadah berhimpunnya Badan Amil Zakat (BAZ) dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) di seluruh Indonesia. Saat ini FOZ memiliki anggota sebanyak 196 lembaga dari Aceh hingga Papua.

Fungsi utama FOZ adalah penguatan kapasitas dan kompetensi pengelola, advokasi, sinergi, serta kolaborasi program-program pengentasan kemiskinan serta pemberdayaan komunitas masyarakat.

Berikut rilis lengkap Forum Zakat:

Siaran Pers Forum Zakat

Untuk Disiarkan Segera

Menyikapi liputan khusus media terkait fenomena pengelolaan dana kedermawanan sosial keagamaan, Forum Zakat selaku asosiasi yang menaungi 196 Organisasi Pengelola Zakat (OPZ) di Indonesia menyatakan beberapa hal sebagai berikut:

Baca Juga: ACT Dibahas Warganet di Twitter, Begini Sejarah Aksi Cepat Tanggap

1. Konstruksi regulasi dan mekanisme pengawasan bagi organisasi pengelola zakat (OPZ) di Indonesia sangat ketat dan rigid. Sesuai dengan Undang-Undang No. 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, terdapat mekanisme pengawasan yang berlapis (multi-layer) dan melibatkan pemangku kepentingan yang beragam (multi-stakeholders), seperti Kementerian Agama, BAZNAS, Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan lain sebagainya yang turut meminimalkan potensi penyelewengan dana publik serta peluang conflict of interest di dalam tubuh organisasi pengelola zakat.

2. Forum Zakat menyatakan bahwa mekanisme pengawasan Organisasi Pengelola Zakat terdiri dari pengawasan internal, mencakup audit internal serta pengawas syariah yang terakreditasi oleh Majelis Ulama Indonesia; kemudian mekanisme pengawasan eksternal yang melibatkan audit kepatuhan syariah oleh Kementerian Agama, serta pelaporan rutin per semester kepada BAZNAS. Lebih lanjut, regulasi juga mewajibkan setiap OPZ untuk diaudit oleh Kantor Akuntan Publik dan mempublikasikannya melalui kanal komunikasi yang tersedia.

Baca Juga: Wow! Segini Gaji Presiden ACT, Bisa Beli 1 Unit Mobil Tiap Gajian

3. Forum Zakat menginformasikan bahwa saat ini telah tersusun dan disahkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) bidang pengelolaan zakat sebagai wujud nyata penguatan ekosistem zakat yang menjunjung tinggi transparansi pengelolaan keuangan dan akuntabilitas program serta manajemen organisasi pengelola zakat.

4. Penggunaan alokasi dana operasional OPZ diatur sangat ketat mengacu pada Fatwa MUI No. 8 Tahun 2020 tentang Amil Zakat dan Keputusan Menteri Agama No. 606 Tahun 2020 tentang Pedoman Audit Syariah yaitu tidak melebihi 1/8 atau 12,5% dari jumlah penghimpunan dana zakat dan 20% dari jumlah dana infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya dalam satu tahun.

Baca Juga: PPATK: Aliran Dana Gelap ACT Sudah Terendus Sejak Lama

5. Forum Zakat menyatakan bahwa konstruksi regulasi, mekanisme pengawasan, kode etik lembaga, serta standar kompetensi tersebut hanya berlaku bagi organisasi pengelola zakat di bawah payung hukum Undang-Undang No. 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat. Di luar entitas tersebut, payung hukum dan mekanisme pengawasan yang dijadikan acuan berbeda serta tidak menjadi bagian dari ekosistem zakat. Dalam hal ini, Forum Zakat menyatakan ACT (Aksi Cepat Tanggap) bukan bagian dari organisasi pengelola zakat.

6. Tingkat kepatuhan dan kedisiplinan OPZ terhadap regulasi, mekanisme pengawasan, kode etik, serta standar kompetensi pengelolaan zakat menjadi titik tumpu yang turut menyumbang tumbuh kembangnya kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan dana kedermawanan publik melalui OPZ. Lebih lanjut, hal ini turut mendukung upaya pemberdayaan masyarakat dan pengentasan kemiskinan di pelosok negeri.

Baca Juga: Geger Dana di ACT, Manajemen Pangkas Gaji Pimpinan

7. Forum Zakat menyatakan bahwa anggota Forum Zakat dalam Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) (2021) turut berkontribusi kepada masyarakat terdampak Covid-19 di 34 provinsi, dengan total penerima manfaat mencapai 3.05 juta jiwa yang terbagi pada 3 (tiga) sektor utama, yaitu sektor UMKM kepada 323,850 jiwa penerima manfaat ekuivalen dengan 32,385 UMKM; sektor Kesehatan yang berkontribusi terhadap 763,570 jiwa penerima manfaat; serta sektor Perlindungan Sosial yang memberikan manfaat kepada 1,969,234 jiwa. Pendistribusian yang dilakukan anggota forum zakat senantiasa mengacu kepada peraturan dan aspek syariah yang ditetapkan Kementerian Agama dan BAZNAS.

8. Forum Zakat mengapresiasi kepercayaan dan amanah yang dititipkan masyarakat kepada setiap anggota Forum Zakat yang ada. Semoga hal tersebut dapat terus ditingkatkan seiring dengan upaya peningkatan standar organisasi pengelola zakat dan mutu layanan kepada masyarakat Indonesia secara keseluruhan.

Baca Juga: Tagar Aksi Cepat Tilep Jadi Trending Topic di Twitter

Demikian siaran pers ini disusun sebagai bahan informasi. Semoga dapat dimuat secepatnya di kanal-kanal kolom media yang ada.

Jakarta, 5 Juli 2022

Informasi lebih lanjut terkait Siaran Pers ini dapat menghubungi narahubung sebagai berikut:
1. Bambang Suherman – Ketua Forum Zakat Nasional (+62 815-8918-265)
2. Irvan Nugraha – Sekretaris Umum Forum Zakat Nasional (+62 878-8982-8547)
3. Agus Budiyanto – Direktur Eksekutif Forum Zakat Nasional (+62 812-1000-783)

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Espos Plus

      Temuan Manik-Manik Bekal Kubur Kuno di Perengan Tawangsari Sukoharjo

      + PLUS Temuan Manik-Manik Bekal Kubur Kuno di Perengan Tawangsari Sukoharjo

      Di Kecamatan Tawangsari, Sukoharjo tepatnya di Situs Perengan, terdapat temuan peninggalan arkeologi berupa manik-manik yang diduga merupakan bekal kubur masyarakat masa kuno.

      Berita Terkini

      Sejarah Hari Ini: 18 Agustus 1945, Soekarno Dilantik Jadi Presiden RI

      Berbagai peristiwa bersejarah dan penting dari tahun ke tahun terjadi pada 18 Agustus.

      10 Berita Terpopuler: Viral! Ojo Dibandingke & Upacara HUT ke-77 RI

      Ulasan tentang lagu Ojo Dibandingke ciptaan seniman Boyolali Agus Purwanto, Abah Lala, dan upacara HUT ke-77 RI pada Rabu (17/8/2022) menjadi berita terpopuler di Solopos.com, Kamis (18/8/2022).

      Mangkunegaran Berperan Penting dalam Perkeretaapian Indonesia

      Mangkunegaran berperan penting dalam sejarah perkeretaapian Indonesia. Stasiun Solo Balapan dan Stasiun Purwosari di Kota Solo, Jawa Tengah, dibangun oleh penguasa Mangkunegaran.

      Anak Yatim Piatu Tidak Terdampak Covid-19 Diusulkan Terima Bansos

      Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), sekitar empat juta lebih anak yatim, piatu, dan yatim piatu yang memerlukan bantuan.

      2023, Menkes Siapkan Transformasi Kesehatan Senilai Rp196,8 Triliun

      Anggaran transformasi kesehatan tersebut menurun dari 2023 senilai Rp96,8 triliun karena ada pengurangan pengadaan vaksin senilai Rp10 triliun.

      Istana: Pelantikan Menteri PAN RB Bersamaan Groundbreaking IKN

      Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono menyatakan sebelum Agustus berakhir akan berlangsung peletakan batu pertama IKN dan pelantikan menteri PAN-RB

      Sukses Nyanyi, Presiden Jokowi Pesan Ini ke Farel Prayoga

      Inilah isi pesan Presiden Jokowi kepada Farel Prayoga yang sukses menghibur pejabat dan tamu undangan di Istana Merdeka dengan nyanyiannya Ojo Dibandingke.

      Pemilu 2024: Anggaran KPU Rp14 Triliun, Bawaslu Rp5,5 Triliun pada 2023

      Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan anggaran pemilu yang paling besar akan terjadi di 2024, atau pada saat Pemilu berlangsung.

      Para Pemuda Kiri di Sekitar Proklamasi Kemerdekaan

      Proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia pada17 Agustus 1945 niscaya tak akan terjadi tanpa andil para pemuda kiri. Mereka adalah kader-kader komunis dan sosialis.

      Momen Iriana Jokowi, Prabowo-Kapolri Joget Ojo Dibandingke di Istana

      Inilah momen unik yang membuat Ibu Negara Iriana Jokowi, Menhan Prabowo, hingga Kapolri berjoget bersama di Istana Merdeka.

      Nyanyi di Istana, Farel Prayoga Bikin Jokowi Senyum-Prabowo Joget

      Penampilan penyanyi cilik Farel Prayoga di Istana Merdeka, Rabu (17/8/2022) membuat Presiden Jokowi dan para pejabat RI terhibur.

      Buton Trending Topic Berkat Jokowi Pakai Baju Adat Dolomani di HUT RI

      Penampilan Jokowi memakai baju adat Buton di Upacara HUT ke-77 RI, Rabu (17/8/2022) menjadi trending topic di Twitter.

      Profil I Dewa Ayu Asal Kudus, Pembawa Bendera Upacara HUT ke-77 RI 2022

      Inilah profil I Dewa Ayu, siswi SMA N 2 Kudus yang bertugas sebagai pembawa bendera di upacara HUT ke-77 RI, Rabu (17/8/2022).

      Spesial! Ini Makna Baju Adat Buton Dipakai Jokowi di HUT ke-77 RI

      Presiden Jokowi memakai baju adat Buton dalam perayaan HUT ke-77 Kemerdekaan RI, Rabu (17/8/2022).

      Setelah Proklamasi Kemerdekaan, Bambu Runcing dan Granat Kolang-Kaling

      Setelah Bung Karno dan Bung Hatta atas nama bangsa Indonesia memproklamasikan kemerdekaan Indonesia pada Jumat 17 Agustus 1945, gelora revolusi segera merambat ke mana-mana.

      Inilah 16 Parpol Tak Lolos Tahap Pendaftaran Peserta Pemilu 2024

      Sebanyak 16 parpol ini tidak mampu melengkapi berkas yang dibutuhkan.