FORMULA ONE : Ingin Cemerlang Musim Depan, Honda Bakal Kerja Keras

Formula One akan bekerja keras demi meraih hasil cemerlang di musim depan.

Solopos.com, WOKING — Honda optimistis bisa tampil lebih apik dalam kejuaraan Formula One (F1) musim depan. Produsen mesin F1 untuk McLaren ini bakal kerja ekstra keras sepanjang musim dingin untuk menyelesaikan pekerjaan rumah yang menggunung.

Ya, di masa comeback ke F1 musim 2015, Honda yang kembali menjalin kerja sama dengan McLaren  gagal total. Bahkan, di papan konstruktor mereka terjebak di urutan kesembilan. Tim dengan gelar terbanyak kedua di F1, yakni delapan kali, bahkan kalah dari tim medioker seperti Force India, Lotus, Toro Rosso, dan Sauber.

Dengan menyisakan satu seri tersisa, yakni GP Abu Dhabi, Minggu (29/11/2015), peruntungan McLaren-Honda masih buruk. Di GP Brasil, Minggu (15/11/2015), Honda makin bermasalah dengan isu reliabilitas. Kendala ini membikin dua pembalap, Jenson Button dan Fernando Alonso, lagi-lagi tak mampu mendulang poin. Button finis ke-14, sedangkan Alonso di tempat ke-15.

“Tim tahu kekuatan dan kekurangan mereka. Maka dari itu, kami akan mendongkrak kelemahan itu untuk menyamai tim lain. Setelah ini kami yakin bisa lebih kuat dan kompetitif. Soal GP Brasil kami mengambil sisi positif. Kami butuh waktu untuk memperbaiki power, sasis, suspensi, dan sebagainya,” papar bos F1 Honda, Yasuhisa Arai, dilansir Planetf1.com, Rabu (18/11).

Alonso sadar tak bisa berharap apa pun di musim ini. Saking lebih sering menelan pil pahit, juara dunia dua kali itu hanya fokus supaya bisa menyelesaikan perlombaan. Di GP Meksiko ia tak bisa lolos ke sesi kualifikasi. Selain itu, ia mesti terima hukuman grid penalti lantaran mengganti mesin melebih batas yang diperbolehkan.

“Merampungkan balapan adalah prioritas utama setelah serangkain hasil buruk tak bisa finis. Bagaimana pun kami bisa mengumpulkan data untuk kami analisis. Selain itu, sasis mobil juga membaik dan kami yakin lebih baik di musim depan,” kata Alonso.

Di tengah kondisi yang tak juga membaik ini McLaren ditinggal salah satu sponsor yang sudah menjalin kerja sama selama 30 tahun. Perusahaan jam tangan asal Swiss, Tag Heuer, memilih mengakhiri kontrak dengan tim asal Woking, Inggris, ini dan beralih ke Red Bull untuk musim 2016.

“Kami baru saja tanda tangan kontrak dengan Red Bull untuk musim depan. Red Bull merepresentasikan masa muda, dinamis, dan lebih baik. Ini cocok dengan strategi kami,” jelas CEO, Tag Heuer, Jean-Claude Biver.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom