SOLOPOS.COM - Rio Haryanto (Crash.net)

Formula One 2016 menyajikan Rio Haryanto yang finis buncit di GP Hungaria.

Solopos.com, HONGARORING – Pembalap Indonesia yang bergabung dengan Manor Racing, Rio Haryanto, hanya bisa finis di posisi terakhir di GP Hungaria, Minggu (24/7/2016). Rio menyebut itu adalah balapan yang sulit.

Promosi Pembunuhan Satu Keluarga, Kisah Dante dan Indikasi Psikopat

Rio start dari posisi paling belakang setelah sempat mengalami insiden di babak kualifikasi. Dia sempat naik beberapa peringkat dalam balapan, namun pada akhirnya tetap finis paling akhir.

Dalam pernyataannya usai balapan, Rio tak menyangkal kalau balapan di Sirkuit Hungaroring sulit untuknya. Apalagi strategi-strategi yang disiapkan oleh tim Manor Racing juga tak berjalan mulus.

“Ya [balapan yang sulit]. Sekali lagi kami membedakan strategi antara Pascal [Wehrlein] dan saya, demi memberi kami peluang terbaik meraih hasil yang oke. Itu tidak berhasil untuk kami. Hanya ada satu pebalap yang gagal finis [Jenson Button] dan penampilan kami sudah maksimal dari mobil yang kami punya di sini,” kata Rio, dikutip dari Detik.com, Senin (25/7/2016).

Rio memakai strategi satu pit stop dalam balapan tersebut. Pada awalnya balapan berjalan oke untuk driver asal Solo itu, namun itu tak bertahan lama.

“Saya cukup baik di awal balapan dan sepertinya kami akan berhasil dengan satu pit stop. Menggunakan ban medium kecepatan kami tentu saja tidak sebagus itu, tapi degradasi ban tidak seburuk memakai ban lunak dan selalu baik untuk mencoba sesuatu yang berbeda dibanding mobil lain, berjaga-jaga kalau saja kami berhasil dengan hal itu,” lanjut Rio.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya