Tutup Iklan
Ilustrasi perbaikan infrastruktur jalan di Jateng. (dok. Solopos)

Solopos.com, SEMARANG — Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga, dan Cipta Karya Jawa Tengah akan memfokuskan pemeliharaan jalan provinsi pada tahun anggaran 2019 mendatang. Untuk memenuhi target itu, Dinas PU, Bina Marga, Marga, Cipa Karya Jateng bakal memanfaatkan sumber daya manusia (SDM) yang ada, yakni masyarakat kurang mampu di sekitar lokasi jalan yang akan mengalami perbaikan.

"Masyarakat miskin, yang masih sehat dan mau kerja kasar akan kita ajak untuk ikut memelihara jalan. Total yang kita butuhkan nanti sekitar 900-1.000 orang," ujar Pelaksana tugas (Plt.) Kepala Dinas PU, Bina Marga, dan Cipta Karya, Hanung Triyono, kepada wartawan di Gedung Gradhika Bakti Praja, Kota Semarang, Jateng, Senin (17/12/2018).

Hanung menambahkan masyarakat kurang mampu itu akan diajak melakukan pemeliharaan jalan dengan sistem perjanjian kontrak. Mereka akan dibayar sesuai dengan upah minimum kabupaten/kota (UMK) tempat tinggalnya masing-masing. "Langkah ini diambil sekaligus sebagai target pembangunan manusia. Kalau kelompok masyarakat kita beri pekerjaan ini tentu akan meningkatkan taraf kesejahteraannya," imbuh Hanung.

Sektor infrastruktur di Jateng tahun 2019 nanti akan menyerap nggaran sekitar Rp7 triliun dari APBN. Sementara itu pada 2018, anggaran yang terserap untuk pemeliharaan mencapai Rp550 miliar. Dana sebesar itu untuk mendanai pemeliharaan jalan berstatus provinsi sepanjang 2.404 km. "Kalau tahun ini fokus kami ada di pemeliharaan jalan. Kalau pembangunan infrastruktur, cuma jembatan yang di Pekalongan," imbuh Hanung.

http://semarang.solopos.com/">KLIK dan https://www.facebook.com/SemarangPos">LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten