Flyover Purwosari Solo: Boks Pedestrian Dibangun Lebih Dulu Untuk Akses Anak Sekolah
Eskavator mengusung beton pembatas saat penutupan Jl. Slamet Riyadi menuju perlintasan kereta api (KA) Purwosari, Solo, Rabu (5/2/2020). (Solopos-Nicolous Irawan)

Solopos.com, SOLO -- Pelaksana pembangunan flyover Purwosari Solo mulai mengerjakan boks jalur pedestrian di dua sisi jalan layang. Dua boks jalur pedestrian itu sebagai sarana menyeberang pejalan kaki khususnya warga maupun siswa sekolah di kawasan Purwosari.

Manajer Pembangunan Proyek Flyover Purwosari dari PT Wijaya Karya (Wika), Muh. Rivai Miroj, saat dijumpai Solopos.com di sela-sela kegiatannya, Rabu (12/2/2020), mengatakan boks jalur pedestrian itu untuk mengakomodasi para siswa maupun warga yang hendak menyeberang dari arah utara ke selatan maupun sebaliknya.

Ia menambahkan meskipun dibangun di awal pengerjaan, boks jalur pedestrian baru bisa digunakan saat pembangunan flyover selesai.

Apes! Janda Sragen Diteriaki Maling dan Ditangkap Saat Ambil Kursi di Rumah Eks Suami

“Boks pedestrian ini khusus untuk pejalan kaki. Kawasan ini kan banyak sekolahan sehingga mungkin banyak warga yang memerlukannya. Apalagi kawasan ini juga dilalui bus Batik Solo Trans. Nantinya, dari ujung ke ujung itu kan ada median flyover, jadi menyeberangnya tidak jauh-jauh tapi bisa lewat boks ini,” ujarnya.

Ia memastikan boks pedestrian itu tidak akan bisa dilalui sepeda motor untuk menyeberang. Hal itu dikarenakan ada elevasi sekitar 30 sentimeter dari aspal.

Ia menjelaskan pengerjaan boks pedestrian sengaja dikerjakan lebih awal agar tidak menganggu proses pengerjaan material mortar busa.

Warga Curiga Uang Tiket Masuk Umbul Ponggok Klaten Rp404 Juta Digelapkan

Sementara itu, saat ini di sisi timur pembangunan flyover, pelaksana proyek sudah mulai menggali untuk dinding penahan atau retaining wall. Ia menjelaskan ada sekitar dua alat berat bore pile, tiga crane, dan lima eskavator yang dikerahkan.

Ia menambahkan saat ini pelaksana proyek sedang mengukur pembangunan akses jalan khusus untuk siswa sekolah di kawasan itu. Ia menjelaskan akses jalan itu berada di sebelah utara saluran air sebagai akses jalan sementara.

Dengan demikian, saat siswa yang hendak menuju sekolah dapat masuk melalui jalan sementara lalu menyeberang melalui jembatan. Ia menyebut akses jalan itu bagian dari evaluasi sepekan pembangunan flyover Purwosari.

Oknum Karyawan Tipu 100-An Warga Sragen, Ini Penjelasan Pimpinan Diler Nusantara Sakti

Menurutnya, panjang jalan sementara ini sekitar seratusan meter (m) dengan lebar sekitar 2,5 m. Ketika akses jalan sudah dibangun, seluruh kawasan proyek di sebelah selatan akan ditutup menggunakan seng.

Akses jalan bagi para siswa berada di luar proyek dan kawasan proyek dapat steril dari warga yang masih sering melintas di area proyek.

“Nanti dipagari seng full dari ujung sampai ujung agar tidak ada yang masuk ke area proyek. Saat ini sedang menutup di area Stasiun Purwosari. Begitu timur selesai, mungkin sekitar dua hari lagi sebelah barat akan kami tutup,” ujarnya.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya



Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho