Kemacetan terjadi di Jl Dr Moewardi, Kota Barat, atau sebelah selatan Flyover Manahan, Solo, Jumat (21/12/2018) petang. (Solopos-Nicolous Irawan)

Solopos.com, SOLO — Flyover Manahan Solo akan diberlakukan satu arah pada malam pergantian tahun, Senin (31/12/2018) mulai pukul 21.00 WIB hingga pukul 01.00 WIB. Hal itu demi menyukseskan agenda Car Free Night (CFN) yang dipusatkan di Jl. Slamet Riyadi Solo hingga Jl. Jenderal Sudirman.

Menurut Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo, Ari Wibowo, Flyover Manahan Solo saat malam tahun baru hanya diperuntukkan arus dari  Jl. dr. Moewardi menuju Jl. Adi Sucipto.

“Hanya satu arah saja, dari arah utara Jl. M.T. Haryono dan dari Jl. Adi Sucipto menuju arah selatan akan dibarikade. Petugas akan bersiaga di flyover, ditakutkan flyover akan menjadi wahana swafoto,” ujarnya. saat jumpa pers, di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Balai Kota Solo, Jumat (28/12/2018).

Dia menambahkan saat Car Free Night tidak akan ada sistem crossing seperti saat Car Free Day di simpang Gendengan dan Ngapeman. Seluruh akses memasuki Jl. Slamet Riyadi akan ditutup dengan menggunakan mobil dinamis berukuran besar.

Kabid Destinasi dan Industri Pariwisata, Dinas Pariwisata Solo, Suwoto, mengatakan terdapat lima panggung hiburan dengan panggung utama di Halaman Balai Kota Solo. Seluruh panggung akan diisi oleh penampil dari tiap-tiap kecamatan di Kota Solo dan seluruhnya terdapat kesenian karawitan.

Panggung pertama berada di depan Loji Gandrung dengan penanggung jawab Kecamatan Laweyan yang akan menampilkan antara lain musikalisasi puisi anak, musik bambu, dan musik reggae.

Panggung kedua berada di Plaza Sriwedari dengan penanggung jawab Kecamatan Serengan yang akan menampilkan antara lain tari genjreng, hadrah, wayang suket, dan musik legendaris.

Panggung ketiga berada di Simpang Empat Ngarsopuro dengan penanggung jawab Kecamatan Banjarsari yang akan menampilkan tari ronggeng nyentrik, musik pop, dan musik rock.

Panggung keempat berada di Simpang Gladak dengan penanggung jawab Kecamatan Pasar Kliwon yang akan menampilkan berbagai tari-tarian, dan musik pop alternatif. Panggung utama berada di Halaman Balaikota dengan penanggung jawab Kecamatan Jebres yang menampilkan hiburan hadrah, kesenian barongsai, dan pop kreatif.

Tepat saat pergantian tahun seluruh panggung akan diisi oleh karawitan yang membawakan Gending 3WMP atau Wasis, Waras, Wareg, Mapan, dan Papan ciptaan Wali Kota Solo, F.X Hadi Rudyatmo setelah sebelumnya Wali Kota Solo memukul gong tanda pergantian tahun. Perayaan sepanjang 4,2 kilometer itu akan berlangsung secara tradisional tanpa ada pesta kembang api. 


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten