Pengendara sepeda motor hendak masuk ke pintu darurat yang dibuat dengan membongkar salah satu bagian pagar SMPN 1 Solo, Senin (30/7/2018). (Solopos-Irawan Sapto Adhi)

<p><strong>Solopos.com, SOLO</strong> -- Pemerintah Kota (Pemkot) Solo mulai menyiapkan proyek normalisasi jalan-jalan sayap pendukung <a href="http://soloraya.solopos.com/read/20180504/489/914236/flyover-manahan-dibangun-karyawan-hotel-agas-solo-pilih-mundur" title="Flyover Manahan Dibangun, Karyawan Hotel Agas Solo Pilih Mundur"><em>flyover</em> (jalan layang) Manahan</a>.</p><p>Normalisasi jalan sayap tersebut akan dikerjakan setelah proyek <em>flyover</em> rampung pada Oktober. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) memetakan normalisasi jalan meliputi sayap kanan dan kiri Jl. Adisucipto serta Jl. M.T. Haryono.</p><p>Kepala Dinas PUPR Solo Endah Sitaresmi Suryandari mengatakan normalisasi jalan sayap belum bisa dikerjakan lantaran menunggu lebih dulu pengerjaan pembangunan <a href="http://soloraya.solopos.com/read/20180705/489/926163/perhatikan-mrll-flyover-manahan-solo-bisa-berubah-sewaktu-waktu" title="Perhatikan! MRLL Flyover Manahan Solo Bisa Berubah Sewaktu-Waktu"><em>flyover</em> Manahan</a> rampung.</p><p>&ldquo;Sekarang belum bisa dilihat kondisi riilnya. Nanti kalau flyover sudah jadi, baru bisa dilihat jalan sayapnya mau diapakan,&rdquo; kata Sita sapaan akrabnya ketika berbincang dengan <em>Solopos.com</em>, Minggu (2/9/2018).</p><p>Merujuk kondisi saat ini ruas jalan sayap kanan dan kiri baik Jl. Adisucipto serta Jl. M.T. Haryono digunakan sebagai jalan alternatif kendaraan yang melintas di bawah proyek <em>flyover</em> Manahan.</p><p>Jalan sayap tersebut berupa jalur lambat yang hanya bisa dilalui satu kendaraan searah. Selain itu terdapat pembatas jalan berupa taman. Dinas PUPR tengah mempertimbangkan untuk membongkar pembatas jalan tersebut.</p><p>&ldquo;Jalur lambat kanan kiri baik di Jl. Adisucipto maupun Jl. M.T Haryono akan hilang dan dijadikan jalan cepat. Lebar jalannya berapa belum tahu karena nunggu <em>flyover</em> jadi dulu,&rdquo; katanya.</p><p>Berjalan dengan beriringan pengerjaan normalisasi jalan sayap tersebut, Dinas PUPR akan mengerjakan sentuhan akhir dinding flyover Manahan yakni sentuhan karya seni berupa ornamen-ornamen khusus.</p><p>Yang jelas seluruh ornamen merupakan buatan tangan dan bukan pabrikasi. Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas PUPR Solo Nur Basuki mengungkapkan dinding <a href="http://soloraya.solopos.com/read/20180702/489/925549/kabel-pln-melintang-jalan-ganggu-proyek-flyover-manahan-solo" title="Kabel PLN Melintang Jalan Ganggu Proyek Flyover Manahan Solo"><em>flyover</em> Manahan </a>sepanjang 1.500 meter akan diberi sentuhan ornamen khusus yang menandakan karakter khas Solo.</p><p>Ornamen itu bisa berupa tokoh pewayangan atau lainnya. Terdapat tiga sisi dinding yang akan diberi sentuhan ornamen itu, yakni utara, timur, dan barat. Sentuhan ornamen di masing-masing akan dibuat berbeda satu sama lain.</p><p>Sisi utara yaitu sekitar Manahan sentuhan ornamennya akan disesuaikan dengan bangunan-bangunan di sana. Sementara di sisi timur dan barat, yakni sekitar Hotel Agas akan dibuat berbeda.</p><p>Guna mendapatkan desain ornamen yang dinilai cocok dengan karakter Solo, Pemkot masih meminta masukan dari kalangan budayawan dan akademisi. &ldquo;Konsep sentuhan ornamen pada dinding flyover Manahan masih kita matangkan,&rdquo; katanya.</p><p><br /><br /></p>

Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten