Kategori: Karanganyar

FLY OVER PALUR: Pelaksanaan Proyek Bikin Jalan Makin Macet


Solopos.com/Indah Septiyaning W/JIBI/SOLOPOS

Kemacetan lalu lintas terlihat di sekitar palang perlintasan kereta api di Jaten, Karanganyar. Kemacetan ini sekarang tengah mulai diatasi antara lain dengan pembangunan jalan layang atau fly over. Namun proyek itu kini juga mengakibatkan makin parahnya kemacetan. (JIBI/SOLOPOS/Bony Eko Wicaksono)
KARANGANYAR - Siapkan kesabaran ekstra jika Anda harus melalui wilayah Palur dan Jaten, Karanganyar. Soalnya kepadatan lalu lintas di wilayah itu kini semakin tinggi dan kemacetan yang terjadi makin parah. Hal ini akibat penyempitan jalan terkait dimulainya proyek pembangunan jalan layang atau fly over.

Berdasarkan pantauan Solopos.com, Senin (23/72012), ratusan kendaraan terlihat lalu lalang melintas di kawasan Palur setiap menitnya. Kepadatan arus lalu lintas semakin parah mendekati Tugu Intanpari. Laju kendaraan melambat baik dari arah Solo menuju Karanganyar maupun dari arah Sragen menuju Karanganyar dan Solo atau sebaliknya dari Karanganyar menuju Solo maupun Sragen.

Hal ini karena terjadi penyempitan jalan dikerjakannya proyek fly over. Tidak hanya itu keruwetan arus lalu lintas juga terlihat di tikungan depan gapura Brigif. Beberapa kendaraan bahkan saling nyelonong sehingga menambah ruwet lalu lintas di kawasan Palur.

Sejumlah warga yang ditemui mengeluhkan keruwetan lalu lintas di kawasan itu. Mereka menilai pelaksanaan pembangunan fly over membuat kondisi lalu lintas semakin ruwet. “Tidak pagi dan sore saja yang ruwet, tapi kalau siang sekarang juga ruwet karena ada penyempitan jalan,” keluh warga Triyono. Dia mengatakan Palur merupakan titik kemacetan lalu lintas karena merupakan jalur pertemuan dari Solo ke Karanganyar dan Sragen. Begitu juga sebaliknya dari Sragen dan Karanganyar ke Solo. Padatnya lalu lintas di persimpangan Palur menyebabkan rawan kecelakaan. Apalagi, dia menuturkan lalu lintas semakin parah jika kereta api melintas. Kendaraan bertumpuk pada satu sisi.“Macetnya tidak karuan kalau ada kereta lewat,” katanya.

Senada diungkapkan warga lain, Kusno. Dia menuturkan kepadatan lalu lintas terjadi terutama pada jam-jam tertentu, yakni pagi hari saat jam berangkat kantor serta masuk sekolah. Selain itu sore hari saat pulang kantor. ”Belum kalau ada kereta lewat, tambah ruwet,” tambahnya.

Dia bersama pengguna jalan lainnya yang melintas di persimpangan Palur berharap ada solusi mengurai kemacetan lalu lintas di kawasan Palur. Menurutnya, rencana pengalihan arus lalu lintas selama pembangunan fly over mendesak untuk segera dilakukan. “Harusnya bangun jangan pas mau Lebaran seperti sekarang. Tidak Lebaran saja sudah macet, apalagi Lebaran tambah macet total,” ujarnya kesal.

Pelaksanaan proyek pembangunan fly over mulai dilaksanakan pada Senin. Pembangunan fly over dimulai dengan memasang tiang pancang di bagian barat perlintasan kereta api atau seberang SPBU Palur.

Share
Dipublikasikan oleh
R. Bambang Aris Sasangka