Fix! Lapangan Pringgodani Wonogiri Jadi Lokasi Upacara Kemerdekaan RI

Pemerintah Kabupaten Wonogiri memastikan akan melaksanakan upacara peringatan detik-detik Kemerdekaan RI di Lapangan Pringgondani, Wonokerto, Wonogiri, Rabu (17/8/2022).

Senin, 15 Agustus 2022 - 21:49 WIB Penulis: Muhammad Diky Praditia Editor: Ponco Suseno | Solopos.com

SOLOPOS.COM - Pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) Wonogiri 2022 menggelar gladi bersih upacara peringatan detik-detik Kemerdekaan Indonesia di Lapangan Pringgondani, Wonokerto, Wonogiri, Senin (15/8/2022). (Solopos.com/Muhammad Diky Praditia)

Solopos.com, WONOGIRI — Pemerintah Kabupaten Wonogiri memastikan akan melaksanakan upacara peringatan detik-detik Kemerdekaan RI di Lapangan Pringgondani, Wonokerto, Wonogiri, Rabu (17/8/2022). Pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) Wonogiri pun sudah siap 100 persen.

Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, mengatakan Pemerintah Kabupaten Wonogiri memutuskan untuk melaksanakan upacara peringatan detik-detik Kemerdekaan RI secara luring di Lapangan Pringgondani. Upacara dapat diikuti oleh warga umum Wonogiri. Sejumlah persiapan pun sudah dilakukan, termasuk Paskibraka Wonogiri.

“Ada Surat Edaran (SE) Menteri Sekretaris Negara tentang Pedoman Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Kemerdekaan Indonesia. Dalam surat itu dijelaskan daerah diberi pilihan melaksanakan upacara secara daring atau luring. Di Wonogiri kami akan adakan luring di Lapangan Pringgondani,” kata Jekek saat berbincang dengan wartawan di Pendapa Rumah Dinas Bupati Wonogiri, Senin (8/8/2022).

Keputusan itu diambil untuk menunjukkan semangat kemerdekaan sekaligus sebagai upaya Pemkab Wonogiri dalam menumbuhkan optimisme publik di era kenormalan baru. Selain upacara, pemkab juga mengarahkan tiap kecamatan menggelar karnaval kebudayaan di wilayah masing-masing pada Kamis (18/8/2022).

Pelatih Paskibraka Wonogiri, Untung Subagyo, menuturkan Paskibraka Wonogiri sudah siap 100 persen. Mereka sudah dilatih selama empat bulan. Anggota Paskibraka merupakan siswa kelas XI dan XII SMA dan SMK.

Baca Juga: Begini Cara Ikut Upacara 17 Agustus 2022 di Istana Negara

Menurut dia, anggota Paskibraka bukan siswa sembarangan. Mereka adalah siswa SMA dan SMK terpilih dari berbagai wilayah di Wonogiri.

Sebelum resmi menjadi calon Paskibraka, mereka terlebih dahulu mengikuti beberapa proses seleksi ketat seperti seleksi fisik, kesehatan, dan akademik. Jumlah pendaftar ada ratusan. 

“Mereka yang terpilih hanya berjumlah 36 siswa. Tetapi yang satu siswa dikirim ke Paskibraka Provinsi. Jadi, calon Paskibraka Wonogiri ada 35 siswa. Mereka tidak hanya dilatih peraturan baris berbaris tapi juga wawasan kebangsaan, kebudayaan, dan Pancasila,” kata Untung saat dijumpai Solopos.com di Pendapa Rumah Dinas Bupati Wonogiri, Senin (15/8/2022).

Dia menambahkan, agar terpilih menjadi anggota Paskibraka wajib memiliki tiga hal, yaitu mental kuat, fisik baik, dan dedikasi tinggi. Selain sebagai Paskibraka, mereka dididik menjadi generasi muda yang berkarakter disiplin.

Baca Juga: Mengenang Bung Hatta, Orde Baru Membunuh Kemandirian Koperasi

“Disiplin maksudnya taat dan ikhlas dalam menjalankan aturan, baik di rumah, sekolah, maupun masyarakat,” terangnya

Calon Paskibraka Wonogiri 2022, Radhevan Khoirul Wahid, mengatakan dirinya mengikuti Paskibraka Wonogiri karena berniat belajar dan mencari pengalaman. Menurutnya, dengan menjadi Paskibraka akan menjadi pribadi yang kuat, teguh, dan disiplin. 

“Memang berniat mengikuti Paskibraka. Selain keren, dengan paskibraka saya bisa belajar tentang banyak hal. Tidak hanya PBB,” kata siswa kelas XII SMAN 1 Pracimantoro itu.

Calon Paskibraka Wonogiri 2022 lainnya, Ratri Nur Prasinta, mengungkapkan, menjadi anggota Paskibraka sangat mengubah pribadinya. Sekarang dia menjadi jauh lebih teratur dan disiplin menjalani hidup.

Baca Juga: Soloraya Ladang Ranjau dan Aksi Peledakan Jembatan Pascakemerdekaan 

“Dulu sebelum ikut ini, saya suka malas-malasan, bangun pun suka kesiangan. Di sini saya dilatih disiplin, jadi sekarang lebih teratur,” ujar siswi SMAN 1 Sidoharjo itu.

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif
HEADLINE soloraya Edan! Pemuda Asal Jatinom Klaten Ini Nekat Bobol Kotak Amal Masjid di 17 Lokasi 35 detik yang lalu

HEADLINE soloraya Wisata Kali Talang Klaten, Spot Terbaik Nikmati Puncak Merapi dari Jarak Dekat 25 menit yang lalu

HEADLINE soloraya Konversi Plastik jadi BBM, Wong Sukoharjo Selesaikan 2 Masalah dengan 1 Solusi 42 menit yang lalu

HEADLINE soloraya Ini Syarat Teknis Menjadi Desa Wisata di Wonogiri 58 menit yang lalu

HEADLINE soloraya Fakta-Fakta Warga Sukoharjo Olah Sampah Plastik Jadi BBM, Solar Dijual Murah 1 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Harga Tiket Nonton Panggung Hiburan Sekaten Solo, Denny Caknan Termahal 1 jam yang lalu

HEADLINE soloraya DLH Sragen Kini Punya Bank Sampah, Hasilnya Bisa untuk Bayar Retribusi  1 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Duh! Sedikitnya 52 Desa di Wonogiri Terdampak Serangan Kera Ekor Panjang 1 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Irung Petruk Boyolali, Spot Selfie Sekaligus Tonggak Sejarah Dakwah Islam 1 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Taman Irung Petruk Boyolali, Spot Selfie Melegenda di Kaki Merapi 1 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Sopir Ngantuk, Mobil Panther Masuk Selokan di Jalur Matesih-Karanganyar 2 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Tabrak Anak SD, Mobil Ditumpangi Anggota DPRD Solo Dirusak Warga di Minahasa 2 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Dijajah Belanda, Tapi Tak Bisa Berbahasa Belanda 3 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Yuk, Tukar Botol Plastik Jadi Bibit Tanaman di DLH Sragen 4 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Beri Kode ke Danrem 052/Wijayakrama, Begini Jawaban Wali Kota Gibran 4 jam yang lalu