Final Liga Champions: Pembuktian Mereka yang Pernah Termarjinalkan

 Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

SOLOPOS.COM - Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

Solopos.com, MADRID – Andrew “Andy” Robertson pernah dipaksa menelan pil pahit di awal kariernya. usianya ketika itu baru 15 tahun. Setahun lagi dia seharusnya bisa mendapatkan pra-kontrak. Namun, klubnya saat itu, Celtic, mematahkan hati Robertson hingga bekeping-keping.

Dia merasa seperti berada di neraka ketika direktur teknik baru Celtic mengatakan dirinya tidak dalam rencana jangka panjang klub asal Skotlandia tersebut. Robertson remaja pun menangis, meski dirinya tahu ibunya tidak akan membiarkannya meneteskan air mata. Dengan dukungan keluarga, Robertson mencoba bangkit.

Dia berlabuh ke Queen Park Rangers pada 2010. Karier Robertson tidak berjalan mulus sehingga dia dijual ke Dundee United dan kemudian dibeli Hull City. Dari Hull, penampilan Robertson dilirik Liverpool. Dia akhirnya hijrah ke tim polesan Jurgen Klopp pada 2017 silam.

Awal karier Robertson di Liverpool ternyata juga tidak langsung mulus. Dia kurang bisa meyakinkan hati Klopp untuk masuk line-up timnya. Yang terjadi, meski Robertson mengenakan jersey dan selalu ikut rombongan The Reds setiap kali melakoni away day, dia merasa seperti bukan pemain Liverpool seutuhnya.

Dalam kondisi yang nyaris frustrasi menembus tim utama, Robertson enggan menyerah. Dia mengingat kembali masa-masa sulitnya sejak di Celtic maupun QPR untuk bangkit merebut posisi di skuat Klopp. “Jadi, saya hanya perlu kembali ke latihan setiap hari dan berusaha untuk mencuri perhatian manajer dengan kerja keras dibandingkan pemain lain,” kata Robertson kepada The Players Tribune, Kamis (30/5/2019).

“Secara perlahan, dia mulai memanggilku. Saya pikir dia hanya menunggu untuk memanggilku, untuk merasa seperti benar-benar pemain Liverpool dan punya kepercayaan diri. Dan ketika dimasukkan line-up, saya sudah siap,” imbuhnya.

Oleh karena itu, dia menolak jika kariernya dinilai seperti dongeng. Tidak sedikit yang menyebut bek kiri Liverpool tersebut dengan julukan Cinderella Man. Dia dinggap beruntung karena bakal memperkuat Liverpool dalam final Liga Champions secara back-to-back saat berjumpa Tottenham Hotspur di Stadion Wanda Metropolitano, Madrid, Minggu (2/6/2019) pukul 02.00 WIB. Namun, orang-orang yang menganggap Robertson mujur, sesungguhnya mereka tidak menengok masa-masa sulit sang pemain.

“Tidak ada tongkat ajaib yang melambai ke arahku, saya tidak menenangkan semacam lotre untuk bisa memperkuat salah satu klub terbesar di dunia. Ada alasan mengapa saya menjadi pemain Liverpool, seperti alasan mengapa saya menjadi kapten tim negaraku, saya bekerja keras untuk bisa sampai di sini, dan dengan itu, saya bisa mengeluarkan bakat terbaik dalam diriku,” jelas Robertson.

Kisah sebagai pemain yang pernah termarjinalkan juga dialami bomber Tottenham, Harry Kane. Saat usianya baru delapan tahun, Kane dibuat patah hati karena akademi yang menanguinya ketika itu, Arsenal, membuangnya begitu saja.

“Saya berjalan di taman dengan ayahku, dan dia bilang ‘saya akan memberitahu sesuatu’. Saya bilang, ‘oke yah, apa itu?’. Kemudian dia memegang pundakku dan mengatakan, ‘Baiklah Harry…Arsenal telah melepasmu,” ungkap Kane.

Namun seperti Robertson yang tak tergantikan di Liverpool, Kane menjelma menjadi pemain penting di klubnya saat ini. Setelah absen dalam leg kedua perempat final melawan Manchester City serta dua leg semifinal kontra Ajax Amsterdam, Kane siap kembali tampil membela Spurs di Liga Champions. Cederanya dikabarkan telah pulih.

Trofi Liga Champions yang diperebutkan di Wanda Metropolitano nanti bisa menjadi bukti perjuangan keras dan panjang yang dialami Robertson, Kane, maupun pemain-pemain lain dari kedua kubu yang pernah mengalami nasib serupa. Bahwa roda karier bisa berubah 180 derajat ketika mereka berusaha keras dan tak pernah menyerah mewujudkan mimpi. 


Berita Terkait

Berita Terkini

Unik! Bebek Ini Mampu Tirukan Ucapan Manusia Saat Memadu Kasih

Seekor bebek kesturi yang diketahui menirukan ucapan manusia dalam rekaman percobaan hewan yang dapat meniru manusia.

Keren! Semarang Bakal Punya Taman Parkur Seluas 500 Meter Persegi

Pemerintah Kota Semarang bakal membangun taman parkur sebagai tempat anak-anak muda menyalurkan hobi olahraga parkur atau parkour.

Ribuan Warga Antre Vaksin di Benteng Vastenburg Solo

Ribuan warga antre daftar ulang vaksin di halaman Benteng Vastenburg, Solo.

Sahabat Beri Bukti Rachel Vennya Lakukan Karantina Sepulang dari Dubai

Tak hanya memberikan dukungan, sahabat Rachel Vennya ini juga memberikan bukti bahwa tuduhan tidak melakukan karantina sebanyak dua kali itu tidak benar.

Sudah Vaksin Jadi Syarat Wajib Bikin SIM di Karanganyar

Warga yang belum divaksin Covid-19 tidak akan dilayani pengajuan pembuatan SIM nya oleh Satlantas Polres Karanganyar.

Honda Jazz: Kisah Kita Berakhir di Februari, Dilepas Mantan Seharga?

Harga Honda Jazz Oktober 2021 di Kota Solo dan sekitarnya.

Bakul Karak Dibegal, Jalan Gedaren-Manjungan Klaten Akan Dipasangi CCTV

Kamera CCTV akan dipasang di Jl. Gedaren (Jatinom)-Manjungan (Ngawen) guna mencegah aksi kriminalitas seperti begal terjadi di desa setempat.

Kawanan Kera Liar Masuk Permukiman, Warga Kebakkramat Khawatir Diserang

Warga Dukuh Manggal, Desa Banjarharjo, Kecamatan Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar resah dengan kedatangan kera liar. Mereka nekat masuk rumah warga untuk mengambil makanan.

Manga Jepang Era 1990-an Ini Belum Tamat Sampai Sekarang

Ada sejumlah manga Jepang yang terbit pada 1990-an dan kisahnya masih dinanti para penggemarnya lantaran belum tamat sampai sekarang.

Hari Ini, Anak Di Bawah Usia 12 Tahun Boleh Naik Kereta, Cek Syaratnya

PT KAI mengeluarkan peraturan terbaru terkait penumpang kereta api, khususnya anak-anak di bawah usia 12 tahun sudah diperbolehkan naik kereta api mulai Jumat (22/10/2021).

Sambut Investasi, Keandalan Listrik di Papua Terus Berlanjut Pasca PON

Berakhirnya PON XX Papua bukan berarti pembangunan selesai. PLN Berkomitmen untuk terus meningkatkan keandalan suplai listrik Tanah Papua.

Begini Antrean Panjang Kendaraan Mengisi Solar di SPBU di Wonogiri

Keterbatasan solar bersubsidi terjadi lebih kurang tiga pekan terakhir

Terungkap, Kronologi Bakul Karak Klaten Dibegal Hingga Luka-Luka

Kronologi aksi begal itu bermula ketika korban berangkat dari rumahnya di Tempursari menuju Pasar Gabus di Kecamatan Jatinom melalui jalan yang sepi.

Kreativitas Menggambar Bersama AnaKrea Mengisi Waktu Selama Pandemi

Melalui Program AnaKrea "Ayo Menggambar", mereka dapat menggambar sesuai imajinasi yang mereka pikirkan.

Wow! Manga Detective Conan Telah Terjual 250 Juta Eksemplar

Awal tahun ini, manga Detective Conan juga masuk deretan 10 terpopuler versi Asahi TV.

Breaking News, Bakul Karak Jadi Korban Begal di Klaten

Seorang bakul karak yang biasa berjualan di Pasar Gabus Jatinom jadi korban pembegalan di jalan Gedaren (Jatinom)-Manjungan (Ngawen), tepatnya di Desa Manjungan, Kecamatan Ngawen, Kamis (21/10/2021) pagi.