Final Copa America 2021: Argentina Ingin Samai Uruguay, Brasil Incar Trofi ke-10

Tuan rumah Brasil mengincar gelar juara ke-10, sedangkan Argentina bakal menyamai Uruguay 15 kali menjuarai Copa America.

 Argentina vs Brasil bertemu di final Copa America 2021. (copaamerica.com)

SOLOPOS.COM - Argentina vs Brasil bertemu di final Copa America 2021. (copaamerica.com)

Solopos.com, SOLO – Argentina memiliki kans mengakhiri puasa gelar juara Copa America selama 28 tahun saat menghadapi Brasil di partai final Copa America 2021. Laga super big match itu berlangsung di Stadion Maracana, Rio de Janeiro, Minggu (11/7/2021) pagi WIB.

Baik Argentina maupun tuan rumah Brasil lolos ke partai final dengan laju yang hampir mirip. Mereka sama-sama meraih lima kemenangan dan satu seri dalam perjalanannya.

Argentina yang tergabung di Grup A, meraih hasil imbang 1-1 kontra Chile di partai pembuka, sebelum menyapu bersih kemenangan atas Uruguay (1-0), Paraguay (1-0), dan Bolivia (4-1).

Baca Juga: Jelang Final Copa America 2021: Brasil Tak Remehkan Argentina

Di fase knock-out, Argentina menghancurkan Ekuador 3-0 pada perempat final. Tim Tango juga menjinakan perlawanan sengit Kolombia lewat drama adu penalti dengan skor 3-2 setelah bermain imbang 1-1 di waktu normal.

Sementara Brasil selaku juara bertahan, meraih tiga kemenangan beruntun di Grup B kontra Venezuela (3-0), Peru (4-0), dan Kolombia (2-1), sebelum ditahan imbang Ekuador (1-1).

Di babak perempat final dan final, agresivitas lini serang Brasil berkurang, di mana mereka cuma meraih kemenangan dengan skor identik, 1-0 yang semuanya dicetak Lucas Paqueta.

Baca Juga: Kolombia 3-2 Peru: La Tricolor Juara III Copa America 2021

 

Final Ideal

Melihat laju impresif kedua tim, mungkin tak perlu lagi pertanyaan terkait motivasi mereka di partai puncak. Brasil jelas ingin mempertahankan gelar sekaligus merengkuh trofi ke-10 Copa America.

Sementara Argentina yang telah mengoleksi titel 14 juara membidik kemenangan demi mengakhiri paceklik gelar di turnamen tersebut yang telah berlangsung selama 28 tahun. Kali terakhir La Albiceleste menjadi juara pada 1993. Uruguay masih memegang gelar terbanyak yaitu 15 kali.

Bertemunya Argentina dan Brasil di partai final Copa America 2021 dianggap ideal. Bukan hanya fakta bahwa keduanya adalah rival berat, melainkan intrik di dalam skuat.

Baca Juga: De Oranje Boleh Tersingkir di Perempat Final, Namun Orang Belanda Pimpin Final Euro 2020

Ya, Argentina dan Brasil memiliki banyak pemain berkualitas yang beberapa di antaranya merupakan rekan atau mantan rekan di level klub.

Dua pemain yang paling jadi sorotan tentu Lionel Messi di Argentina dan Neymar di Brasil. Keduanya adalah sahabat saat masih sama-sama memperkuat Barcelona.

Melansir laman 11v11, Argentina dan Brasil telah berjumpa 111 kali. Dalam periode tersebut, Selecao meraih 46 kemenangan dan kalah 40 kali, di mana sisanya berakhir imbang.

Baca Juga: Prancis Gagal di Euro 2020, Didier Deschamps Tetap Latih Tim untuk Piala Dunia 2022

 

Messi Waspadai Neymar

Pelatih Brasil, Tite, enggan menanggapi semua statistik yang disodorkan. Menurutnya, catatan masa lalu tak akan memengaruhi kans kedua tim dalam misi merengkuh trofi Copa America 2021.

“Itu masa lalu, Anda tidak bisa menjadikannya patokan,” kata Tite dilansir Antara  dari Reuters, Sabtu (10/7/2021).

“Kami nirkalah dalam dua Copa America terakhir, kami punya statistik yang lebih bagus, tapi saya tidak melihatnya sebagai sesuatu yang signifikan,” ujarnya menambahkan.

Baca Juga: Jelang Final Euro 2020: Puji Italia, Gareth Southgate Pilih Merendah

Sementara itu, Lionel Messi menyebut Brasil adalah lawan tangguh untuk dikalahkan. Penyerang berusia 34 tahun itu pun mewanti-wanti rekan setimnya untuk mewaspadai Neymar.

“Brasil dengan Neymar akan sangat sulit, akan jadi laga berat buat kami. Kami tahu potensi mereka dan apa yang bisa dilakukan Ney [sapaan akrab Neymar] secara individu,” tutur Messi seperti dimuat ESPN, Sabtu (10/7/2021).

Meski demikian, Messi tak gentar bertarung melawan sang juara bertahan. Target terpentingnya adalah mengantarkan Argentina menjadi juara Copa America untuk kali pertama sejak 1993.

Baca Juga: Dijerat UU Narkotika, Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Terancam Hukuman 4 Tahun Penjara

“Apa yang paling saya inginkan adalah memenangkan gelar bersama timnas. Saya selalu berusaha mencurahkan segalanya untuk timnas, saya selalu berjuang meraih piala. Mudah-mudahan ini akan jadi trofi pertama saya bersama Argentina di turnamen mayor,” ujar Messi.

“Entah menang atau kalah, kami selalu melaju jauh di Copa America. Dan kini, saya kira tim kami pantas mendapatkan gelar itu,” tandas pemain yang kini berstatus free agent alias tanpa klub, pasca kontraknya bersama Barcelona kedaluwarsa akhir bulan lalu tersebut.

 

Perkiraan Susunan Pemain:

Argentina (4-3-3): E Martinez; Molina, Pezzella, Otamendi, Tagliafico; De Paul, Paredes, Lo Celso; Messi, L Martinez, Gomez.

Pelatih: Lionel Scaloni.

Brasil (4-2-3-1): Ederson; Danilo, Marquinhos, Silva, Sandro; Fred, Casemiro; Richarlison, Paqueta, Everton; Neymar.

Pelatih: Tite.

Baca Juga: Indonesia Tuan Rumah Kualifikasi  Piala AFC U-23

 

5 Pertemuan Terakhir

16/11/2019 Brasil 0-1 Argentina (Persahabatan)

03/07/2019 Brasil 2-0 Argentina (Persahabatan)

17/10/2018 Argentina 0-1 Brasil (Persahabatan)

09/06/2017 Brasil 0-1 Argentina (Persahabatan)

11/11/2016 Brasil 3-0 Argentina (Kualifikasi Piala Dunia)

Berita Terkait

Berita Terkini

Manchester United 0-1 West Ham: Lanzini Singkirkan Setan Merah di Piala Liga

Manchester United melakukan rotasi besar-besaran dengan menurunkan hampir seluruh pemain pelapisnya.

Fase Grup Liga 2, Persijap Jepara Pakai Lapangan Blulukan Colomadu untuk Latihan

Lapangan Blulukan baru direvitalisasi lewat perbaikan rumput lapangan dan pembuatan pagar pembatas.

Mundur 3 Pekan, Liga 3 Jateng Bergulir 24 Oktober

Kapolda Jateng memberi lampu hijau pelaksanaan Liga 3 tanpa penonton dan dengan penerapan protokol kesehatan ketat.

Atlet Tenis Meja Sukun Wakili Indonesia ke Doha, Qatar, Semoga Juara!

Dua atlet Persatuan Tenis Meja (PTM) Sukun terpilih mengikuti kejuaraan International Table Tennis Federation (ITTF) di Doha, Qatar.

Persis Solo Masih Nunggak Gaji Pemain, APPI Desak Segera Bayar

APPI mengingatkan klub bakal menerima sanksi larangan mendafarkan pemain untuk tiga periode pendaftaran apabila tak kunjung melunasi kewajibannya.

Derbi Mataram Digelar 12 Oktober, Ini Jadwal Lengkap Liga 2 Persis Solo

Derbi Mataram yang mempertemukan Persis Solo vs PSIM Jogja digelar 12 Oktober 2021.

Persis Solo vs PSG Pati Buka Liga 2 2021 di Stadion Manahan

PT Liga Indonesia Baru (LIB) merilis jadwal pertandingan untuk Grup B dan C Liga 2, Selasa (21/9/2021).

Update Klasemen Liga Spanyol: Atletico Gusur Real Madrid dari Puncak

Atletico Madrid menempati posisi pertama dengan koleksi 13 poin.

Jadwal Liga 1 Pekan Ini: Ada Persita vs Bali United, Arema vs PSIS

Laga Persita vs Bali United menarik untuk dinantikan karena pertandingan tersebut merupakan persaingan tim papan atas.

Hasil Lengkap Sepak Bola Semalam: Piala Liga Inggris, Liga Spanyol, dan Liga Italia

Inter Milan melanjutkan rangkaian tak terkalahkan dengan membungkam Fiorentina pada laga pekan kelima Liga Italia.

Cristiano Ronaldo Ternyata Ingin Gabung Atletico Madrid sebelum ke MU

Para fans Atletico Madrid akan memberikan sambutan yang buruk untuk Cristiano Ronaldo karena statusnya sebagai legenda Real Madrid.

PSSI Yakin Shin Tae-yong Bawa Indonesia Lolos Fase Grup Piala AFF 2020

PSSI mendukung penuh upaya pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong dalam Piala AFF 2020.

Striker PSIS Semarang Bruno Silva Kembali Gabung Latihan

Manajemen PSIS sempat menjatuhkan sanksi berupa larangan bermain di satu pertandingan terhadap Bruno Silva akibat tindakan indisipliner

Unggulan Piala AFF 2020, Vietnam Tak Remehkan Indonesia

Pelatih Timnas Vietnam, Park Hang-seo, mengatakan seluruh tim di Grup B tangguh.

Norwich 0-3 Liverpool: Minamino Cetak Brace, The Reds ke Putaran Empat Piala Liga

Juergen Klopp melakukan rotasi besar-besaran dengan hanya menyisakan Kostas Tsimikas dan Ibrahima Konate dalam starting line-up kontra Norwich.