Film Sobat Ambyar Didi Kempot bakal Tayang di Netflix
Cuplikan film Sobat Ambyar. (Istimewa/ Dok. Tim Produksi Sobat Ambyar)

Solopos.com, SOLO -- Setelah beberapa kali ditunda penanyangannya di bioskop karena pandemi Covid-19, film Sobat Ambyar segera tayang di layanan media streaming Netflix.

Perilisan film Sobat Ambyar yang dibintangi sekaligus diproduseri mendiang Didi Kempot tersebut diagendakan awal 2021. Hal itu disampaikan secara resmi akun twitter Netflix Indonesia yakni @NetflixID, Rabu (25/11/2020).

Produser Sobat Ambyar, Linda Gozali, saat dimintai konfirmasi Jumat (27/11/2020), membenarkan kabar tersebut.

Keputusan itu diambil agar film yang terinspirasi dari militansi penggemar maestro lagu Bahasa Jawa, Didi Kempot, tersebut segera bertemu para penikmatnya.

“Nanti dari pihak Netflix bakal menggelar keterangan pers untuk film ini. Terus dukung kami ya,” kata Linda.

Sebelumnya, akun Twitter Cinema XXI sempat menghebohkan pengguna sosial media (sosmed) dengan mengunggah first look film Sobat Ambyar, Senin (6/7/2020). Postingan tersebut dianggap sebagai pertanda diputarnya Sobat Ambyar di layar bioskop.

Linda mengatakan pemuatan first look di laman Twitter dilakukan untuk kembali mengingat mendiang Didi Kempot.

Kala itu dia masih berharap film sang maestro bisa tayang di layar bioskop. Sampai akhirnya hingga Desember belum ada kebijakan pembukaan bioskop oleh pemerintah pusat.

Kendati demikian, Linda, memastikan isian film tak jauh beda saat tayang di Netflix maupun bioskop. Untuk itu dia mengundang para penggemar Lord Didi maupun penikmat film Tanah Air untuk ramai-ramai menyaksikannya.

Kedekatan Didi Kempot dan Penggemarnya

Lebih lanjut, Linda mengatakan film Sobat Ambyar merupakan kerja kolaborasi antara mendiang Didi dan para sineas yang terlibat di dalamnya. Diproduksi oleh Magma Entertainment, Rapi Films, Ideosource Entertainment, dan Paragon Pictures film tersebut disutradarai sineas asal Solo Charles Gozali, dan rekannya Bagus Bramanti.

Ceritanya tentang kedekatan mendiang Didi dengan penggemarnya di barisan Sobat Ambyar. Khususnya militansi Sadboi dan Sadgirls di seluruh penjuru tanah air. Mereka mengusung genre romansa komedi.

Ide pembuatan film digagas pada November 2019, lalu mulai pengambilan gambar pada Februari. Shooting dilakukan selama empat belas hari di sejumlah ikon Kota Solo seperti Flyover Manahan, Pasar Antik Triwindu, dan Ngarsapura.

Sedianya karya epik yang menggambarkan kepopuleran Didi dari sudut pandang Sobat Ambyar ini rilis tengah tahun. Namun terhenti karena pandemi dan berpulangnya sang maestro pada Mei lalu.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom