Film Nilep Raih Penghargaan di ACCFest

Nilep mengangkat cerita sekumpulan anak-anak yang sedang berdebat, karena salah satu dari mereka ketahuan telah mencuri mainan

 

Foto ilustrasi (JIBI/Harian Jogja/Antara)
Foto ilustrasi (JIBI/Harian Jogja/Antara)

Solopos.com, BANTUL – Angkat tema kepolosan anak-anak tentang mencuri barang, Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) raih penghargaan di Anti Corruption Film Festival (ACCFest) yang diadakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Bandung, Kamis (10/12/2015).

Film bertajuk Nilep karya sutradara Wahyu Agung Prasetyo meraih dua penghargaan Film Fiksi Pendek Pelajar Terbaik dan Film Favorit Pilihan Dewan Juri. Mahasiswa Ilmu Komunikasi UMY angkatan 2011 ini terinspirasi masa kecilnya yang memperdebatkan barang curian.

Nilep mengangkat cerita sekumpulan anak-anak yang sedang berdebat, karena salah satu dari mereka ketahuan telah mencuri mainan. Hingga kemudian situasi berubah menjadi saling menyudutkan anak yang mencuri, dan saling menyalahkan. Pada akhirnya anak yang mencuri mainan tersebut mengembalikan mainan yang dicurinya kepada penjual, dengan memanfaatkan jasa pengiriman pos.

“Ide cerita yang kami ambil di sini ingin menggambarkan kepolosan anak-anak dalam berperilaku. Meskipun acapkali kepolosan mereka dibalut kenakalan. Kami ambil sisi positif yang dapat diambil dari mereka, yaitu tentang kejujuran dan bertanggung jawab,” kata Wahyu saat dihubungi Harian Jogja, Jumat (11/12).

Kompetisi ini terdapat beberapa kategori perlombaan, terdiri dari Kompetisi Film Pendek Fiksi, Kompetisi Film Dokumenter Pendek, Kompetisi Film Animasi Pendek, Kompetisi Video Layanan Masyarakat, dan Kompetisi Video Jurnalisme Warga (Citizen Journalism).



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom