Ilustrasi ojek online (go-jek.com)

Solopos.com, JAKARTA — GoJek tengah mempersiapkan rencanya ekspansinya ke beberapa negara setelah hengkangnya Uber dari pasar Asia Tenggara. Salah satu negara yang kian ramah diperbincangkan membutuhkan kehadiran GoJek merupakan Filipina. Sebab pangsa pasar layanan transportasi online negara itu kini begitu dikuasai -layani-order-makanan-pengemudi-gojek-solo-khawatir" target="_blank">Grab.

Seperti dilansir Reuters, Jumat (20/4/2018), anggota Badan Regulasi Transportasi Darat Filipina Aileen Lizada menyatakan manajemen GoJek sudah mengajukan agenda pertemuan dengan mereka pada pekan depan. Meski demikian, manajemen GoJek enggan mengomentari kabar tersebut.

Pemerintah Filipina belum lama ini turut memberikan akreditasi kepada perusahaan ride hailing lokal seperti Hype Transport Systems Inc, HirNa Mobility Solutions Inc, dan Golag Inc. untuk memacu iklim kompetitif. Filipina merupakan salah satu negara yang menetapkan aturan ketat terhadap bisnis -permenhub-108-kemenhub-akan-bikin-aturan-baru-taksi-online" target="_blank">transportasi online. Negara itu membatasi armada transportasi yang beredar sebanyak 65.000 kendaraan.

Rencana ekspansi GoJek ke beberapa negara sudah tersiar dalam beberapa pekan terakhir seusai -solo-duh-uber-diakuisisi-grab-pendapatan-pengemudi-berkurang" target="_blank">Uber meninggalkan bisnisnya di ASEAN. Rencana itu diperkuat dengan beredarnya pernyataan CEO GoJek Nadiem Makarim di dalam surel internal perusahaan yang tersebar.

Surel tersebut tidak menyebut secara spesifik negara tujuan ekspansi Go-Jek. Hanya saja, pernyataan dalam surel itu menyebut GoJek dalam beberapa pekan ke depan segera mengumumkan ekspansi perdananya pada salah satu negara di Asia Tenggara. Setelah itu, GoJek melanjutkan ekspansi regional dengan menjangkau tiga negara lain di Asean pada pertengahan tahun ini.

Berbagai spekulasi memperkirakan GoJek membidik psar Filipina, Thailand, Vietnam, dan Singapura. Empat negara itu membutuhkan kompetitor yang kuat menghadapi Grab untuk dapat menciptakan tarif ride hailing yang kompetitif. Masuknya Go-Jek pada beberapa negara itu dapat menjadi solusi pemecah dominasi Grab di dalam Kawasan Asia Tenggara.

Avatar
Editor:
Adib M Asfar

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten