FESTIVAL DURIAN KARANGANYAR : Kenalkan Manisnya Durian Matesih
Tim juri melakukan penilaian dengan mencicipi rasa durian dan melihat tekstur durian dalam Festival Durian yang digelar di Balai Desa Matesih, Kecamatan Matesih, Karanganyar, Sabtu (8/3/2014). (Indah SW/JIBI/Solopos)

Solopos.com, KARANGANYAR--Semerbak aroma durian langsung menusuk hidung saat memasuki Balai Desa Matesih, Kecamatan, Matesih, Kabupaten Karanganyar, Sabtu (8/3/2014). Pagi itu, puluhan buah durian berjejer rapi di atas meja.

Buah durian dari berbagai ukuran kecil hingga besar terjajar dengan beragam warna daging yang tersaji di atas meja. Terlihat tim juri tengah sibuk melakukan penilaian terhadap buah durian yang ada di atas meja.

Mereka satu per satu mencicipi buah durian tersebut. Sementara yang lainnya mengecek tekstur daging buah durian. “Di lihat tekstur dan rasa duriannya. Apakah manis, pahit atau hambar,” ujar salah satu tim juri, Margono kepada Solopos.com.

Margono terlihat begitu serius mencicipi satu per satu buah durian tersebut. Dengan merasakan rasa buah durian itu, Margono menilai durian mana yang memiliki cita rasa kuat.

“Durian yang enak itu yang manis, manis pahit dan pahit. Kalau buat pemula durian enak itu yang manis, tapi kalau pecinta ya sukanya yang manis,” tuturnya.

Ya, untuk mengenalkan dan mempromosikan dan mengangkat durian lokal yang terdapat di Kabupaten Karanganyar, Kecamatan Matesih menggelar Festival Durian. Dalam kegiatan ini berbagai buah durian milik petani di 11 kecamatan yang merupakan sentra durian di Bumi Intanpasi unjuk gigi beradu kualitas  untuk menjadi yang terbaik.

Camat Matesih, Murdatmo, Festival Durian di Kecamatan Matesih ini diikuti 43 petani di 11 Kecamatan. Kegiatan ini bertujuan mencari kualitas terbaik dari jenis durian lokal di Kabupaten Karanganyar. Hal ini karena di Karanganyar, selain juga terdapat durian produk luar macam Kani dan Montong juga kaya akan beragam jenis lokal.

"Selain mengenalkan durian lokal, festival ini juga bertujuan untuk mencari durian lokal terbaik. Siapa tahu nantinya dapat dikembangkan sehingga menjadi brand durian lokal khas karanganyar,” ujarnya.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom