Fadli Zon (Liputan6.com)

Solopos.com, JAKARTA -- Publik masih bertanya-tanya mengapa Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mau menjadi Menteri Pertahanan (Menhan) di Kabinet Indonesia Maju. Pro dan kontra posisi Prabowo di kursi Menhan itu juga dipicu image Gerindra yang selama ini getol menyoroti masalah ekonomi.

Wakil Ketua Umum (Waketum) Gerindra, Fadli Zon mengaku kabinet yang sekarang ini jauh lebih baik daripada yang dahulu. Tetapi, ia meminta pemerintah untuk tidak hanya fokus pada isu radikalisme saja.

Namun, pemerintah juga harus bisa mendiagnosa penyakit Indonesia, salah satunya adalah ekonomi, kemiskinan, pertumbuhan yang cenderung melambat, dan stunting.

Oleh karena itu, ada sosok Prabowo di dalam kabinet di bawah pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang berperan penting untuk perekonomian bangsa.

Tok! Iuran BPJS Kesehatan Resmi Naik, Ini Perinciannya

Meski Prabowo tidak menangani bidang ekonomi, kata Fadli Zon, eks capres 2019 ini memberikan nasihat kepada Presiden Jokowi untuk memperbaiki ekonomi Indonesia.

Prabowo Masuk Kabinet, Agenda Besar Apa Lagi?

"Tentu keberadaan Prabowo di sana itu mungkin pilihan yang terbaik, dia expert di bidang itu [ekonomi dan pertahanan]. Tugas-tugasnya sangat berat untuk menghadapi tantangan di pertahanan dan semua bidang. Tantangan yang harus bisa dikerjakan soal ekonomi, karena kita lihat faktor internal dan eksternal, salah satunya perang dagang," kata Fadli Zon dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC) TVOne, Selasa (29/10/2019).

Prabowo Tak Ambil Gaji dan Mobil Dinas? Ini Jawaban Gerindra

Pada kesempatan itu pula, dia mengungkap alasan Prabowo menempati posisi Menhan dibanding memegang posisi di sektor ekonomi.

Hal ini dikarenakan latar belakang Prabowo adalah militer.

Lucu & Menohok! Adian Napitupulu Komentari Prabowo Subianto Jabat Menhan

"Latar belakang Prabowo seorang yang besar di militer. Jadi persoalan pertahanan itu penting. Geopolitik dunia termasuk soal persatuan dan kesatuan bangsa. Soal ekonomi Prabowo menyampaikan juga ke Jokowi. Saya kira bisa jadi alternatif untuk terobosan agar ekonomi jadi lebih
baik," kata mantan Wakil Ketua DPR ini.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten