Fadli Zon Klaim Selisih Elektabilitas Jokowi-Prabowo Cuma 4%
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon. (Antara-Wisnu Adhi)

Solopos.com, JAKARTA — Meski berbagai lembaga survei menyebut selisih elektabilitas Jokowi-Ma’ruf Amin dengan Prabowo-Sandi masih berkisar belasan persen, namun Gerindra berkata lain. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengklaim selisih itu sangat tipis.

Fadli Zon mengklaim berdasarkan survei di internal Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, salah satu faktor yang membuat elektabilitas Prabowo-Sandi memangkas jarak dengan petahana adalah karena pergerakan Sandi yang rajin menyapa masyarakat.

"Dalam survei internal kami bedanya tipis. Sangat tipis, hanya tinggal 4-6 persen," kata Fadli Zon, Selasa (22/1/2019).

Fadli pun mengapresiasi kerja keras para kader, relawan, dan simpatisan yang bekerja keras untuk meningkatkan elektabilitas Prabowo-Sandi dengan turun langsung ke masyarakat.

"Kan memang masyarakat juga tidak melihat keberhasilan sesuai dengan klaim yang ada dari pemerintah. Karena memang pemerintah ini gagal dalam banyak hal," ungkap Wakil Ketua DPR itu.

Sebelumnya, Juru Bicara Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Ace Hasan Syadzily meragukan hasil elektabilitas lembaga survei Median. Berbeda dengan lembaga survei lainnya, survei Median menyatakan elektabilitas pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin di bawah 50% dengan selisih kedua pasangan di bawah 10%.

Politisi Partai Golkar itu menjelaskan rata-rata hasil survei menyebut selisih Jokowi dengan Prabowo Subianto sebesar 20% seperti yang terakhir diungkap lembaga survey Charta Politika. Karena itu Ace menduga survei Median muncul sebagai framing politik elektabilitas pasangan calon presiden nomor urut 02.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya


Kolom