Tutup Iklan

Evaluasi PTM, Disdikbud Karanganyar akan Gelar Tes Swab Acak di Sekolah

Meski belum ada penularan Covid-19, Disdikbud Karanganyar akan menggelar tes swab secara acak di sekolah-sekolah.

 Siswa kelas VIII SMPN 1 Karanganyar mengikuti uji coba PTM, Senin (5/4/2021). (Solopos-Sri Sumi Handayani)

SOLOPOS.COM - Siswa kelas VIII SMPN 1 Karanganyar mengikuti uji coba PTM, Senin (5/4/2021). (Solopos-Sri Sumi Handayani)

Solopos.com, KARANGANYAR — Pembelajaran tatak muka (PTM) di sekolah telah berjalan selama beberapa pekan di Karanganyar. Sejauh ini belum laporan warga sekolah, terutama siswa, yang tertular Covid-19.

Meski begitu, sebagai bentuk antisipasi munculnya klaster sekolah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Karanganyar akan menggelar tes usap atau swab secara acak kepada sejumlah siswa di sejumlah sekolah. Ini juga sebagai bentuk evaluasi PTM yang sudah berlangsung.

Sekretaris Disdikbud Karanganyar, Nurini Retno Hartati, mengatakan kepala sekolah dan penanggung jawab wilayah selalu memantau langsung ke sekolah-sekolah yang menggelar PTM. Mulai dari jenjang PAUD hingga SMP. Menurutnya, hingga saat ini tidak ada laporan kasus Covid-19 di kalangan siswa.

Baca Juga: Sudah Vaksin Jadi Syarat Wajib Bikin SIM di Karanganyar

Disdikbud juga meminta mereka agar melakukan langkah antisipatif dengan memastikan bahwa siswa yang ke sekolah adalah siswa yang benar-benar sehat. “Kalau ada yang ketahuan sakit tidak boleh masuk atau dipulangkan,” kata Nurini saat ditemui Solopos.com, Jumat (22/10/2021).

Meski tak ada laporan penularan Covid-19 di kalangan warga sekolah, ia menilai perlu dilakukan pemeriksaan atau uji swab secara acak di sekolah. Hal ini untuk mengetahui adanya paparan Covid19 di kalangan siswa/guru di sekolah bersangkutan.

“Nanti akan kami bicarakan dengan Satgas Covid-19 agar diadakan uji swab secara acak ke beberapa sekolah untuk mengetahui kondisi siswa,” ujarnya.

Baca Juga: Kawanan Kera Liar Masuk Permukiman, Warga Kebakkramat Khawatir Diserang

Untuk diketahui, Pemkab Karanganyar menambah peserta PTM sejak turunnya level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Soloraya, termasuk Karanganyar dari level 3 ke level 2, sejak Senin (4/10/2021).

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mengatakan pendidikan merupakan sektor strategis yang harus mendapatkan perhatian di saat kasus Covid-19 semakin menurun.

“Yang strategis terkait turunnya level PPKM ini adalah pendidikan karena menyangkut masa depan anak-anak bangsa. Di mana mereka sudah sangat lelah belajar di rumah. Karena itu, sekolah [PTM] harus ditingkatkan pesertanya,” ujarnya kepada wartawan di Gedung Dewan Karanganyar, Selasa (05/10/2021).


Berita Terkait

Berita Terkini

Baru Belajar Nyetir, Mobil Nyemplung Got di Depan SMPN 6 Sragen

Kecelakaan tunggal terjadi di Depan SMP N 6 Sragen di mana satu unit mobil terperosok ke got akibat sopirnya baru belajar menyetir.

Tim Ekspedisi Ekonomi Digital 2021, Santap Kakap Laut, Rasanya Mantul

Setelah mengeksplorasi ekonomi digital di Salatiga dan Kabupaten semarang, Tim Ekspedisi Ekonomi Digital 2021 mulai memburu kuliner di Kota Semarang, Sabtu (4/12/2021) malam.

Razia Motor Brong di Karanganyar, 26 Orang Ditilang

Sebanyak 26 orang pengendara motor brong di di Jembatan Kragan, perbatasan wilayah Kecamatan Gondangrejo dengan Kebakkramat, Sabtu (04/12/2021) ditilang.

Milad Ke-109, RS PKU Muhammadiyah Solo Mantapkan 8 Nilai Pelayanan

Puncak perayaan milad Rumah Sakit (RS) PKU Muhammadiyah Solo diperingati dengan pengajian bersama Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir secara hybrid.

Asale Sapuangin dan Kisah Sepasang Pengantin di Kemalang, Klaten

Sapuangin menjadi salah satu nama yang terkenal di wilayah lereng Gunung Merapi Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang, Klaten.

Dari Hikmah Pandemi Menuju Keharusan Transformasi

Kondisi pandemi telah memberikan pelajaran pentingnya melengkapi diri dengan layanan digital.

Kisah Serka Suyanta, Setiap Hari Bagi-Bagi Masker Gratis di Sukoharjo

Penggunaan masker menjadi salah satu protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Kampanye memakai masker terus digaungkan mengingat pandemi Covid-19 belum berakhir.

Jelang Momen Nataru, Bupati Sragen: Jangan Abai Prokes!

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, mengingatkan warga untuk senantiasa menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Tim Ekspedisi Digital Ekonomi 2021 Memotret Pertanian di Kopeng

Tim Ekspedisi Ekonomi Digital 2021 Solopos Media Group memotret digitalisasi pemasaran sektor pertanian di Kecamatan Getasan di kawasan Kopeng, Kabupaten Semarang.

Ekspedisi Digital Ekonomi 2021, Perjalanan Tim ke Salatiga

Tim Ekspedisi Ekonomi Digital 2021 Solopos Media Group mulai memotret ekspansi layanan digital yang berimplikasi pada pertumbuhan ekonomi daerah

BI Solo Dorong Sosialisasi Digitalisasi Harus Jalan Terus

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Solo mengapresiasi Ekspedisi Ekonomi Digital 2021 yang digagas Solopos Media Group.

Kecelakaan di Kebakkramat Karanganyar: Truk Masuk Parit, Mobil Terbalik

Dua buah kendaraan keluar jalur setelah bersenggolan di Jalan Solo-Sragen, tepatnya di depan PT Manunggal Adipura, Pulosari, Kebakkramat, Karanganyar, Sabtu (14/12/2021).

PPKM Level 3 di Boyolali Jelang Nataru, Tempat Wisata Wajib Taat Prokes

Pemkab Boyolali akan menerapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022.

Harga Tanah Gentan Sukoharjo vs Colomadu Karanganyar, Mahalan Mana?

Kira-kira mana yang lebih mahal antara harga tanah di Gentan, Baki, Sukoharjo dengan Colomadu di Karanganyar?

ANBK SD 2021 di Solo Kelar, Begini Evaluasi dari Proktor

Masih adanya 8 SD di Solo yang menumpang pelaksanaan ANBK ke SMP karena keterbatasan prasarana, menjadi perhatian Proktor ANKB SD.

Semua Rumah di Dusun Ginade Wonogiri Hadap ke Selatan, Ini Kata Kades

Ada budaya unik terkait posisi rumah di Dusun Ginadewetan dan Ginadekulon, Desa Tlogoharjo, Kecamatan Giritontro, Kabupaten Wonogiri.