Erupsi Semeru, Ibu-Anak Ditemukan Meninggal Berpelukan di Reruntuhan

Korban Rumini, 28, dan ibunya, Salamah, ditemukan meninggal dalam kondisi berpelukan di reruntuhan rumah mereka Desa Curah Kobokan, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Minggu (5/12/2021).

 Kondisi pasca Erupsi Gunung Semeru di Kecamatan Pronojiwo Kabupaten Lumajang, Minggu (5/12/2021). (Suara.com)

SOLOPOS.COM - Kondisi pasca Erupsi Gunung Semeru di Kecamatan Pronojiwo Kabupaten Lumajang, Minggu (5/12/2021). (Suara.com)

Solopos.com, LUMAJANG — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus memperbarui data korban erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang. Hingga Senin (6/12/2021) siang, tercatat 15 orang meninggal dan 27 orang dinyatakan hilang akibat erupsi Gunung Semeru pada Sabtu (4/12/2021) sore.

“Dari jumlah korban meninggal dunia, sebanyak 8 korban teridentifikasi di Kecamatan Pronojiwo. Sedangkan tujuh korban lainnya di Kecamatan Candipuro,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangan tertulis yang diterima Solopos.com, Senin siang.

PromosiCara Meningkatkan Omzet & Performa di Tokopedia, Enggak Sulit Kok!

Baca Juga : Dulu Evakuasi Mbah Maridjan, Kendaraan Ini Kini Diterjunkan ke Semeru

Salah satu korban meninggal, yakni Rumini, perempuan berusia 28 tahun. Dia ditemukan meninggal bersama ibunya, Salamah.

Dilansir dari Suara.com, Senin, kedua wanita itu ditemukan meninggal dalam kondisi berpelukan dan tertimpa reruntuhan rumah mereka di Desa Curah Kobokan, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.

Rumini diduga tak tega meninggalkan ibu yang sudah sulit berjalan apalagi berlari saat erupsi Gnung Semeru. Salah seorang kerabat korban, Legiman, menceritakan momen warga berhamburan dan berlarian menyelamatkan diri dari material erupsi Gunung Semeru.

Baca Juga : Upadate! 15 Orang Meninggal & 27 Hilang Akibat Erupsi Gunung Semeru

Ia menduga Rumini tak tega meninggalkan ibunya yang sudah tak bisa berlari karena faktor usia. “Tadi pagi, kan, saya cari adik ipar sama keponakan. Pas bongkar rontokan tembok dapur, terus tangannya [korban] kelihatan,” ujar Legiman, Minggu (5/12/2021).

Kedua korban segera dievakuasi dari reruntuhan rumah untuk dimakamkan. Legiman juga menyebut suami dan anak Rumini selamat. Keduanya segera dilarikan ke puskesmas setempat untuk mendapat perawatan.

“Suami Rumini dan anaknya selamat. Mereka sekarang dirawat di puskesmas,” ujarnya.

Sumber: suara.com

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Kerusakan Lingkungan adalah Dampak Kebijakan Politik dan Pemerintahan

+ PLUS Kerusakan Lingkungan adalah Dampak Kebijakan Politik dan Pemerintahan

Urusan kerusakan lingkungan di Indonesia sebenarnya telah menjadi masalah sangat serius. Isu ini sebenarnya bagian dari domain politik. Kerusakan lingkungan adalah buah dari kebijakan dan politik.

Berita Terkini

Kebutuhan Energi di KEK Gresik Besar. Bagaimana Pemenuhannya?

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE) di Gresik, Jawa Timur, dalam beroperasional memerlukan sumber energi yang besar untuk mendukung kegiatan industri di kawasan tersebut.

Tempat Wisata Ini Punya Pembangkit Listrik Sendiri Lo

Tim Ekspedisi Energi 2022 wilayah timur menemukan beberapa inovasi menarik saat mengunjungi Taman Wisata Laut (TWL) Labuhan di Desa Labuhan, Kabupaten Bangkalan, Pulau Madura, Jawa Timur.

Simak! Prakiraan Cuaca saat Malam Minggu di Madiun

Prakiraan cuaca Kota Madiun pada Sabtu (25/6/2022) dari BMKG.

Terbukti Bersalah! Eks. Pejabat PDAM Kota Madiun Divonis 18 Bulan Bui

Majelis hakim Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi Surabaya memvonis terdakwa kasus korupsi upah tenaga harian lepas (THL) di PDAM Kota Madiun dengan hukuman 18 bulan penjara.

Musim Kemarau Basah, Tanaman Tomat di Madiun Rusak & Panen Menurun

Tanaman tomat di Kabupaten Madiun rusak karena diserang organisme perusak saat musim kemarau basah.

Lima Gunung Tertinggi di Jawa Timur, Ada yang Tertinggi Se-Pulau Jawa

Berikut ini deretan gunung tertinggi di Jawa Timur.

Bukit Soeharto di Ponorogo, Objek Wisata Baru yang Ramai Pengunjung

Bukit Soeharto menjadi salah satu objek wisata baru di Kabupaten Ponorogo yang menyedot kunjungan wisatawan.

Prakiraan Cuaca Madiun Jumat: Cerah Berawan Pagi-Sore, Malam Hujan

Prakiraan cuaca di Kota Madiun pada Jumat (24/6/2022) dari BMKG.

Pertamina EP Asset 4 Poleng Field Hanya Memproduksi Migas? Ini Faktanya

PT Pertamina EP Asset 4 Poleng Field selain berfokus pada eksplorasi dan eksploitasi/produksi minyak dan gas (migas), juga terus malaksanakan program corporate social responsibility (CSR).

Hindari Jalan Berlubang, Kakek-Kakek di Ponorogo Meninggal Kecelakaan

Seorang kakek-kakek meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan di Jalan Raya Sedah-Ngebel, Desa Sedah, Kecamatan Jenangan, Ponorogo.

Pimpinan Bank Jatim Jember Jadi Tersangka Kredit Macet Rp4,7 Miliar

Kejaksaan Tinggi Jawa Timur menetapkan tiga tersangka dalam kasus kredit fiktif, salah satunya pimpinan Bank Jatim Cabang Jember.

Serabi Kerun Ayu, Kudapan Lezat yang Melegenda di Ponorogo

Serabi Kerun Ayu menjadi salah satu kudapan khas di Kabupaten Ponorogo yang perlu dicoba.

Geger! Sosok Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Kali Madiun

Sesosok mayat laki-laki ditemukan warga mengambang di Kali Madiun, Kota Madiun.

Kondisi Membaik, Penjualan Energi Listrik PJB Tahun Lalu Meningkat

Berdasarkan catatan PT Pembangkitan Jawa-Bali (PJB), pada 2021, kinerja perusahaan menunjukkan hasil positif dengan realisasi penjualan energi listrik yang meningkat 15,96% dibanding penjualan energi listrik pada 2020. Dari capaian itu, target perusahaan pada 2021 pun tercapai.

Truk Terguling di Tanjakan Ngrayun Ponorogo, Muatan Porang Ngglundung

Truk bermuatan porang terguling di tanjakan Ponorogo, Jawa Timur, akibat as roda patah.